Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Bukan Ode Biasa Saja

Saya tidak lagi jenuh, bosan, letih terhadap apapun. Kalo laper iya😛

Huss! *MODE Serius ON*

Tapi ada tetangga yang lagi jenuh. Beberapa waktu lalu, pak guru juga bikin surat pamit, walau beberapa hari kemudian kembali lagi dengan bersemangat. Kena demam sepidelmen sih!🙂

Ada juga yang bilang kemungkinan pamit. Mungkin sodara-sodara blogger yang lain juga ada yang sedang jenuh, pamit mau istirahat dulu, atau sedang sibuk. Yah… apapun itu, smoga smuanya bisa tetap bersemangat!🙂

Hmm… saya jadi ingat kejenuhan beberapa bulan lalu. Mungkin karna bosan dengan kegiatan yang begitu-begitu saja. Usaha yang biasanya bisa mengembalikan kesenangan saya terhadap rutinitas itu juga sia-sia. Akhirnya saya menyerah.

Saya hanya menjalani kegiatan kuliah-praktikum-bikin laporan-rapat hanya sebagai rutinitas. Tidak ada rasa apa-apa. Berlalu begitu saja. Ibaratnya hanya mengalir mengikuti arus.

Yang biasanya merencanakan kegiatan harian, “Eh, habis kuliah nanti ke perpus. Minta copy-in buku Martindale sama pak perpus. Trus ke sekre, liat jadwal kegiatan. Pulang nanti ke ke WG, pinjem Eragon.”

Atau malah bikin rencana akhir pekan,”Sabtu ini mau ke Bungus. Sorenya nyicipin pangsit di Pattimura. Minggu depannya ke Kim Golden, nyobain ayam goreng kriuk-kriuk. Terus ke Gramedia, nyari komik Miiko.” dst.

Semuanya tidak “sanggup” saya lakukan. Ya begitu, pagi berganti sore lalu malam. Terus begitu. Yang dijalankan hanya sekadarnya, merasa seperti robot yang sudah terprogram. Dan hal ini berlangsung kurang lebih 2 minggu. Lucunya, yang membuat saya terpaksa kembali ON adalah pulkam alias pulang kampung dan malah ketemu berbagai kejadian.🙂

Heh!

Tapi, seiring berlalunya waktu (cieee😛 ), saya merasakan manfaat jenuh. Karna jenuh, saya jadi sedikit memalingkan wajah kepada hal-hal kecil yang biasanya jarang diperhatikan.

Misalnya, sewaktu berangkat ke kampus. Saya jadi sadar kalau bukit sebelah makin gundul. Atau ternyata ada air terjun dadakan, di bukit sebelah juga, setelah hujan. Plus pelanginya. Dan itu semua saya saksikan di atas bus kampus, dalam posisi seperti ikan sarden alias bersempit-sempit ria🙂

Juga, ternyata meja-meja di labor lebih kinclong! Eh, ternyata sedang di-rehab🙂

Atau, ternyata ada jenis kue baru yang dijual oleh amak. Enyak!😛

Dan, ternyata bila tidak terlalu memusingkan segala hal, cukup mengerjakan yang bisa dikerjakan, ternyata selesai juga.

“Iya ya, mencoba menikmati saja apapun kondisi yang sedang dihadapi, menyenangkan atau tidak, ternyata cukup manjur sebagai perisai stress.” Begitu pikir saya.

Huff.. tapi entahlah. Bila nanti saya menghadapi titik kulminasi yang benar-benar tidak bisa dibendung, entah cara ini masih bisa diterapkan atau tidak, saya juga belum tau. Mudah-mudahan masih bisa menikmati.

Terakhir, untuk smuanya, tetap bersemangat dan smoga sukses dengan hal apapun yang sedang dikerjakan!! Chayoo! (pinjam kata2 Cinta)🙂

6 comments on “Bukan Ode Biasa Saja

  1. deking
    May 6, 2007

    Martindale? Buku tentang apa tuch?
    Soalnya di matematika ada MARTINGALE (tentang Stokastik)…cuma beda satu huruf doank😀

    Manfaat jenuh???
    mmm…memang dibalik setiap kejadian pasti ada hikmahnya😀

    Bayangkan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Tebalnya lebih “sedikit” dari itu. Isinya macam2, berkaitan dengan bahan aktif(obat), dsb.

    Manfaat “Jenuh” itu sumber duitnya Rio Febrian hehe😛

  2. telmark
    May 7, 2007

    manfaat jenuh ??? ini kata atau kalimat yg aneh bagi saya. jarang betul mendengar yg satu ini. manfaat jenuh…. (sambil geleng2 kepala, salut ama kalimat itu).
    segala sesuatu memang ada manfaatnya. 🙂

    He..pas nulisnya saya juga heran sendiri. Berasa sok pinter memahami hidup gitu.. cieee!😛

    Eh, tapi gini loh maksudnya. Keyword-nya menikmati. Jadi kalo berusaha menikmati apapun kondisi (termasuk jenuh), akan terasa nyaman, adem. Nah, dengan pikiran adem jadi bisa mencari manfaat (jenuh).
    Gitu…

    Malah tambah ruwet ya?🙂

  3. xwoman
    May 8, 2007

    hmm… asyik juga tuh sarannya De`

    Pernah jenuh sama orang2 di rumah? atau jenuh melihat orang yang kamu sukai???😆

    Sama org rumah sih tidak akan pernah jenuh, kalo sebel sering🙂

    Lagi gak suka sama siapa2 gmn bisa jenuh? Hoho, mancing nih?!😉

  4. orido
    May 8, 2007

    ..mencoba menikmati saja apapun kondisi yang sedang dihadapi, menyenangkan atau tidak, ternyata cukup manjur sebagai perisai stress.

    setuju..
    tetep semanget..
    chayo..

    Merdeka!!😀

  5. Kang Kombor
    May 8, 2007

    Pernahkan jenuh terhadap kehidupan?

    Pertanyaan retoris nih?🙂

  6. Domba Garut!
    May 14, 2007

    yo wes kalau jenuh .. jalan2 deh sana.. biar refreshed…🙂
    mampirlah ke negeri si bau kelek ini…
    Huhu, ini abis jalan2 ke Maninjau wiken kmrn🙂
    Aduh, kejauhan kalo kesana, Pak!🙂
    Oyah, saya link ya, Pak? Boleh ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 6, 2007 by in D Private.
%d bloggers like this: