Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Saya Benci Si Sombong Itu

Saya benci orang sombong itu, sekaligus terpesona pada kerja keras dan keteguhannya

Saya benci orang sombong itu, karena memandang rendah orang yang tidak “setara” dengannya

Saya benci orang sombong itu, karena kata-katanya menyakitkan telinga orang biasa seperti saya

Saya benci orang sombong itu karena kagum padanya.

Mungkin saya iri, tapi suer deh saya belum tidak ada keinginan menjadi seperti dia. Saya tidak sebrilian itu. Saya tidak bisa mengerti tujuan hidupnya yang seolah selalu cari masalah dan ketagihan konflik. Saya cinta kenyamanan, hal yang selalu dicibir olehnya. Menurutnya zona nyaman adalah musuh terbesar manusia.

So what?! Toh saya tidak sedang berperang dan memusuhi dengan siapa pun. Oh, saya bohong. Saya benci dia ya? Tapi dia bukan musuh saya. Benci bukan berarti musuh kan?

Lagipula kebencian sekaligus kekaguman saya tersembunyi rapi di belantara kata kok. Dia tak perlu tahu. Kamu, tolong jangan beri tahu dia, ya?😉

23 comments on “Saya Benci Si Sombong Itu

  1. dnial
    November 16, 2009

    Aku juga sombong lho…😛
    Wkwkwkwkwk……

  2. iChaL
    November 16, 2009

    Ok, rahasia !

  3. Farijs van Java
    November 16, 2009

    kasih tau kasih tau kasih tau ah…

  4. bearnuts
    November 16, 2009

    your wish is my command, miladi. *hormat grak*

  5. jensen99
    November 16, 2009

    Saya jadi makin gak heran kalo ada orang yang menerjemahkan “benci” sebagai “benar2 cinta”…:mrgreen:

  6. Takodok!
    November 16, 2009

    @dnial
    Then i’ll hate you.
    Gitu kan?

    @iChaL
    Gak juga sih chal, udah ditulis pun😛

    @Farijs van Java
    Emang tau siapa dia?😛

  7. dilla
    November 16, 2009

    Benci sm cinta emang cuma beda tipis ya?😆

  8. Takodok!
    November 16, 2009

    @jensen99
    Ada yang begitu, tapi entah yang ini😛

    @dilla
    Kok jadi pada nyasar ke cinta sih? Pasti gara-gara gambarnya nih😆

  9. eliabintang
    November 16, 2009

    biasanya kl masih ada kekaguman dibalik benci, lama2 jadi suka. endingnya jadi cinta.. *sotoy*:mrgreen:

  10. Takodok!
    November 16, 2009

    @eliabintang
    Eh, kalo cewek gimenong? Dia nya kan bisa he/she😛
    Semua jangan nakut-nakutin ah, nightmare kalo beda visi misi mah😆

  11. manggihmudo
    November 16, 2009

    setuja sama @eliabintang,..
    coz semakin benci sama seseorang semakin banyak kekaguman yg didapat,..karena selalu mencari kekurangan dari dirinya untuk dibenci,…(hahhaa,..sok tau kamu amy)

  12. suandana
    November 17, 2009

    Setahu saya, setiap orang itu selalu berusaha hidup nyaman. Mungkin si sombong itu zona nyamannya sedikit berbeda aja dengan orang-orang lain pada umumnya, sehingga terlihat seolah-olah dia tidak hidup dalam zona nyaman. Padahal aslinya ya, teteup, zona nyaman itu mah (setidaknya bagi dia aja)😛

  13. itikkecil
    November 17, 2009

    benci?
    eh, saya tidak sombong dan rajin menabung lhoo…
    *apa sih*
    tapi menurut saya pribadi, lebih baik dibenci daripada tidak diperdulikan sama sekali, orang benci dengan kita mungkin karena kita tidak sesuai dengan harapannya dan karena dia masih peduli pada kita.
    lebih menyakitkan kalau tidak ada seorangpun yang peduli
    *curcol*

  14. Chic
    November 17, 2009

    cinta itu memang berawal dari benci kok Dok…
    *kebanyakan baca chicklit*😆

  15. Ina
    November 17, 2009

    I Miss u but I Hate u…

    *nyolong judul lagunya Slank*

  16. Takodok!
    November 17, 2009

    @manggihmudo
    errr… hahaha.. ami curcol nih ah 😆

    @suandana
    nah, soal itu saya kurang tau juga
    bisa jadi, tapi biasanya mereka tidak lama dalam zona nyaman tsb,🙂

    @itikkecil
    nah, masalahnya entah dia perduli pada saya atau tidak, mbak *lho*😆

    @Chic
    kalo saya biasanya dari rasa penasaran dan kebiasaan sih😛
    kalo yg dari benci.. errr… belum pernah😆

    @Ina
    *keplak Ina*😛

  17. Snowie
    November 19, 2009

    Ok. Tapi jangan sampai jatuh cinta padanya ya..😎

  18. Billy Koesoemadinata
    November 20, 2009

    ah, iri aja kali tuh..😀

  19. sez
    November 21, 2009

    iya dech, ga akan aku bilang-bilang..😉

  20. khiang
    November 22, 2009

    benci ma cinta beda tipis,… semakin benci biasa smakin cinta…

    hikssss😦 aku juga benci “dia”

  21. Takodok!
    November 23, 2009

    @Snowie
    errr… gak tau jg mbak. Hati manusia siapa yang tau? Mudah dibolak-balik pun:mrgreen:

    @Billy Koesoemadinaata
    gimana ya, mungkin. Tapi gak sirik😛

    @sez
    sip! Mwah!😆

    @khiang
    nah lho, nah lho…
    dipilih dong, benci atau cinta😛

  22. warm
    December 2, 2009

    benci benci benci tapi rindu, uwoooo

  23. ngupingers
    December 2, 2009

    kamu benci saya *alah kenal aja ngak*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 16, 2009 by in D Commento and tagged .
%d bloggers like this: