Takodok!

Archive for February, 2009

Mitos?

In Uncategorized on February 28, 2009 at 12:09 pm

Kadang untuk menerapkan aturan kepada anak kecil, orang yang lebih tua lebih memilih menggunakan mitos ketimbang penjelasan logis. Jangan potong kuku malam-malam, nanti digigit harimau; Anak gadis jangan duduk di depan pintu, nanti sulit dapat jodoh; Yang nginjek kodok dapat suami/istri jelek :P ; Kalo makan jangan bersisa, nanti nasinya nangis; dll.

Kalimat lain yang paling saya ingat, “Sebelum makan baca Bismillah (doa) dulu, kalo gak setan ikut makan”. Eh, ini bukan mitos ya? Saya pernah baca di buku dialog dengan jin, yang belakangan diragukan isinya. Judul pastinya lupa :mrgreen:

Nah, baru saja saya sarapan bolu yang kemarin dikirim ibu dari rumah. Sedap sekali kawan, karena ada cinta di antara kelembutan dan rasa manisnya. Saya potong, lalu potongan tsb saya belah jadi dua. Sambil menonton Body of Lies, saya nikmati kue lezat itu. Nyam nyam nyam, habis, tapi perut ini masih lapar. Ketika akan mengambil satu potongan yang tersisa, lho mana dia?

Saya yakin baru memakan satu potong, kalau-kalau ada di antara Anda yang menuduh saya lupa dan telah memamah keduanya. Saya cukup yakin kok! Seketika saya teringat ucapan nenek, “Sebelum makan baca doa dulu,”

Iya nek. Tadi belum baca doa :oops: . Tapi kue saya tadi manaaaa?

Yah… akhirnya saya berteriak sambil tersenyum kepada kamar yang telah dihuni selama 54 bulan,
“Have a nice meal!”
;)

You Are What You Read

In D Plus on February 26, 2009 at 3:34 pm

Sebenarnya saya ingin membuat tulisan panjang-lebar-cerdas-bermanfaat yang sungguh rasanya belum mampu saya lakukan. Bukan bermaksud merendah untuk meninggi, tapi demikianlah adanya. Saya hanya mampu membuat tulisan biasa-biasa saja, karena kemampuan saya juga biasa-biasa saja.

Dengan kemampuan yang biasa-biasa saja inilah saya memulai membangun blog ini. Di tengah perjalanan ternyata saya melakukan tindakan impulsif, berpaling ke lain keranjang, dan lagi lagi lagi sampai saya sendiri kesulitan bersikap adil pada mereka :mrgreen:

Setelah kembali insyaf ke pelukan keranjang pertama, dengan berbagai alasan yang malas diutarakan tentunya, saya memutuskan mengganti tagline blog ini dari The Articles From D menjadi You Are What You Read. Ide ini terlintas begitu saja. Tapi sebagai orang biasa-biasa saja yang suka sok tau, saya ingin memfalsafahkan (bahasa apa ini :roll: ) tagline saya ini. Sok keren lah :twisted:

Mbah Gugel tersayang pun saya kunjungi demi mewujudkan niat saya. Seperti biasa, si Mbah sungguh berbaik hati melontarkan ribuan tautan penuh informasi yang berkaitan dengan tagline tercinta (yup! Saya cinta dia :P ). Unfortunately, bukannya tercerahkan saya malah bingung bin mumet. Maklum, kapasitas otak yang biasa-biasa saja memang tak seberapa. Soal kapasitas tidak usah dibahas secara mendetail, ilmiah, dan rinci, baik dalam bentuk penyanggahan maupun dukungan. Terima saja pernyataan saya! :twisted: Akhirnya saya putuskan dengan semena-mena apa arti dari tagline tercinta tsb.

Akhir Minggu di Toko Buku

In D Commento on February 23, 2009 at 1:19 pm

Hari Minggu adalah hari keluarga, betul? Yup! Minimal begitulah yang saya saksikan di salah satu toko buku di Padang. Sejauh mata memandang, berkeliaran anak-anak balita yang asyik membuka-buka buku cerita bergambar, mengacaukan tumpukan buku, digendong orangtuanya sambil menjerit-jerit, bahkan ‘bermain petak umpet’ dengan pengasuhnya. Ada pula anak-anak usia sekolah yang tekun membaca komik, ibu-ibu yang menanyakan buku-buku persiapan UN, juga bapak-bapak bercelana pendek selutut yang mengawal anak gadisnya di deretan buku teenlit sembari berulangkali melirik jam tangan dengan sikap tak sabar.

Turun ke lantai bawah, di bagian buku komputer juga ada seorang bapak yang sedang memegang buku cara-cepat-dapat-uang-lewat-internet bertanya pada anak lelakinya, “Jadi kamu sudah banyak dapat duitnya? Eh, kalo kamu sudah naik tingkat jadi hacker dong *melirik buku lain dengan judul Hacker blablablibli* “.

F.R.I.E.N.D.S.

In Uncategorized on February 20, 2009 at 6:55 pm

“It’s like you’re always stuck in second gear, And it hasn’t been your day, your week, your month, or even your year, but…

I’LL BE THERE FOR YOU,
Like I’ve been there before..

I’LL BE THERE FOR YOU,
‘cuz you’re there for me too..”

Suddenly I’m not alone, and yes, glad to have you beside me.

Love you, dear F ;)

Kalap!

In D Commento, D Private on February 20, 2009 at 3:49 pm

Saya boros dalam tiga hal : buku, pulsa, dan makan. Untuk hal-hal lain seperti pakaian, aksesori, sepatu, tas, perawatan wajah dan badan, saya tidak terlalu perduli. Bukan tidak perduli penampilan, tapi untuk hal-hal tsb nafsu belanja saya masih wajar. Kalau butuh baru beli dan saya cenderung fanatik terhadap brand untuk masing-masing jenis barang, terutama benda-benda perawatan badan dan wajah :P

Jadi, budget-nya sudah ada dan “waktu beli”nya jelas. 6 bulan sekali untuk parfum seharga sekian puluh ribu misalnya. Yang jelas, untuk barang-barang jenis ini saya tidak terlalu lapar mata. Sebaliknya, jika menyangkut tiga titik lemah saya; buku, pulsa, dan makan, duh.. borosnya ampun-ampunan deh! Kapan saya mau, langsung ingin dibeli saat itu juga. Cem orang ngidam saja -__-

Begitulah yang terjadi awal minggu ini. Senin lalu, saya iseng mampir di gramed dengan niat “lihat-lihat saja” tapi kenyataannya malah mendadak miskin. Yah.. bukan mendadak sih karena uang saya secara sah telah diserahkan lalu saya menerima beberapa buku. Sesuai dengan syarat ijab qobul ; keduanya (saya dan mbak kasir tentu saja) telah dewasa, tidak gila, tidak di bawah paksaan, dan beragama sesuai kepercayaan masing-masing :mrgreen:

Oke. Ngelantur.

Pokoknya transaksi sah walau faktor kegilaan dan dewasa masih perlu dipertanyakan :P Eh, ini kenapa jadi bahas transaksi sih?! Etapi mbak kasirnya manis loh! Pegawai magang deh kayaknya, soalnya masih muda gitu dan masih pake item putih, bukan seragam gramednya. Namanya Rosi seingat saya. Tapi harap diperhatikan ; ingatan saya sangat sangat kacau bagai kerupuk disiram air. Lempem.

Oke. Ngawur.

Total belanjaan saya adalah xxxxxx. Memang bukan nominal terbesar yang pernah saya habiskan untuk satu kali belanja buku. Tapi dulu itu saya masih kayaaaaaa… masih punya tabungaaannnn. Sekarang? Duh! Jadilah sisa bulan ini harus hemat. Tapi setimpal kok. Saya tidak pernah menyesal harus irit, mendadak miskin, bahkan nodong sodara demi memuaskan nafsu yang satu ini :mrgreen:

Daaannn… inilah mereka, my guilty pleasure ;

Selingan Pada Hari Jumat Tanggal 13: 100 Truths and (No) Tag

In D Private on February 13, 2009 at 1:29 pm

Kriyis, makasih lho udah di-tag. Tau aja aku sudah jarang buka fs. Eh eh, main lepek terbang yuuuuukkkkk! :lol:

Jangan Percaya Pada Cermin!

In D Commento, D Private on February 12, 2009 at 4:32 pm

~Cermin hanyalah cermin, yang merefleksikan apa yang kau mau[*]~

Jika Ibu Tiri Jahat Hati tidak ambil pusing terhadap omongan Cermin Terhebat di Dunia, ia tidak akan kehilangan kekuasaannya secara memalukan. Putri Salju hanya akan jadi seorang putri biasa yang kebetulan cantik luar biasa.

Apa masalahnya jika tidak menjadi cantik nomor satu di dunia …?

Amin!

In D Commento on February 11, 2009 at 1:41 pm

Cuma satu tanggapan dari saya untuk gambar di bawah ini ;

dsc005891

AMIN!

Lucky (I’m In Love With My Best Friend)

In D Plus, D Private on February 5, 2009 at 6:29 pm

Saya sedang tergila-gila pada lagu ini ;

Lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Lucky we’re in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
(Lucky-Jason Mraz feat. Colbie Caillat)

Well, sudah agak lama sih tapi baru sukanya sekarang. Duh, romantiissss!Tapi saya bukan mau bicara atau mengeluh tentang cinta. Tsaaahhhh.. bosen lah situ denger saya ngomel panjang lebar cinta lagi cinta lagi, Rangga-nya kapan? wkwkwkw

Lucky. Itu yang mau saya bahas. Sebelumnya ada cerita ilustrasi dulu (biar panjang maksudnya :P ) tidak usah dibaca kalau tidak suka panjang-panjang ;)