Kadang untuk menerapkan aturan kepada anak kecil, orang yang lebih tua lebih memilih menggunakan mitos ketimbang penjelasan logis. Jangan potong kuku malam-malam, nanti digigit harimau; Anak gadis jangan duduk di depan pintu, nanti sulit dapat jodoh; Yang nginjek kodok dapat suami/istri jelek
; Kalo makan jangan bersisa, nanti nasinya nangis; dll.
Kalimat lain yang paling saya ingat, “Sebelum makan baca Bismillah (doa) dulu, kalo gak setan ikut makan”. Eh, ini bukan mitos ya? Saya pernah baca di buku dialog dengan jin, yang belakangan diragukan isinya. Judul pastinya lupa
Nah, baru saja saya sarapan bolu yang kemarin dikirim ibu dari rumah. Sedap sekali kawan, karena ada cinta di antara kelembutan dan rasa manisnya. Saya potong, lalu potongan tsb saya belah jadi dua. Sambil menonton Body of Lies, saya nikmati kue lezat itu. Nyam nyam nyam, habis, tapi perut ini masih lapar. Ketika akan mengambil satu potongan yang tersisa, lho mana dia?
Saya yakin baru memakan satu potong, kalau-kalau ada di antara Anda yang menuduh saya lupa dan telah memamah keduanya. Saya cukup yakin kok! Seketika saya teringat ucapan nenek, “Sebelum makan baca doa dulu,”
Iya nek. Tadi belum baca doa
. Tapi kue saya tadi manaaaa?
Yah… akhirnya saya berteriak sambil tersenyum kepada kamar yang telah dihuni selama 54 bulan,
“Have a nice meal!”



buku, sinis, UUD 1945, Politik, ironi
Akhir Minggu di Toko Buku
In D Commento on February 23, 2009 at 1:19 pmHari Minggu adalah hari keluarga, betul? Yup! Minimal begitulah yang saya saksikan di salah satu toko buku di Padang. Sejauh mata memandang, berkeliaran anak-anak balita yang asyik membuka-buka buku cerita bergambar, mengacaukan tumpukan buku, digendong orangtuanya sambil menjerit-jerit, bahkan ‘bermain petak umpet’ dengan pengasuhnya. Ada pula anak-anak usia sekolah yang tekun membaca komik, ibu-ibu yang menanyakan buku-buku persiapan UN, juga bapak-bapak bercelana pendek selutut yang mengawal anak gadisnya di deretan buku teenlit sembari berulangkali melirik jam tangan dengan sikap tak sabar.
Turun ke lantai bawah, di bagian buku komputer juga ada seorang bapak yang sedang memegang buku cara-cepat-dapat-uang-lewat-internet bertanya pada anak lelakinya, “Jadi kamu sudah banyak dapat duitnya? Eh, kalo kamu sudah naik tingkat jadi hacker dong *melirik buku lain dengan judul Hacker blablablibli* “. …