Mongol : Sisi Lain Penguasa Kejam

Mongol

Mongol

Berbekal rekomendasi dari ketua suku yang hampir lengser da max, beberapa minggu lalu saya menonton film ini. Waktu itu saya memang sedang semangat melahap film-film perang, terutama yang Asia. Mulai dari 3 Kingdoms, Red Cliff, War Lords, sampai Lost In Love. Oke, yang terakhir ngaco :mrgreen:

Jalan ceritanya sih standar lah, tentang seorang anak kepala suku yang sedari kecil hidupnya sudah sangat sulit. Temudgin, nama anak tsb, harus berulangkali menyelamatkan diri dari usaha pembunuhan oleh mantan bawahan ayahnya sendiri setelah sang Ayah tewas karena diracuni oleh musuh. Beruntung ia masih mempunyai “saudara sedarah” bernama Jamukha, yang akhirnya menjadi salah satu musuh yang diperanginya.

Ada pula bumbu romantisnya, yaitu Borte, wanita yang telah dipinangnya sedari kecil dan mati-matian dipertahankannya sampai rela berperang demi Borte. Suatu hal yang tabu dilakukan bangsa Mongol, berperang karena wanita. Bahkan anak Borte dari musuhnyaΒ  pun diakui sebagai anaknya sendiri. Borte sendiri pun rela mengorbankan diri habis-habisan demi bersatu lagi dengan Temudgin. Soal tekad untuk bersatu dan tidak mempermasalahkan apapun demi bersama ini, saya salut :mrgreen:

Endingnya juga bikin merinding. Seorang teman yang saya ceritakan film ini ketika mengetahui siapa Temudgin mengaku merasa merinding. Entah ya kalau dia nya saja yang lebay πŸ˜†

Memangnya siapa Temudgin itu?

Genggis Khan.

Selama ini saya hanya tau bahwa Genggis Khan adalah orang yang kejam demi memperluas kekuasaannya. Film ini mengupas sisi lain dari tokoh kejam itu. Bahkan, terkesan om Genggis ini sebenarnya penuh kasih dan bijaksana serta punya tekad kuat. Review menarik bisa diliat di sini. Owh, saya setuju lah kalau perangnya kurang “berdarah” πŸ˜†

Yang menarik bagi saya dalam film ini ada beberapa :

  • Sungguh benar bahwa wanita itu punya kuasa yang besar terhadap terjadinya perang. Bukaaannn.. bukan menyorot alasan Temudgin berperang demi merebut Borte kembali, melainkan ucapan Borte bahwa tidak mungkin ada dua serigala dalam satu kawanan domba (semacam itulah, saya lupa redaksionalnya :mrgreen: ) sehingga mendorong Temudgin meninggalkan saudaranya, Jamukha.
  • Adegan ketika Jamukha bertanya kepada Temudgin kenapa ia tidak takut kepada petir seperti bangsa Mongol pada umumnya. Jawabannya itu lhoooo, “Aku tidak pernah punya tempat untuk bersembunyi lagi, jadi apa yang harus ku takuti?” Yah.. setelah melewati sekian banyak kesengsaraan, sedikit tambahan kesakitan tidak seberapa kan? πŸ˜‰ Impresif! πŸ˜€
  • Om Asano (Tadanobu Asano) yang berperan sebagai temudgin dewasanya kereeeeennnnnn πŸ˜†

Apa? Pilemnya basi? Kapaaaannn saya pernah up to date soal film dan musik? πŸ˜›

Link terkait :

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in D Commento, D Reviews. Bookmark the permalink.

13 Responses to Mongol : Sisi Lain Penguasa Kejam

  1. dnial says:

    Red Cliff pertama baru nonton? Padahal yang kedua baru aku tonton kemarin di Bekasi.

    Film Mongol itu berat sih menurutku. Dan dibandingkan dengan penggambaran cucunya si Kubilai Khan di film Marco Polo (yang ada artis Indonesianya siapa Siregar gitu namanya, wajahnya eksotik sangat) Genghis terkesan garang dan Kubilai lebih beradab.

    *cukup kesal saat tahu DVD Mongol yang dibeli bahasa aslinya Rusia*

  2. chic says:

    Gnaaaaah.. bukan pengemar film kolosal sayah.. huhuhu
    entah kenapa saya ngga bisa menikmati film kolosal.. adegan kolosal nya itu terlalu menyedihkan buat saya.. πŸ˜₯

  3. Takodok! says:

    @dnial
    iya, baru nonton itu. Dan masih harus nunggu lama untuk yang kedua -__-
    berat ya? Jadi menurut master bener kan kalo genggis di Mongol ini terkesan jauuuhhh lebih manusiawi hampir2 mendekati baik hati dibanding kesan selama ini? Di review yang ku link itu memang dibilang sih bahwa bagi bangsa Asia Genghis Khan itu seperti Alexander The Great gitu deh πŸ˜€

    @chic
    ehehehe, termasuk LOTR menyedihkan tidak? :mrgreen:

  4. jensen99 says:

    Hmm.. kabarnya ini film pertama dari trilogi ya? Fiksi sejarah yang low-budget tapi bagus.
    Masih sempat2nya muji Tadanobu Asano juga Desti ini… :mrgreen:

    […] genggis di Mongol ini terkesan jauuuhhh lebih manusiawi hampir2 mendekati baik hati dibanding kesan selama ini?

    kesan selama ini? πŸ˜› (lihat #1)

    Eh, ini Desti nonton dimana? DVD? Donlot?

  5. ario saja says:

    seeep tinggal lihat pilemnya aja deh

  6. warm says:

    ya ampun, lima-limanya blom saya tonton.
    apa karena saya benci perang ? huhu
    saya masih setia dengan saw, eh yg jilid IV dan V blom ketonton..
    beli madagaskar 2, rusak ! namanya juga bajakan..
    nyewa aja ntar ah, laskar pelangi sudah ada vcd nya gak ya ?
    eh, yg namanya penguasa tuh ya, emang selalu kejam, dest !
    kejaammm !!!!

  7. sampai Lost In Love.

    Ihihihihi… πŸ˜†

  8. Takodok! says:

    @jensen99
    ih.. serem 😐
    saya nonton nyewa pisidi nya mas :mrgreen:
    eehh.. trilogi? wauw, bisa lama mantengin om Asano dong πŸ˜†

    @ario saja
    ya, silahkan nonton πŸ™‚

    @warm
    eh om, Lost In Love bukan pilem perang lhooo πŸ˜†
    err.. kejam, tapi tidak semuanya sadis kok πŸ™‚
    saya belum nonton itu Saw, lebih serem itu kan ya?

    @adit-nya niez
    kenapa ketawa? Karna namanya sama? 😎

  9. emyou says:

    kayaknya gw uda melewatkan film ini di bioskop deh..

    *bersiap berburu dvd*

  10. max says:

    filmnya bagus sihhh… tap kok slowly bangets jalan critanya

  11. Takodok! says:

    @emyou
    sip.. bagus kok pha filmnya πŸ˜€

    @max
    Makanya saya bilang perangnya kurang, tapi saya cukup menikmati sih da hehehe

  12. Genggis Khan bukannya yang ada di tipi malem2 dulu, yang cewe dandanannya kaya cat woman trus dudukin korbannyaa di kursi kejujuran sambil bawa pecut ??? πŸ˜€

  13. Takodok! says:

    itu jadi2an! πŸ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s