Takodok!

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Rahasia

In Uncategorized on November 10, 2009 at 10:02 am

Dengar, bila kau menceritakan satu rahasia pada orang lain maka kau mengaitkan satu tali jiwamu padanya. Bayangkan… makin banyak tali yang kau sangkutkan, berapa beban yang harus ditopangnya? Selain itu, jangan salahkan ia bila terus merongrongmu atas nama “kepedulian”.
Tak suka? Itu urusanmu :)

-Secret makes a woman woman, dear- ;)

Protected: November Rain

In Uncategorized on November 1, 2009 at 11:04 pm

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Teman-Teman yang Bertambah Tua

In Uncategorized on July 27, 2009 at 2:52 pm

Sesuai judul, saya ingin bercerita tentang dua orang teman dan ulangtahun mereka. Yang pertama adalah si Arem2. Saya pertama kenal melalui blog sekitar.. umm.. lupa! :lol: Pokoknya tahun 2009 ini. Arem2 ini adalah korban bully saya di plurk. Entah kenapa ada saja komentarnya yang memancing orang (bukan cuma saya) untuk menghajarnya dengan kursi pentung. Mungkin dia memang ditakdirkan sebagai orang yang teraniaya. Yang sabar ya, nak… doa orang teraniaya itu katanya cepet dikabulkan lho :mrgreen:

Sebetulnya mas-mas mesum penggoda mbak-mbak warung ini berulangtahun tanggal 26 Juli. Sayangnya kemarin saya terlalu “sibuk” dengan kekesalan sendiri sehingga melupakan hari penting beliau. Padahal sudah sempet ngobrol, eh malah saya yang curhat bukannya memberi selamat :lol: Maapkan saya, semoga postingan ini berkenan. Anggap saja sebagai penghormatan saya pada makhluk mesum macam anda.

Selamat ulangtahun. Semoga panjang umur yang tak sia-sia, diberi rejeki yang halal, dan segera punya pacar biar ada pengalaman :lol:

Mudah-mudahan apa yang dicita-citakan bisa tercapai juga. Amiiiinnn! Dan tetap, makan-makannya doms :P

Yang kedua tak lain dan tak bukan tante itikkecil yang berulangtahun hari ini. Beliau saya kenal dari duluuuuu sekali, ketika saya baru ngeblog, sekitar awal tahun 2007. Postingannya selalu apik dan beliau juga blogger teladan karena sangat rajin blogwalking. Tapi belakangan sudah jarang posting dan benar-benar hilang dari plurk. Sedang sibuk, ya tante? :mrgreen:

Met ultah untuk tante itikkecil. Semoga kebahagiaan selalu menyertai, diberi jalan yang baik oleh Allah swt., dan kapan kita kopdar?

:mrgreen:

HAPPY BIRTHDAY TO YOU, Arm and Itikkecil!

Rascal!

In Uncategorized on May 7, 2009 at 11:28 pm

Saya punya beberapa pertanyaan (dan pernyataan), Teman…

Setiap manusia punya sisi kejam dalam dirinya. Perbedaannya hanyalah seberapa besar sisi ini mendominasi sampai seseorang dilekati julukan penjahat atau kah orang baik-baik. Dan saya percaya Teman orang baik-baik. Begitu pula dengan saya. Percayalah.. ;)

Akan tetapi, sore ini, saya merasakan sisi kejam saya keluar. Pernahkah Teman merasa yang seperti itu? Ingin mencabik-cabik orang yang membuatmu kesal? Ingin mempermalukannya di depan umum? Menjatuhkan harga dirinya? Atau.. sekedar menghajar fisiknya?

Saya tidak sekedar merasakan keinginan kecil. Saya BENAR-BENAR MEMBAYANGKAN MELAKUKANNYA! Menarik kerah bajunya, menamparnya, lalu memuntir hidungnya! Kalau perlu giginya saya gambari matahari dengan stabilo warna-warni!

Apa yang membuat saya begitu kesal?

Pertanyaan Minggu Ini : Sukses?

In Uncategorized on May 4, 2009 at 6:06 pm

Sukses itu… ternyata cukup rumit. Bukan sukses yang “biasa-biasa saja”, tapi sukses yang fenomenal. Sebut satu nama (yang rasanya sudah terlalu sering disebut :roll: ) : Bill Gates.

Ternyata.. begitu banyak faktor pendukung seseorang bisa meroket. Justru berbagai “kebetulan” inilah yang jadi senjata utama mereka, the Outliers, baik disadari atau tidak.

Pertanyaannya adalah, bagaimana jika ingin mengikuti jejak para Outliers ini? Cukupkah hanya bermodal pintar dan bakat?

Rasanya tidak, seperti yang sudah lama saya yakini; bullshit kalo semua orang bisa sukses! Oh.. maaf, terlalu kasar ya? :P

Lebih lanjutnya.. silahkan baca Outliers-nya malcolm Gladwell kalo berminat :mrgreen:
Yang sudah baca, diskusi yuk! ;)

Kemarin yang Kebetulan Hari Kartini

In Uncategorized on April 22, 2009 at 9:57 am

Sedikit mengomentari berbagai tanggapan yang sempat saya baca di beberapa tempat tentang hari Kartini kemarin;

Mungkin memang “terlalu banyak” penghargaan terhadap wanita, sampai-sampai dibuatkan hari-hari libur khusus. Tapi bukankah penghargaan tsb biasanya akan diiringi tuntutan yang lebih tinggi? ;)

Mempertanyakan Keputusan

In Uncategorized on April 2, 2009 at 2:09 pm

Ada kalanya seseorang mempertanyakan keputusan yang telah dijalaninya. Bukan menyesali, hanya meninjau kembali keputusan tsb. Menikah, mempunyai anak, mengadopsi anak, menunda kelulusan demi pekerjaan dan/atau hobi, beralih profesi, pindah kerja, dan seabrek contoh lain dimana selalu ada persimpangan yang mengharuskan seseorang memilih jalur yang akan dilaluinya.

Bila di tengah jalan tiba-tiba ia mempertanyakan jalur yang telah diambilnya, bukan berarti ia orang yang peragu. Jangan pula langsung menuduhnya menyesal. Bisa saja ia hanya mengevaluasi (kemampuan) diri untuk bertahan pada pilihannya agar usahanya tidak sia-sia belaka. Perkara apakah ia sampai pada tujuan atau tidak, tiada seorang pun yang akan tau sebelum waktunya. Suatu akhir bisa jadi awal yang baru.

Pun ternyata penyesalan menyeruak, itu manusiawi. Hanya perlu diingat, terlalu banyak penyesalan tidak lah sehat. Dosis optimis-pesimis-skeptis-pede sebaiknya seimbang.

Commit to Suicide

In Uncategorized on March 10, 2009 at 3:38 pm

Suicide

Pernah merasa begitu putus asa sampai punya keinginan untuk bunuh diri? Jujur saja, saya pernah. Bohong kalau bilang tidak pernah. Lantas, kenapa belum saya lakukan?

Simple. Skripsi saya belum selesai. Sayang kan, masa’ menyia-nyiakan kedua pembimbing yang ganteng, keren, dan super duper sibuk hehe..

Kamu? Punya kecendrungan untuk bunuh diri? Jangan lah ya. Bukan cuma dosa, tapi siapa tau apa yang disimpan hidup untukmu, mungkin… kejutan yang manis? ;)

Eh.. eh.. tapi kalo membunuh blog sendiri dikategorikan dosa gak ya? Hihihihi… :P

Gambar dicolong dari sini.

Mitos?

In Uncategorized on February 28, 2009 at 12:09 pm

Kadang untuk menerapkan aturan kepada anak kecil, orang yang lebih tua lebih memilih menggunakan mitos ketimbang penjelasan logis. Jangan potong kuku malam-malam, nanti digigit harimau; Anak gadis jangan duduk di depan pintu, nanti sulit dapat jodoh; Yang nginjek kodok dapat suami/istri jelek :P ; Kalo makan jangan bersisa, nanti nasinya nangis; dll.

Kalimat lain yang paling saya ingat, “Sebelum makan baca Bismillah (doa) dulu, kalo gak setan ikut makan”. Eh, ini bukan mitos ya? Saya pernah baca di buku dialog dengan jin, yang belakangan diragukan isinya. Judul pastinya lupa :mrgreen:

Nah, baru saja saya sarapan bolu yang kemarin dikirim ibu dari rumah. Sedap sekali kawan, karena ada cinta di antara kelembutan dan rasa manisnya. Saya potong, lalu potongan tsb saya belah jadi dua. Sambil menonton Body of Lies, saya nikmati kue lezat itu. Nyam nyam nyam, habis, tapi perut ini masih lapar. Ketika akan mengambil satu potongan yang tersisa, lho mana dia?

Saya yakin baru memakan satu potong, kalau-kalau ada di antara Anda yang menuduh saya lupa dan telah memamah keduanya. Saya cukup yakin kok! Seketika saya teringat ucapan nenek, “Sebelum makan baca doa dulu,”

Iya nek. Tadi belum baca doa :oops: . Tapi kue saya tadi manaaaa?

Yah… akhirnya saya berteriak sambil tersenyum kepada kamar yang telah dihuni selama 54 bulan,
“Have a nice meal!”
;)

F.R.I.E.N.D.S.

In Uncategorized on February 20, 2009 at 6:55 pm

“It’s like you’re always stuck in second gear, And it hasn’t been your day, your week, your month, or even your year, but…

I’LL BE THERE FOR YOU,
Like I’ve been there before..

I’LL BE THERE FOR YOU,
‘cuz you’re there for me too..”

Suddenly I’m not alone, and yes, glad to have you beside me.

Love you, dear F ;)

Bumi Aku

In Uncategorized on December 31, 2008 at 8:52 pm

Ibarat bumi yang berhenti berotasi,
satu sisi selalu dipeluk gelap, sisi lain senantiasa dibakar matahari.
Dingin… sekaligus gersang.

Itu aku. Hatiku.
Yang terlalu terpaku pada satu bidang semu.
Diam. Terbebat lilitan sulur imajinasi, yang sayangnya… semu.
Bahagia semu.
Sedih semu, tapi perihnya benar ada.

Itu aku.
Hatiku.
Separuh dingin menantikan hangat cahaya.
Separuh gersang merindukan damai gelap.

Itu aku.
Hatiku.
Menanti, merindu.
Terbebat jadi satu, dingin.. dan gersang.

-4 Muharram 1430 H-

Selayang

In Uncategorized on December 10, 2008 at 5:54 pm

Bila menyatakan cinta sesulit meng-update blog, wajar saja blogmu seberantakan kisah cintamu!

ps. Postingan coba-coba menggunakan fitur QuickPress. Daripada ndak ada je! :P

Re-post : The Stolen Child

In Uncategorized on November 18, 2008 at 2:12 pm
The Stolen Child

The Stolen Child

 

Judul : The Stolen Child

Penulis : Keith Donohue

Penerbit : Dastan

Harga : Rp 59.900,-

 

Pernah mendengar mitos hobgoblin? Atau changeling? Bila anda penggemar buku-buku fantasi mungkin sudah pernah mendengarnya. Hobgloblin, atau changeling, adalah makhluk menyerupai anak kecil, yang bisa bertukar tempat dengan mereka. Bila si hobgoblin berhasil mengambil posisi si anak, maka ia akan menjadi manusia dengan identitas anak tsb. Sedangkan si anak, ia harus menjadi hobgoblin, meneruskan hidup sebagai hobgoblin.

Sebagai hobgoblin, secara fisik mereka seperti anak-anak tetapi dengan berbagai kejanggalan. Sebaliknya, jiwa mereka tetaplah berkembang, bahkan emosi mereka terpengaruh karena “keterkungkungan” mereka. Agar bisa menjadi manusia kembali, mereka harus menunggu lama, hampir seabad, sebelum memulai proses pertukaran (changeling) kembali. Mereka harus menemukan anak lain, yang tidak bahagia, untuk digantikan posisinya. Dengan kata lain, mencuri identitas anak tsb, atau lebih jauh, hidupnya.

Buku ini menarik. Ditulis oleh Keith Donohue. Dengan tokoh cerita seorang anak bernama Henry Day, yang ketika menjadi hobgoblin diberi nama Aniday, dan hobgoblin yang dulunya seorang anak bernama Gustav.

Yang menarik bagi saya ketika membaca buku ini adalah masalah kesempatan kedua dalam hidup. Dengan menjadi changeling, mereka mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki hidup mereka yang dulunya tidak bahagia, walau harus hidup sebagai orang lain. Tetapi, untuk mendapatkan kesempatan itu, mereka harus merebut hidup orang lain. Bisa dibilang, butuh korban untuk kebahagiaan.

“Tidak harus menjadi changeling pun, sudah banyak manusia yang mengorbankan orang lain, bahkan orang terdekatnya, untuk mendapatkan kebahagiaan, atau yang dikiranya kebahagiaan.”

Itu yang saya pikir ketika sedang membaca buku ini.

Tapi di akhir kisah, saya menarik kesimpulan bahwa :

sebagai apapun seseorang saat ini, itulah dirinya. Walaupun hidup dengan identitas berbeda, tapi dia tetap dirinya. Mau berubah jadi Inem pun seorang Dian Sastro tetap punya kualitas “Dian Sastro” (ngawur ya? :mrgreen: ). Juga, tentang penerimaan terhadap diri sendiri serta kejujuran terhadap perasaan. Maka, buatlah anda bangga terhadap diri sendiri!

Bila anda membaca buku ini, mungkin anda bisa mendapat kesimpulan/ pelajaran berbeda. Tertarik? Silahkan baca! Gak perlu beli, minjem juga bisa ;) Tinggal cari “korban”. Bukankah untuk mendapat kebahagiaan harus ada yang jadi korban? Bisa anda sendiri, bisa juga orang lain. Hehe.. :mrgreen:

 

ps. Yes, it is a repost, and it was my first post in my temporary blog, about a year ago. 

Hello (again) World!

In Uncategorized on November 18, 2008 at 12:46 pm

Welcome (again) to WordPress.com. This is your “first” post. Edit or delete it and start blogging (again)!

Well, hello mates! Nice to be here again. I’m not start a new beginning, I just continue what i’ve done before. After go around for this one year,  I hope those experience can be usefull for myself. Ok, enough for this time, and welcome to myself! *halah* :mrgreen:

Finally, I got it

In Uncategorized on May 31, 2007 at 3:50 am

Okelah kalo itu yang lo mau!

Bye.