Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Put Your Feet Into Our Shoes, Please?

Saya beruntung karena pada saat kejadian gempa Rabu kemarin sudah berada di kos sehingga tidak perlu merasakan kepanikan seperti teman  yang sedang berada di Pasar Raya. Tidak perlu menyaksikan langsung runtuhnya gedung-gedung, tertimpanya sebuah sedan silver oleh bangunan LP3I, atau hukum rimba yang terjadi saat ribuan orang bergerak ke daerah lebih tinggi; Limau Manis dan Indarung.

Saya beruntung karena sesaat setelah kejadian masih bisa menghubungi keluarga sehingga mereka tidak terlalu cemas karena saya memang baik-baik saya.

Saya beruntung karena walau sempat mengalami mati listrik selama 27 jam, masih bisa tidur di dalam rumah yang keadaannya aman tanpa kerusakan, masih bisa makan-minum, mandi numpang kesana-sini, berusaha hidup senormal mungkin.

Saya beruntung punya teman-teman yang sangat baik, yang begitu mencemaskan keadaan saya. Terimakasih kawan, saya baik-baik saja. Maaf sudah membuat khawatir. Apa daya memang jaringan yang sempat rusak dan ketiadaan listrik membuat handphone seakan tiada guna.

Saya beruntung di saat banyak daerah lain di kota Padang yang masih kekurangan listrik dan air bersih, keduanya dapat kami nikmati sejak Kamis malam. Mudah-mudahan apa yang dijanjikan pihak PLN bahwa pada 5 Oktober nanti pasokan listrik bisa seoptimal mungkin benar adanya.

Untuk seluruh warga kota Padang, Pariaman dan daerah-daerah lain yang terkena bencana, mudah-mudahan tetap sabar dan proaktif dalam pemulihan kondisi. Mudah-mudahan penyaluran bantuan dan evakuasi bisa seoptimal mungkin. Mudah-mudahan pihak-pihak yang telah atau berniat mengambil keuntungan dari bencana ini segera sadar betapa tidak terpujinya mereka.

Untuk teman-teman di luar sana, mohon doanya jika belum bisa memberi bantuan materil/tenaga. Tolong, doakan yang terbaik untuk para korban dan keluarga. Tapi jika mulutmu hanya mampu merundung kesedihan yang makin dalam dengan mendosa-dosakan kami, tolong, tahan perkataanmu. Ada cara untuk berdakwah, tapi tidak melulu dengan berprasangka bahwa kami berdosa. Bencana bisa terjadi pada siapa saja dan memang kita perlu melihat esensi di balik suatu kejadian. Tapi tolong, tiada salahnya berempati kan?

ps. Jika ada yang berniat membantu langsung di daerah Padang bisa langsung menghubungi satkorlak di gubernuran.  Untuk para mahasiswa Unand juga bisa menghubungi posko di depan PKM Unand jika ingin menjadi relawan.

18 comments on “Put Your Feet Into Our Shoes, Please?

  1. meong
    October 3, 2009

    puji tuhan, alhamdulillah, desti…
    lha desti bukan di kota padangnya ya?

    smg dilancarkan dan dimudahkan semuanya…

  2. ManusiaSuper
    October 3, 2009

    Take care…

  3. Daeng Ical
    October 3, 2009

    isbir ya ukhti…
    smoga diberi kesabaran, kekuatan dan dimudahkan segalanya.

    Kami jg dr teman2 BEM UnHas, lagi galang dana, insyaAllah bantuannya dikirim secepatnya.

    Btw, bagaimana dng teman2 blogger Palanta yg lain?

  4. Billy Koesoemadinata
    October 3, 2009

    des, tetep bersabar dan semangat bahwa semua akan menjadi lebih baik yaa..

    keep contact, okay?

  5. Amd
    October 3, 2009

    Dan saya di sini masih saja mengeluh soal asap dan kekeringan…

  6. Farijs van Java
    October 4, 2009

    turut berduka cita. semoga segalanya dimudahkan. amin.

  7. morishige
    October 4, 2009

    tabah, mbak.
    bantuan juga sudah mulai mengalir.
    satkorlak gempa sumbar udah menerima bantuan 18 milyar. belum lagi yang belum tersalurkan.

    semoga Padang segera kembali normal. seperti kotaku dahulu..

  8. edwards
    October 5, 2009

    Sama. Saya sempat panik karena kehilangan kontak dengan adik selama 2 hari. Tapi selebihnya kondisi saya normal-normal saja. Gempa “hanya” merobohkan dinding kamar mandi kostan.

    Semoga kita semua mampu mengambil hikmah🙂

  9. Chic
    October 5, 2009

    syukurlaaah dirimu ngga apa-apa deeees…
    *peluk-peluk desti*

  10. soulharmony
    October 9, 2009

    berkunjung

  11. eliabintang
    October 10, 2009

    untungnya ya lo gpp.. stay strong! semoga semuanya dimudahkan🙂

  12. dwi
    October 11, 2009

    hi, saya kembali beraksi🙂
    take care ya sist, smoga Allah melindungi kita semua.

  13. itikkecil
    October 12, 2009

    saya miris ketika dengan gampangnya banyak orang termasuk ulama juga mencap kalau di padang terlalu banyak orang yang berdosa……
    syukurlah dirimu baik-baik saja….

  14. nana
    October 14, 2009

    bagus deh mbak klo selamat…
    doa buat semuanya deh.
    alhamdulilah yg selamat..

  15. sofianblue
    October 17, 2009

    lah?? emang ada hubungannya dosa dan gempa? perasaan gempa terjadi karena tumbukan lempeng tektonik deh…

    be ker pul ya.. des..

  16. Kurotsuchi
    October 18, 2009

    jah… saya ngerti yang seperti itu koq, des… pas jaman kampung saya digoyang gempa jogja tahun 2006 silam (yang ninggal dari desa saya kalo ga salah 27 orang, dan cukup memprihatinkan kondisinya) ada banyak isu miring soal banyak dosa dan tetek bengeknya… orang2 kita banyak berprasangka lah…

    makanya, bahkan ketika teman saya mulai ngomongin soal angka-angka itu, saya mending tutup kuping dan positif thinking aja, soalnya saya pernah jadi korban dan dianggap kami itu yang enggak2 pula…

    hope that everythinbg will be fine and better🙂

  17. ayas
    October 18, 2009

    turut berdoa dan lam nal ^^

  18. narsis
    October 25, 2009

    semoga baik2 aja ya.. salam kenal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 3, 2009 by in D Commento, D Private and tagged , , , .
%d bloggers like this: