Laba-Laba Si Penyembuh
Sarang laba-laba di rumah tentu mengganggu. Tak sedap dipandang, juga memberi kesan rumah tak terurus alias si penghuni malas membersihkan rumahnya. Tapi sarang laba-laba ini bisa juga bermanfaat. Selain diketahui memiliki serat yang sangat kuat, sarang atau jaring laba-laba bisa berfungsi sebagai penyembuh luka.
Jaring laba-laba dikenal sebagai serat alami terkuat yang pernah ada dan memiliki potensi yang belum diketahui dalam dunia kesehatan sebagai tendon buatan atau untuk memperbaiki ligament. Jaring laba-laba terbuat dari molekul protein kompleks yang dikeluarkan oleh laba-laba melalui bagian belakang tubuhnya. Jaring laba-laba sangatlah kuat, kekuatan regangnya dapat dibandingkan dengan besi kualitas tinggi hingga 1.3 GPa. Namun kerapatan jaring laba-laba lebih kecil dibanding besi dengan rasio antara kekuatan regang dan kerapatannya sekitar 5 kali lebih baik dibandingkan dengan besi.
Menurut seorang ahli biologi molekuler Randolph Lewis dari Universitas Wyoming jaring laba-laba memiliki nilai potensial dalam dunia medik dalam melawan infeksi, menyembuhkan luka dan pembendungan darah.
Dari penelitian sebelumnya belum diketahui apakah laba-laba dapat membunuh kuman, namun penelitian pada binatang menunjukkan bahwa jaring laba-laba tidak memicu sistem pertahanan tubuh yang dapat menimbulkan penolakan pada organ yang ditanamkan. Peneliti di Universitas Tufts menemukan bahwa jaring laba-laba dapat digunakan sebagai penggantung untuk menumbuhkan kembali ligament yang rusak.
Para ilmuwan juga mengembangkan jaring laba-laba untuk membuat jahitan yang bagus pada pembedahan sehingga tidak meninggalkan bekas jahitan.
Lebih lanjut dapat dilihat di :
http://en.wikipedia.org/wiki/Silk_spider
http://www.livescience.com/humanbiology/061013_spider_medicine.html
Dikutip dari www.engineering-center.net

sang laba-laba mencari mangsa
cukup membuat tali selembut sutra
kuatnya sehebat baja
ampuhnya mengalahi obat luka
jika kau datang padanya
terjaring, menjerembab dilumat bahagia
tergolek dilepaspun ta’
begitu sederhana caramu mengajar kita
sang laba-laba seorang diri
benci organisasi atau komuniti
aku suka sendiri, mengapa berkomuniti
jangan coba kau ajari aku diskusi
kadang kitapun laba-laba
suka sendiri menyapapun ta’
suka memangsa berjaring cinta
melumat habis sari-sari bunga
jika kita diserang laba-laba
kematian di ujung luka
kreativitas di ujung lara
kehidupan dijaring nafsu raga
ps… sekedar bersyair, memagikan kerjaku, menyemangati karyamu….. selamat beraktivitas
Trimakasih. Bagus syairnya, mas
weuw.. hebat juga si Spider
baru tau saya..
ternyata, Tuhan memang tidak bermain dadu dalam setiap penciptaan,
semua pasti punya fungsi & hikmah ^^ hmm…
nice post mbak
Jangan lupa, buat juga sebagai bahan anti peluru….