Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Cerita Tentang Pria Yang Menceraikan Lima Istri

Saya ingin berbagi cerita. Silahkan dinikmati dengan santai di saat senggang teman-teman sekalian🙂

.

.

Pada masa Khalifah Harun Al-Rasyid ada sebuah kabar bahwa seorang laki-laki Arab menceraikan lima orang perempuan dalam satu hari saja. Harun Al-Rasyid tentu saja heran lalu bertanya kepada si penutur cerita bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi sedangkan seorang lelaki hanya boleh memiliki istri paling banyak empat orang.

Dikisahkan bahwa laki-laki Arab tsb memang punya empat orang istri. Suatu hari ia menjumpai keempat istrinya bertengkar sengit. Laki-laki Arab ini mempunyai temperamen buruk, lantas ia kesal terhadap keempat istrinya lalu bertanya, “Sampai kapan pertengkaran ini akan berakhir?” Salah satu dari istrinya menjawab, “Disebabkan karena engkaulah kami bertengkar dan berkelahi begini!”

Mendengar jawaban tsb laki-laki ini naik pitam dan tanpa berpikir panjang ia langsung menceraikannya dengan berkata, “Kamu aku talak!” Mendengar kata-kata itu dan melihat sikap suaminya yang dinilai menyakitkan, salah satu istrinya yang lain membela dengan mengatakan, “Engkau begitu sewenang-wenang menceraikannya? Mengapa tidak cukup dengan memberinya hukuman saja?”

Laki-laki itu menjadi semakin marah lalu berkata, “Kamu juga aku ceraikan sekarang juga!” Kemudian istri ketiga bermaksud mengingatkan suaminya yang sedang dikuasai kemarahan ini dengan mengatakan, “Semoga Allah memperburuk engkau. Demi Allah, mereka berdua adalah wanita yang telah banyak berbuat baik kepadamu, lagipula mereka sangat taat!”

Laki-laki itu tampaknya sudah tidak dapat berpikir jernih dan langsung menjawab, “Lagi-lagi engkau juga ingin membelanya! Engkau juga aku talak!

Istri keempat juga angkat bicara sambil mendekat ke arah laki-laki itu. Dengan suara lembut sesuai parasnya yang cantik ia mengingatkan dengan kata-kata yang cukup keras, “Engkau rupanya telah kehilangan akal sehat, tidak mau menyelesaikan persoalan istri-istrimu selain dengan menceraikan mereka!” Laki-laki itu tidak memperdulikannya, bahkan berkata, “Engkau juga aku ceraikan!”

Salah seorang perempuan tetangganya rupanya sejak tadi mendengarkan pertengkaran seru yang terjadi. Lalu karena tergugah perasaan kewanitaannya ia bermaksud mengecam laki-laki Arab itu seraya berkata, “Demi Allah, aku tidak pernah melihat-laki-laki Arab lemah dan ceroboh terhadap istri seperti engkau! Bagaimana engkau menceraikan mereka hanya dalam waktu satu jam!”

Laki-laki itu tanpa beban sedikit pun menjawab, “Engkau juga wahai perempuan mukminah yang banyak bicara, ditalak saja jika suamimu menyetujui!”

Tiba-tiba dari dalam rumah tetangga itu suaminya menyahut, “Oh, aku setuju. Sejak lama aku pun menanti kesempatan ini!” Maka jadilah seorang laki-laki menceraikan lima perempuan hanya dalam sehari.

.

.

Saya hampir tersedak kopi yang baru diminum ketika selesai membaca cerita di atas, salah satu dari kumpulan cerita dalam buku “Engkau Lebih Cantik Dari Bulan Purnama: 80 Kisah Islami Terbaik untuk Perubahan, Inspirasi dan Teladan” yang ditulis oleh Muhammad Yasir.

Tidak, saya tidak bermaksud mengupas hikmah dari cerita di atas. Toh penafsiran hikmah bahkan ada tidaknya hikmah dari suatu cerita tergantung pribadi masing-masing pembaca. Saya cuma ingin berbagi kisah yang bagi saya, err.. lucu dan menggelitik. Ohya, penulisnya sih memberi judul “Beginilah Kalau Sudah Emosi” untuk cerita di atas.

Mengenai bukunya sendiri, saya pribadi tidak terlalu memahami keseluruhan kisah di dalamnya. Mungkin ilmu saya memang belum cukup. Mungkin cerita yang disampaikan tidak begitu lengkap karena penulisnya bermaksud menyampaikan hikmah A sedangkan halaman terbatas sehingga dipangkas saja (dan ya, saya tidak bisa langsung menerima hikmah yang disampaikan:mrgreen: ).

Sudah lama saya tidak membaca buku jenis “inspirasional-menggugah-memperkaya batin” seperti ini. Tapi pada akhirnya cukup menghibur kok. Pelajaran lain dari don’t judge a book by its cover, you’ll never know what waiting for you inside the book😉

12 comments on “Cerita Tentang Pria Yang Menceraikan Lima Istri

  1. Arm Kai
    December 12, 2009

    hmmm… jadi, gimana nasib istrinya yg keempat, yg konon paling cantik itu?🙄

    eh itu emang boleh menceraikan istri orang?😕 mana suaminya juga ngarep lagi😆

  2. Kurotsuchi
    December 12, 2009

    Geblek… Itulah kalo rasio udah kadung melorot ke dengkul, dan iman tertelan mulut sendiri. Tapi proses penjatuhan talak bagi perempuan tetangganya itu konyol juga😀
    Btw, nice review, des. Only at a glance, we already knew that this book is quite interesting🙂

  3. Takodok!
    December 12, 2009

    ::Arm Kai::
    Ya ditalak juga kan. Perempuan tetangganya jg bernasib sama, kan ternyata si suami jg sudah ada niat menceraikan. Coba diulang bacanya lagi kk:mrgreen:

    ::Kurotsuchi::
    Saya sendiri terkejut ternyata buku ini cukup menarik dan lupa kenapa bisa ada di lemari saya, kapan belinya ya?😆
    Eniwei, saya gak review, retelling ini mah😆

  4. Arm Kai
    December 12, 2009

    Ya ditalak juga kan.

    kalo yg itu sih sudah kk🙄

    maksud saya ya setelah ditalak itu, saya kan siap menampung gitu😎
    (ninja)

  5. Farijs van Java
    December 12, 2009

    bukanlah orang yang kuat itu orang yang kuat dalam berkelahi, tapi orang yang kuat adalah yang bisa menguasai hawa nafsunya ketika marah. (HR Muslim)

  6. elia|bintang
    December 13, 2009

    kenapa kamu membahas kisah ini? kamu aku talak..:mrgreen:

  7. Chic
    December 13, 2009

    waaaaaaaw!😯

  8. Takodok!
    December 14, 2009

    ::Arm kai::
    you wish boi😆
    kejadian kapan kamunya jaman kapan😛

    ::Farijs van Java::
    thanks for sharing😀

    ::elia|bintang::
    halaahhhh😆
    cuma sekedar berbagi kisah kok🙂

    ::Chic::
    kenapa mbakyu? B-)

  9. rotiunyil
    December 14, 2009

    anyway, not my “book”type,tapi waktu baca pas pulang dari ngenet itu, ada satu kisah yang pernah gua denger dari my mom,dulu waktu masih kecil… itu low, kisah, orang tua, anak, dan seekor keledai.Cuma itu yang gua suka.Des, ap lu pernah mikirin tentang percakapan kita tempo hari? apa lu punya niat buat publish blog lu jadi sebuah buku?????remember??, ok,we’ll talk later.

    • Takodok!
      December 14, 2009

      sebenernya bukan “tipe” gw jg, tapi ternyata menyenangkan membaca beberapa ceritanya, kan?
      cerita yang bahaya mendengarkan pendapat semua orang itu? emak gw jg pernah bilang jangan terlalu musingin dunia dan orang-orang di dalamnya, tapi susah tauk cuy😦

      soal buku, nai. step by step lah, gw belum berani. lu tau kan prioritas gw apa sekaranag dan susah untuk memenuhinya?

  10. Mercedes Wallpapers
    December 17, 2009

    weleeeh…
    ane cari istri atu aja g dapet2 mas…
    mubajir tu namanya.

  11. Asop
    January 1, 2010

    Hakakakakak! *kok ngakak?
    Serius deh, saya pikir ini kisah serius, tapi buat saya kok malah jadi komedi ya?:mrgreen:
    Tapi tetep hikmahnya hrs kita ambil….🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 12, 2009 by in D Commento and tagged , , .
%d bloggers like this: