Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

[Kutipan] Oh, Film!

“Siapa bilang penonton Indonesia tidak inginkan film Indonesia yang bermutu? Mereka teriak-teriak minta film bagus, film bermutu!”

“You maksud tentunya penonton golongan intelek. I agree! Tapi golongn ini, young man, cuma sepuluh persen daripada golongan publik film kita. Mereka yang paling cerewet, tetapi juga paling kurang nonton film indonesia. Apa you kira saya bijaksana kalau mau mengikuti golongan itu punya tereakan?”

*

*) Buku ini ditulis pada akhir 1950-an, diterbitkan tahun 2008, dan sampai ke tangan saya pada Mei 2012. Lucu sekali bahwa situasi 60 tahun lalu masih sangat sinkron dengan kondisi saat ini. :)

About these ads

5 comments on “[Kutipan] Oh, Film!

  1. Chic
    May 14, 2012

    ah saya penonton semuanya. Mau film Amerika, Eropa, Korea, apalagi Indonesia. :mrgreen: tapi ya tetep pilih-pilih sih… The Raid yang dipuja-puja orang itu saya ngga nonton. Mau 2000 orang teriak bagus, saya tetep ngga nonton. Bukan film saya soalnya.

    Toh kalo bicara masalah apresiasi film nasional, ngga cuma lewat The Raid kan? Atau Modus Anomali. Saya apresiasi lewat The Photograph, misalnya. Yakin ngga banyak yang tau film ini. Padahal keren abis. :mrgreen:

  2. Juminten
    May 14, 2012

    Udah lihat bukunya sejak lama. Tp belum pernah baca. Jadi tertarik buat nyari.:P

  3. Aul-home
    May 16, 2012

    LOL.

    Jadi nggak semua hal berubah karena modernisasi ya kak..
    di beberapa sisi ternyata masih ada “tempoe doeloe” sampai sekarang.
    keren.
    :))

  4. udarian
    May 17, 2012

    kadang sih lebih enak nonton film pocong cabul yaaa #eh *dibakar*

  5. Takodok!
    May 17, 2012

    @ Chic
    The Photograph itu yang main Lola Amaria ya? Atau Kinaryosih? *garuk-garuk kepala*
    Saya pun penonton film yang saya saya suka, dan memang jarang menonton film Indonesia. Sering termakan streotype juga, kalau mau nonton film Indonesia suka pilih-pilih. Dari poster filmnya bisa terlihat. Soalnya buat apa saya nonton kalau tidak terhibur :mrgreen:
    Saya juga pernah dalam fase mencerca film Indonesia dan sinetron (yang terakhir masih sepertinya). Sekarang sudah dalam tahap “beli apa yang ditawarkan bila saya suka”. Kalau ada film yang masuk selera, ya tonton. Kalau tidak ya sudah. Rasanya film Indonesia terakhir yang saya tonton itu Jakarta Maghrib. Bagus.
    The Raid dan Modus Anomali? Nanti saja kalau dvd-nya sudah keluar. Di sini tidak ada bioskop jaringan besar soalnya.

    @ Juminten
    Bagus ini buku. Saya rekomendasikan. Kocak dan tepat isinya.

    @ Aul-home
    saya rasa sebagian besar mode kehidupan manusia itu berupa siklus. Perulangan dari masa ke masa :D

    @ udarian
    ya kalau sesuai selera rian sih silakan saja *smirk*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 12, 2012 by in D Commento and tagged , , .
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 81 other followers

%d bloggers like this: