TakodokGakJadiUjian,Sebel!

Peringatan dan perhatian: Tulisan berikut hiperbolis. Penting gak penting. Bila gak penting berlanjut, hubungi restoran terdekat, pesan makanan. Niscaya Anda kenyang! πŸ˜†

Ya itu, sudah mati-matian belajar malah ujian tidak jadi. Menyebalkan!

Β angry

Menyebalkan, bukan karna ujian tidak jadi, tapi lebih karna waktu. Gini deh, Sabtu-Minggu itu hari krida, jadwalnya mahasiswa untuk hura-hura bersantai, walau akhirnya juga tidak santai-santai.Β  Apa jadinya dunia kalau makhluk parasit berlabel mahasiswa hanya bisa bersantai, hah?!! *Kok jadi mirip seseorang ya?* πŸ™‚

Kamu ngomong apa sih, Des?Β  Secara kamu itu juga parasit!

Ah, jeng. Jangan berlebihan gitu ah! Mau ngomong sebel karna tersia-sia waktu muternya panjang sekali.*Lagi, kok mirip-mirip…apa ya?*

*Geleng-geleng kepala, menyadarkan diri*

*tarik napas* Huff….

Begini, hari ini saya sebal karna dosen saya yang tercinta seenaknya membatalkan ujian. Mending kalau dikasih tau sehari sebelumnya, lha ini…mahasiswa sudah bersiaga di ruang ujian tiba-tiba datang kabarΒ pembatalan Β itu.

Yeeee, bapak! Tau begini saya kan tidak perlu capek-capek ke atas. Kasihan kan teman-teman yang ingin pulkam tapi membatalkan karna ujian ini. Kasihan kan waktu mereka untuk bercengkrama dengan keluarga jadi berkurang. Kasihan kan saya gak bisa nyuci tadi pagi, seember tuh Pak!

Tapi, okelah pak. Mungkin bapak punya alasan kuat.

Bisa saja karna bapak ingin memberi kami kesempatan lagi untuk memperdalam ilmu, sehingga nilai kami bagus nantinya.

Atau karna bapak belum menemukan “formula yang pas” untuk soal ujian kami nanti, agar hasilnya tidak mengecewakan.

Atau karna bapak tidak menemukan mesin fotokopi untuk memperbanyak soal ujian kami, padahal bapak sudah bersusah payah mengetik soal sampai larut malam, lalu memprint-nya dengan printer tua bapak yang bunyinya-bikin-maling-takut-itu, kemudian menuju tempat fotokopi dengan sepeda tua Bapak sampai bapak ngos-ngos-an dan nyatanya sudah tutup.

Atau karna bapak…..

Ah, sudahlah, Pak. Mudah-mudahan amal dan jerih payah bapak mendapat balasan dari-Nya. Amin!

Mudah-mudahan bapak tetap bersemangat mengajar kami, amin!

Mudah-mudahan bapak murah rejeki, yang halal tentunya, Amin!

Mudah-mudahan bapak panjang umur, yang tidak sia-sia, Amin!

Mudah-mudahan bapak enteng jodoh!

Aduh, saya lupa. Bapak kan sudah punya istri, anak, menantu, dan cucu ya? Saya tarik doa yang ini deh. Eh, emang bisa?Β Β Β Β  :mrgreen:

btw, bapak gak lagi Ultah kan? Soalnya ini “ucapan selamat” standar saya kalau ada yang ultah. Kalau gitu, ada teman-teman yang Ultah? Atau akan ultah? Kalau ya, ucapan di atas saya dedikasikan juga untuk anda. Selamat! πŸ˜€

Oya, gambar anak cakep itu saya ambil dari sini.

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in D Private. Bookmark the permalink.

16 Responses to TakodokGakJadiUjian,Sebel!

  1. deking says:

    Aduh, saya lupa. Bapak kan sudah punya istri, anak, menantu, dan cucu ya?

    Saya belum punya istri kok…apalagi anak dan cucu
    Uppsss… GR bgt ya hehehe
    ____________________________________________
    tapi selingkuhan banyak! hehe πŸ˜€
    Wehehe, naga2nya pak guru minta dicomblangin nih? Iya? Iya? hehe… :mrgreen:

  2. antobilang says:

    gak usah sebel, dipake buat blogging aja..hihihihi…
    *pesen : ati2 ama komentator di atasku ini, mengaku bujangan kepada setiap wanita, padahal cucunya segudang…*
    ______________________________________________
    Iya, udah gak sebel lagi. Hehe…dipake untuk nyari kodok sih! Hihihihi :mrgreen:
    Roger! Pesan diterima.

    Pak guru! Nih, cucunya ngambek!*lirik ke deking*

  3. klikharry says:

    Sabar..sabar…
    tarik nafas,,,,
    keluarkan semuanya….
    *pesen : ati2 ama komentator di atasku ini, mengaku bujangan kepada setiap wanita, padahal cucunya segudang…* (plagiat mode on) wakakakak
    ____________________________________________
    Hohoho, apa yang dikeluarin? Apa? Receh? hehe πŸ˜€

    Wehehei, cucu kedua ngamuk! *lirik deking lagi* πŸ˜†

  4. Rizma Adlia says:

    Ini ternyata yang bikin nick name-nya berubah,,, ckckck,,
    tenang,, tenang,,
    sekarang,, bom rumah dosennya!!! (hahahahaha,,)
    ____________________________________________
    Tot tet tot net not *pencet2 telpun*
    Halo? Pesen bomnya satu ya? Gak pake sayur, saosnya yang banyak! πŸ˜†

    Wehehei, tambah satu lagi propokator :mrgreen:

  5. manusiasuper says:

    Makanya, prinsip gue dari dulu, ngapain belajar kalo memang ujian jadi..
    Belajar ga belajar, tetep ujian kan?
    Kecuali kalo kita belajar ujian dibatalkan, baru deh belajar, begitu…
    ____________________________________________
    Ha? Jadi pas ujian gak belajar tapi pas ujian dibatalkan baru belajar gitu? Wah…sering2 berharap ujian dibatalin dong? Toeng!
    Eh, tapi sebagai siswa yg baik, belajar tidak hanya saat ujian , tapi setiap hari.*Halah! Sok kamu Des! Teori itu, teori!*

  6. kurtubi says:

    Jeng, janganlah kau hujani sang dosen dengan segudang pertanyaan crewetmu itu (yang ini cande). Tahukah Jeng, mungkin dosenmu itu sebenarnya ingin melihat reaksi wajahmu jika kecewa kaya apa… Lihat saja, seabrek pertanyaan itu ditumpahkan di blog ini. Tapi kayanya kamu diam saja seribu bahasa di depan dosen itu yaa… padahal des dia itu ingin sekali melihat wajahmu yang marah2…
    “Kasihan kan saya gak bisa nyuci tadi pagi, seember tuh Pak!”
    kayanya kalau alasan ini tidak dicoret, dosenmu mungkin gak jadi mbatalin… sayangnya kau coret artinya g di ungkpkan… πŸ™‚
    halah…
    ________________________________________________
    Mana bisa pak dosen itu tau gimana wajah kecewa mahasiswanya, beliau nya gak datang. Hanya pembatalan sepihak lewat telpun! Ah dunia…

  7. telmark says:

    mungkin dosennya lg pengen iseng hehehe…. πŸ™‚
    ______________________________________________
    Hehe, tuh dosen emang terkenal iseng sih. Kok tau? Anaknya ya? *pasang tampang curiga*

  8. telmark says:

    eh, itu wajah bayi lucu kok bisa begitu ya ???
    ____________________________________________
    Gak tau. Abis liat kodok nyanyi mungkin πŸ˜†

  9. xwoman says:

    Kasihan kan saya gak bisa nyuci tadi pagi, seember tuh Pak!

    Emang sejak kapan jadi rajin nyuci??? πŸ˜†
    ___________________________________________
    sejak teteh beralih profesi πŸ˜†
    ___________________________________________

    Kalau gitu, ada teman-teman yang Ultah? Atau akan ultah?

    Aku tuh De, mumpung masih 3 mingguan lagi, buruan siapin kadonya dari sekarang… sweetseventen loh πŸ˜‰
    ___________________________________________
    Iya tau, 19 Juni kan? Mau tipe yang seperti apa? Kekar tapi bego atau tidak kekar tapi pinter, baek hati, umur gak beda jauh lah (2 taonan gitu..), alim, bijak, hobinya… ciee..ciee…suit!suit! πŸ˜†
    ___________________________________________
    @ deking
    Bukankah sampeyan gak pernah mau dipanggil bapak, maunya dipanggil mas guru… kok bisa-bisanya sih narsis gitu, yang dimaksud Desti buat “pak” lho bukannya buat “mas” hahahaha…
    ___________________________________________
    Denger tuh pak, sudah dijelaskan secara gamblang oleh pihak yang berwenang :mrgreen:
    ___________________________________________
    @tobil
    Awas De` orang ini juga udah punya cucu, udah gak muda lagi wakakakak
    ___________________________________________
    Haha! Masa’? Ngakunya kan masih 17 taon. Ah, banyak orang muda ya di WP ini? πŸ˜€

  10. rickisaputra says:

    berpikiran positif lah..
    mungkin bapaknya ingin ngerjain kalian ajah kali…
    πŸ˜€ πŸ™‚ πŸ˜›
    blogwalking,
    regards,
    ______________________________________________
    Kalo iya, jayus banget ah!
    Salam kenal! Trimakasih udah nyangkut kesini πŸ™‚

  11. klikharry says:

    betul…mungkin bapaknya lagi nguji…
    nguji kesabaran maksudna…ha..ha…
    πŸ˜€
    _______________________________________________
    Wah…nilai saya kalo gitu sekitar 60-70 dong? Soalnya gak terlalu sabar. Yah… 😦

  12. wiku says:

    Wew…. tragis ceritanya… sekaligus menyenangkan :p kekeke… paling seneng kalo batal ujian. Apalagi batal kuliah…. asal jangan sampe batal lulus aja :p hihihi
    Salam kenal πŸ™‚
    __________________________________________________
    Yah, namanya juga makhluk parasit berlabel mahasiswa. :mrgreen:
    Batal lulus? Tidaaaaakkkkkkk! Jangan sampai! Tidak! Tidak! *sok histeris gitu*
    Salam kenal juga πŸ™‚ Trimakasih sudah mampir πŸ™‚

  13. junthit says:

    Yang sudah belajar terik “huuuu..!”
    Yang belum belajar teriak “Horeeee..!”
    _________________________________________________
    Saya teriak “Huuu….!”
    Lalu, “Hore…!” *bisa lbh lama nyari kodok sih! πŸ˜› *

  14. jurig says:

    waduh … gbr-nya kok berkesan marah banget ya …
    hehehehe
    _________________________________________________
    Iya, lama2 diliat kok serem juga ya? Hii…

  15. susiloharjo says:

    itulah mahasiswa deritanya tiada akhir HA3 πŸ™‚
    __________________________________________________
    Sabar, tabahkan hatimu nak! Cep…cep..cep.. *Nah lho?!* πŸ˜›

  16. superkecil says:

    mba, saia pernah komen dsini kok ga ada yah?
    hikz!
    emang ada yah dosenkaya’ bgitu?
    *nyatanya ada cil!*
    _______________________________________________
    Oya? Mmm…di jaring si aki juga gak ada. Wis, komentar lagi aja, biar rame! hehe πŸ˜€

    Ada, tuh buktinya si bapak iseng itu. Langka ya? Kalo iya pantas dimuseumkan tuh! Ups!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s