Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Rascal!

Saya punya beberapa pertanyaan (dan pernyataan), Teman…

Setiap manusia punya sisi kejam dalam dirinya. Perbedaannya hanyalah seberapa besar sisi ini mendominasi sampai seseorang dilekati julukan penjahat atau kah orang baik-baik. Dan saya percaya Teman orang baik-baik. Begitu pula dengan saya. Percayalah..😉

Akan tetapi, sore ini, saya merasakan sisi kejam saya keluar. Pernahkah Teman merasa yang seperti itu? Ingin mencabik-cabik orang yang membuatmu kesal? Ingin mempermalukannya di depan umum? Menjatuhkan harga dirinya? Atau.. sekedar menghajar fisiknya?

Saya tidak sekedar merasakan keinginan kecil. Saya BENAR-BENAR MEMBAYANGKAN MELAKUKANNYA! Menarik kerah bajunya, menamparnya, lalu memuntir hidungnya! Kalau perlu giginya saya gambari matahari dengan stabilo warna-warni!

Apa yang membuat saya begitu kesal? Sepele. Saya hampir ditabrak pengendara motor kampret sok jagoan mentang-mentang dia yang punya kampung! Membelok seenaknya tanpa aba-aba dengan kecepatan tinggi, tanpa meminta maaf pula. Kampungan!
Oh yeah, memang orang kampung sih🙄

Saya memang cuma pejalan kaki yang menurut saja lahan jalannya diambil kalian, orang-orang tak sabaran ke akhirat; diklakson kapan kalian suka (entah karena memang saya terlalu “ke tengah” atau kalian saja yang iseng); diciprati air genangan yang yang malas kalian hindari; dan ya.. saya cuma pendatang, bukan orang asli kampung sini. Mestinya saya maklum ya, terhadap tabiat kalian, hai penguasa jalanan kampungan?

Saya memang cuma pejalan kaki, tidak boleh pongah. Begitu?
Tidak! Saya memang cuma pejalan kaki, tapi kaki saya jauh lebih mahal dari tunggangan kreditanmu itu, om preman!
Camkan itu!

44 comments on “Rascal!

  1. christin
    May 7, 2009

    ya pegimana kadang mobil2 dan motor2 mereka itu lebih pandai dari otak yang mengendarainya😦

    • Takodok!
      May 8, 2009

      yah, kemudahan mendapatkan kendaraan bermotor mungkin salah satu faktornya ya.. Oknum-oknum tsb bertambah pongah dan tidak tau aturan😐

  2. farah
    May 7, 2009

    betul nean tuh yuk..
    skrg hak2ny pedestrian tuh punah caknyoo..
    buktinyo beh jalanan bwt para pejalan kaki daktek lagi,,pado malas kali yoh pemerintah buat trotoar utk kito2 neh yg pecinta jalan kaki..hehehehe

    sabar lah yo yuk..!!! 😀

    • Takodok!
      May 8, 2009

      kalo ngomongin trotoar emang serba susah yuuukk..
      tp yang aku omongin jalanan minus trotoar, alias masih tergolong “jalan kampung”. Mentang2 kampung dia jadi seenaknya, bah!😐

  3. warmorning
    May 8, 2009

    Knp cuma ngebayangin, sesekali ambil batu dan timpuk !
    Ishh yg lg emosi, kadang saya fikir ini blognya psikolog

    • Takodok!
      May 8, 2009

      yang komen sebelum om yang calon psikolog, bukan saya:mrgreen:
      saya belum se-asertif itu sih ya..

  4. bearnuts
    May 8, 2009

    wah itu sih salah situ des, nggak pake kaca spion… eh…

    hahaha, biasa kok itu des…
    berimajinasi itu baik untuk kesehatan pikiran ;))

    • Takodok!
      May 8, 2009

      *getok helm bernard*
      nuts, kamu kalo naek motor jangan asal klakson cewek lho, mentang2 dia manis. Samperin langsung, minta nomor hapenya, gitu….😆
      *pembunuhan karakter*

  5. unai
    May 8, 2009

    Tampol dok..tampollll…

  6. Arm
    May 8, 2009

    hmm.. saya pernah sih mempermalukan seseorang🙄
    dan saya rada menyesal melakukannya🙄

    dan kayanya saya malah jadi dibenci😛

    • Takodok!
      May 8, 2009

      menyesal memang selalu belakangan, Tuan. OKI, saya masih dalam tahap membayangkan:mrgreen:

  7. Pingback: Just Bearnuts *halah* » Imajinasi

  8. rukia^^
    May 8, 2009

    Pernahkah Teman merasa yang seperti itu? Ingin mencabik-cabik orang yang membuatmu kesal? Ingin mempermalukannya di depan umum? Menjatuhkan harga dirinya? Atau.. sekedar menghajar fisiknya?

    Saya tidak sekedar merasakan keinginan kecil. Saya BENAR-BENAR MEMBAYANGKAN MELAKUKANNYA!

    Saya pernah pas kelas 5, dan 6 SD:mrgreen:

    menampar orang dengan kotak pensil sampai ia memutuskan keluar dari sekolah dan menghajar murid baru sambil menyeretnya seusai sekolah gara-gara dia dengan seenaknya menjelek-jelekan ortu saya, padahal kenal juga nggak👿

    • Takodok!
      May 8, 2009

      wohooooo ^:)^

      mbakyu gahar juga ternyata dulunya:mrgreen:

  9. Chic
    May 8, 2009

    ish sabar dok.. sabaaar… entar juga mereka kena batunya…
    percaya deh😀
    *peluk-peluk takodok*

  10. itikkecil
    May 8, 2009

    yup… saya juga sebal dengan orang-orang yang seperti itu… merasa diri paling hebat sedunia…
    *jadi ikutan emosi*

    • Takodok!
      May 8, 2009

      ohoooo.. jalanan memang gampang mancing emosi ya tante😐

  11. mas stein
    May 8, 2009

    saya ndak kayak gitu kalo naik motor lho mbak, yakin, sumpah!
    suka sebel kalo liat biker maen terobos saja padahal ada orang yang mau nyeberang, kadang sudah diberhentiin sama polisi pun tetep bablas, dasar! apa harus polisi nyetop pake palang?

    • Takodok!
      May 8, 2009

      Takodok likes this *acung jempol ke atas*😆

  12. jensen99
    May 8, 2009

    Saya hampir ditabrak pengendara motor […]

    Hampir? Saya malah pernah ditabrak motor saat nyebrang di zebra cross, sampai jatuh tertelungkup di aspal, brengseknya, tu penabrak yang sempat brenti langsung tancap gas bgitu liat saya bisa berdiri lagi. (dan naik angkot+jalan kaki pulang sesudahnya itu sambil bener2 nahan sakit)

    *curcol*:mrgreen:

    BTT, membayangkan diri balas dendam itu gpp kok, membantu melampiaskan kekesalan.😉

    • Takodok!
      May 8, 2009

      dan si pengendaranya main kabur aja? Itulah…😐

  13. -GoenRock-
    May 8, 2009

    Apalagi di Jkt Des. Edian! Pengendara motor seenaknya jalan dari arah berlawanan makan trotoar. Disini cuman bisa ngelus dada thok, karena ya itu udah jadi hal yang biasa… *sigh*

    • Takodok!
      May 8, 2009

      sebenernya saya sudah sering hampir kesenggol persimpangan yang bermasalah tsb, nah kemaren itu bener2 kaget dan terciptalah tulisan pelampiasan ini…

      pejalan kaki memang cuma bisa ekstra sabar😐

  14. masnoe®
    May 8, 2009

    pertamaxxx salam kenal ya

    numpang mampir sebentar

  15. Galeshka
    May 8, 2009

    pernah sampe nimpuk batu beneran …
    gara-gara mobil ngebut di jalan becek, ampir nabrak ibu-ibu (yg terus jatoh karna kaget) dan nyiram kita berdua …
    insting aja sih, sayang gak kena, dia terlalu cepet😦

  16. Farijs van Java
    May 8, 2009

    hoho. sabar, atuh dok. jangan esmosi, eh, emosi…

    v(^_^)

    aturannya kan trotoar itu untuk pejalan kaki. dan apabila tidak ada trotoar, maka pejalan kaki berhak mengambil sebagian tepi jalan. bukankah begitu?

  17. Asop
    May 9, 2009

    Dan saya percaya Teman orang baik-baik. Begitu pula dengan saya. Percayalah..

    Ya saya percaya….:mrgreen: Makasih…

    Sabar, saya juga pernah kok kayak gitu. Bahkan saya ngerasa pengen mukul seseorang itu ke sahabat saya sendiri, yang menyakiti saya. Hmmm.. dia ga tau kalo saya tersakiti, karena saya orangnya pendiam. Saya lebih memilih memendam apa yang saya rasakan dari pada menunjukkan langsung. Tapi, syukurlah belum pernah terjadi… ^^

    Itu bener orang kampung?
    Kalo iya bener, ya udah ga usah ditanggapi, namanya juga orang kampung, manner-nya kurang… -_-‘

  18. Asop
    May 9, 2009

    Btw, Mbak dapet award lagi…. ^^ Saya ga tau Mbak udah dapet award ini apa belom.. kalo belom monggo diambil..😀

  19. nomercy
    May 9, 2009

    memang kita harus bersabar … ikhlas … rendah hati …🙂

    ……… tetapi adakalanya kita juga harus berani bertindak melawan yang salah. salah katakan salah……..

    setiap kali ada pengendara yang melanggar hak saya sebagai pejalan kaki dan secara nyata dia bersalah, setiap kali pula saya memberikan pelajaran. pernah malah dahulu ada polisi yang berbuat seperti itu, saya tidak peduli, siapa saja harus diberi pelajaran. kita harus berani bertindak, kalau hanya diam maka akan terulang dan terus berulang…

  20. novnov
    May 10, 2009

    iyeee kalo ngeliat yg kayak gitu jadi pengen nampol yeeee

  21. Ina
    May 11, 2009

    Tar gw beliin lo mobil gede dok…ban mobilnya juga gede… jd tar lo balik cipratin mereka.😛 kl perlu digilas aja sekalian.

  22. suwung
    May 11, 2009

    wahpara premanya baca ini ngak ya?

  23. unduk
    May 12, 2009

    sabar … sabar …
    orang sabar dikasihi tuhan
    (* tapi di dzolimi orang kampungan *)

  24. tukangobatbersahaja
    May 12, 2009

    Sebagai orang yang pernah kena kecelakaan motor…
    Pantas banget marah marah. wajar… tapi syukur deh ga terjadi apa-apa🙂

  25. Fariskhi
    May 13, 2009

    Saya juga kalau dunia ini tidak ada dosa mungkin saya udah bunuh beberapa orang..😈 ..

  26. maryulismax
    May 13, 2009

    hajar Dok… damax siap mbantu lariin ke M Djamil😀

  27. imoe
    May 13, 2009

    woiiiiii nyebut nyebut sabar….jangan marah-marah gituuuu

  28. Catra
    May 13, 2009

    Kampungan banget tuh…. Daerah pasar Baru kah?:mrgreen:

  29. natazya
    May 14, 2009

    ahahahahha

    ya ya ya

    kadang menjadi yang teraniaya memang bisa menimbulkan dendam yang kejam😀

  30. NoRLaNd
    May 15, 2009

    Mirip2 ama Event yang perna ku alami… tp da ampir forgotten🙂

  31. Ade
    May 20, 2009

    hihihihihi
    la jutheka indeed….

  32. deeedeee
    May 20, 2009

    iyah, kadang bikin keki…

    sisi kejam yg sangat mendominasi ;))

    Harus tetep sabar y, Des * kayak sendirinya sabar aja:mrgreen: *

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 7, 2009 by in Uncategorized and tagged , , , , .
%d bloggers like this: