Takodok!

Archive for October, 2009

Crying In The Rain [Chapt 3]

In D Plus, D Private on October 31, 2009 at 7:31 pm

Dimana tempat paling aman menyembunyikan daun? Di tengah hutan. Dimana tempat paling aman menyembunyikan tangisan? Di bawah hujan.

Sembunyikan daun di tengah hutan, ia akan tersamarkan. Sembunyikan tangismu di bawa hujan, maka tak ada yang tau.

Kurang lebih seperti itulah kalimat yang saya taruh di dua tempat. Ternyata bola bergulir sampai pernyataan I do my crying in the rain, yang ternyata adalah lirik lagu :evil: Untunglah tante Itikkecil mengingat lagu lawas tersebut, yang liriknya… duh… :| Kemudian ada mas Jensen dengan selera rock-nya :mrgreen:

Nah, sekarang bola kembali bergulir ke saya. Tidak ada lagu yang ingin saya tambahkan, hanya ingin menanyakan sebuah pertanyaan; “sinting ya menangis di bawah hujan?” Read the rest of this entry »

Yang Hilang

In D Private on October 26, 2009 at 8:46 pm

Saya baru saja kehilangan satu lagi koleksi berharga. Harganya mungkin tidak seberapa, tapi ada nilai pertemanan di dalamnya. Hanya sebuah payung bermotif kerokeroppi. Dibelikan oleh teman yang mungkin tidak bisa saya temui lagi. Aduh, makin sedih kalau mesti diceritakan ulang detailnya karena mengingatkan pada benda yang terdahulu hilang. :(

Tapi… setelah kehilangan banyak hal, tambahan sedikit lagi tidak masalah kan?

Terkesan menghibur diri. Memangnya apa lagi yang bisa saya lakukan? Merutuki diri cuma menambah penyesalan saja. Menyalahkan siapa pun tidak ada faedahnya. Toh barang yang hilang bisa tergantikan dengan “yang lebih baik”. Ups, ucapan penghiburan yang menghina ini namanya. Jangan membandingkan apa yang telah hilang dengan yang belum pasti akan hadir, bukan begitu? ;) Read the rest of this entry »

Put Your Feet Into Our Shoes, Please?

In D Commento, D Private on October 3, 2009 at 4:46 pm

Saya beruntung karena pada saat kejadian gempa Rabu kemarin sudah berada di kos sehingga tidak perlu merasakan kepanikan seperti teman  yang sedang berada di Pasar Raya. Tidak perlu menyaksikan langsung runtuhnya gedung-gedung, tertimpanya sebuah sedan silver oleh bangunan LP3I, atau hukum rimba yang terjadi saat ribuan orang bergerak ke daerah lebih tinggi; Limau Manis dan Indarung.

Saya beruntung karena sesaat setelah kejadian masih bisa menghubungi keluarga sehingga mereka tidak terlalu cemas karena saya memang baik-baik saya.

Saya beruntung karena walau sempat mengalami mati listrik selama 27 jam, masih bisa tidur di dalam rumah yang keadaannya aman tanpa kerusakan, masih bisa makan-minum, mandi numpang kesana-sini, berusaha hidup senormal mungkin.