Hey, You! Obrigado!

-Inspiration-*
Pernahkah kamu merasa tertohok kecil, tak berarti, dan tak ada apa-apanya ketika membaca tulisan orang lain?
Saya pernah. Beberapa kali. Mungkin sering.
Setelah perasaan “kecil” tadi berlalu, apa yang kamu rasakan? Putus asa? Tak pede menulis lagi? Atau malah terpacu?
Saya seringnya sih merasa sedikit terinspirasi. Besoknya lupa
Memang manusia bebal saya ini..
Nah, kali ini saya tetap saja tak mau berharap muluk-muluk pada diri sendiri. Terlalu sering gagal. Lebih baik berjalan apa adanya.
Lantas, kenapa saya tuliskan disini? Katanya tak mau berekspektasi lagi?
Begini, walau tidak yakin pada diri sendiri, tapi perasaan “tercerahkan” itu tetap membekas. Sebenarnya apa yang saya baca tidak sangat luar biasa, tapi timing-nya (mungkin) tepat. Itulah sebabnya tulisan ini sampai tercipta, sebagai bentuk apresiasi terhadap “pencerah” saya itu.
Saya sedang membicarakan apa? Siapa?
Beberapa tulisan, di blog tentunya. Penulisnya? Ah, tak usah tau lah ya, biar tetap mengendap di hati dan otak saya, lalu yang terlihat tindakan nyatanya saja
Tuh kan.. berharap lagi
Tapi rasanya wajar saja saya kembali berharap karena ini menyangkut mimpi dan cita-cita. Sudahlah. Sampai jumpa lagi saja. Selamat tengah hari!
*Gambar hasil gugling dengan keyword 'inspiration'.

oh gitu….
*bingung mau komen apa……
saya seringnya juga begitu Desty. kadang suka terinspirasi. kadang malu dengan tulisan saya sendiri. ah tapi nulis kan sudah menjadi nafas kita.
tetep smangat nulis mbak destiiii!
saya suka kok gaya khas tulisan2 mu yang ceria dan apa adanya….
Inspirasi bisa datang dari mana saja…
Ayo semangat!
2 posting trakhir saya juga terinspirasi dari posting blogger lain, dan salah satunya menginspirasi posting blogger lain lagi.
Tapi saya justru sering tercerahkan kalo chatting dengan Desti…
*lanjut nulis*
inspirasi sering lewat tapi kadang males menuangkan.
kok kayaknya ini problem utama dari para blogger…
ah…rajin ngeblog lagi ah….
yang dimaksud jensen terinspirasi itu sepertinya saya yang terinspirasi oleh tulisannya dan juga jadinya malah menginspirasi bloger lain….
*baru nyadar, baanyak banget kata inspirasinya*
kamu pasti terinspirasi sayah!
*dirajam massa*
Saya malah sering Bu, tertohok kalau baca postingan-postingan orang lain…
apalagi kalau yang menulis itu angkatan muda, usia belasan atau awal duapuluhan, tapi dengan pemikiran yang jauh melampaui ekspektasi, wwuuiihhh….
@Farid Yuniar
sudahlah tak usah bingung2 mas farid
@sofianblue
aih om sopiiiiiii, iya, insya Allah soal nulis saya ndak berhenti, walau yg ditulis juga ndak jelas
@grace
Alhamdulillah kalo nak grace suka
bukannya suram ya?
@adit-nya niez
betul, tergantung kita mau kreatif atau tidak ya, dit?
@jensen99
jadi, chatting tentang kawai alias onette itu mencerahkan?
@antokoe™
yah, tergantung tujuan ngeblog masing2 bloger barangkali mas.. kalo memang terkendala untuk update ya ndak masalah, toh ngeblog juga suka2 kan. Balik lagi, tergantung tujuannya
@itikkecil
*tuh, gak ada kata inspirasinya*
dan akhirnya memprovokasi saya untuk menulis hal serupa
@chic
ya, terinspirasi supaya nanti punya anak selucu Vio
@ManusiaSuper
, dari tulisan2 mereka
sama om! Dan saya banyak belajar, atau cuma geleng2 ndak ngerti
Anyhoooooooo… sepertinya perlu saya tambahkan bahwa tulisan ini tidak mengindikasikan saya akan berhenti ngeblog atau pun sedang kering ide tulisan, malah banyak sebenernya *sombong*

Maksud saya (salah satunya) mempertanyakan realisasi dari “inspirasi” itu sendiri, karena inspirasi yang tidak diejawantahkan hanya akan berlumut di dasar otak. Sayang kan?
*ebuset, ini ngomel apa siiiiihhhhhhhhh?
Iya, kadang saya merasa bukan apa-apa kalo baca tulisan beberapa teman blogger. apa lagi formatnya variatif. iri.
tapi, tetep, nggak menyerah untuk menulis.
karena menulis bagi saya salah satu cara melepas pikiran.
semoga,
bukan tulisan saya,
amin..
@Snowie
tiap orang memang punya gaya dan alasan sendiri, selama menyenangkan, saya juga akan tetap ngisi blog
@warmorning
amin!
gak mau jawab ah siapanya, hehe