You Are What You Read
Sebenarnya saya ingin membuat tulisan panjang-lebar-cerdas-bermanfaat yang sungguh rasanya belum mampu saya lakukan. Bukan bermaksud merendah untuk meninggi, tapi demikianlah adanya. Saya hanya mampu membuat tulisan biasa-biasa saja, karena kemampuan saya juga biasa-biasa saja.
Dengan kemampuan yang biasa-biasa saja inilah saya memulai membangun blog ini. Di tengah perjalanan ternyata saya melakukan tindakan impulsif, berpaling ke lain keranjang, dan lagi lagi lagi sampai saya sendiri kesulitan bersikap adil pada mereka
Setelah kembali insyaf ke pelukan keranjang pertama, dengan berbagai alasan yang malas diutarakan tentunya, saya memutuskan mengganti tagline blog ini dari The Articles From D menjadi You Are What You Read. Ide ini terlintas begitu saja. Tapi sebagai orang biasa-biasa saja yang suka sok tau, saya ingin memfalsafahkan (bahasa apa ini
) tagline saya ini. Sok keren lah
Mbah Gugel tersayang pun saya kunjungi demi mewujudkan niat saya. Seperti biasa, si Mbah sungguh berbaik hati melontarkan ribuan tautan penuh informasi yang berkaitan dengan tagline tercinta (yup! Saya cinta dia
). Unfortunately, bukannya tercerahkan saya malah bingung bin mumet. Maklum, kapasitas otak yang biasa-biasa saja memang tak seberapa. Soal kapasitas tidak usah dibahas secara mendetail, ilmiah, dan rinci, baik dalam bentuk penyanggahan maupun dukungan. Terima saja pernyataan saya!
Akhirnya saya putuskan dengan semena-mena apa arti dari tagline tercinta tsb.
You Are What You Read
Apa yang kamu baca mempengaruhi dirimu. Tentu saja. Lebih jauh, bagi saya pribadi, kenikmatan membaca itu tak tergantikan. Tidak hanya berobjekkan buku, tapi apa saja. Satu peristiwa; tatapan mata seseorang, helaan nafas penumpang sebelah, gemulai tangan penari cilik, amarah dosen saya
bahkan penampakan saldo tabungan yang fluktuatif, semua menarik dan bisa, sangat bisa untuk dijadikan objek (bacaan).
Memang tidak semua orang tertarik untuk membaca, apalagi sampai menghayati objek-objek tak lazim tsb. Sepele memang, dan mungkin hanya segelintir orang kurang kerjaan seperti saya saja yang menggebu-gebu mencoba menilai dari berbagai sisi sebuah peristiwa kecil ; deru mesin angkot yang mememekakkan telinga tadi pagi, misalnya.
Dari segelintir itu, mungkin tidak semua tertarik menuangkan apa yang telah dibacanya melalui tulisan. Sungguh disayangkan, tapi setidaknya mereka bisa mau membaca. Membaca rajutan peristiwa-peristiwa kecil yang berkemungkinan besar membangun sejarah hidup.
Di sisi lain, saya ingin mencoba belajar memperluas minat baca saja ke berbagai bidang yang dulunya kurang saya gemari. Memang apa yang kamu baca akan mempengaruhimu, tapi bukan berarti jika saya ingin jadi orang pintar lagi baik hati bin tidak sombong saya hanya akan mau membaca bacaan yang terlihat pintar, benar, lurus, tidak belok-belok. Picik! Meruginya engkau wahai Kodok Sok Tau! Kesimpulannya?
Baca, nikmati, dan temukan kejutan-kejutan indah di dalamnya* yang akan mempengaruhi hidupmu kalau kau mengijinkan.
Tidak puas? Berlebihan? Sok tau? Gak usah protes! Terima saja!
[*] Imbuhan -nya mengacu pada segala hal.

saya teteup sukanya baca chicklit aja Des…
berarti tante bukan orang kurang kerjaan cem saya
saya juga suka ^^ kadang sih, tergantung ceritanya
semangat des…membaca membuka mata untuk dunia luar ayoooo
ah saya tetep suka baca komik!
@imoe
Iya bang
@Chic
Oh, itu saya jg suka. Banget
anu…. aku ga berubah jadi buku kan???
wuuuih, buanyak bener blognya, neng
pokoknya keep writinglah, whatever it is, whereever the place to write, and whenever you want
justru karena gak ada kerjaan makanya saya baca chicklit Des…
kembali ke laptop… hehehe
baca, nikmati, kejutan. alhasil saya terkejut disini!
hahaha. nice entry. salam kenal :p
Ohw.. *manggut-manggut*
yang penting baca.
Kenapa harus ada backlink ke saya ? (doh)
..dan kenapa tagline kaw ah sudahlah,
padahal yg selintas biasa itu yg luar biasa, dan yg terlihat sepele itu hal yg gede..
ente memang keren ! (dance)
@almascatie
muka buku?
@deeedeee
indeed
@itikkecil
tapi kadar kurang kerjaannya belum terlalu tinggi tante
@Catra
yah.. begitulah. Tukul wanna be nih?
@nie
salam kenal juga, mudah-mudahan terkejut yang menyenangkan ya
@Huang
*ngeliatin Huang manggut2*
@Rian Xavier
dan menikmatinya
@warmorning
karena om yang sering menuduh saya begitu
aih.. ini muji kan?
iya ente tuh, suka gak nyadar diri,
terlalu merendah itu ndak baek lho
kalo menurutku: you are what you eat. hwehe…
v(^_^)
@warmorning
karena kenyataannya emang bgitu om.. ah sudahlah..
@Farisj van Java
seperti slogan Red Beans
yang muahal ituhkalo aku lebih ke you are what you wear .
then i supposed to learn it from you lah ya cin