Biasanya…

Tadinya saya ingin membuat postingan serius alias sok melankolis seperti biasanya ๐Ÿ™„, apa daya kejadian sore ini mementahkan segalanya.

Ada apa? Dalam perjalanan pulang ke kos saya mampir ke toko langganan untuk membeli minuman ringan. Seperti biasa, matahari bersinar terik, cuaca sangat panas, membuat lelah ๐Ÿ˜ Tidak seperti biasa, saya duduk dulu di bangku yang telah disediakan di toko tsb.

Memang biasanya gimana? Biasanya sih minum sambil jalan :mrgreen: Kali ini capek jeh. Jalan ke kos saya jauuuhhhhh, jadi istirahat sebentar lah. Tak lama kemudian datang seorang cowok. Tuktuk, dia menuju rak Chitato. Diambilnya satu bungkus kecil, dirobek bungkusnya, lalu makanlah ia sembari berjalan mondar-mandir. Habis satu bungkus, tuktuk, diambilnya lagi bungkus kedua, robek, makan, tetap sembari mondar-mandir. Tuktuk, sambil mengunyah ia menuju lemari minuman dingin, eh.. tidak jadi diambil. Tuktuk, dia masih mondar-mandir di depan saya, melihat-lihat deretan makanan kecil di meja depan.

.

Oh, rasanya dia sudah mengambil bungkus ketiga. Hebat juga anak cowok ya kalo makan, pikir saya. Ujug-ujug datang ke warung, makan secepat kilat, selesai, kenyang, cao! Kalau cewek, ummmโ€ฆ saya pribadi sih lebih suka makan di rumah. Kalau pun makan di luar cari tempat yang nyaman, dan proses makannya lamaaaaaa. Kalau bersama teman ya ngobrol, kalau sendiri ya sibuk memperhatikan orang lain :mrgreen:

.

Eh jadi melantur. Melantur sembari memperhatikan polah cowok itu. Hmmm.. ketika minuman saya hampir habis saya baru sadar, kursi yang saya duduki kan panjang dan masih tersisa cukup ruang untuk cowok itu duduk. Minimal makan sambil duduk gitu, nak. Atau memang kebiasaan dia makan sambil berdiri? Atauโ€ฆ dia tidak mau duduk di sebelah saya?

Apaaaa?

Oke. Mari kita tes saja. Kalau saya pergi apakah dia akan duduk di kursi tsb?

Maka saya pun beranjak pergi.

.

.

Ternyata betul. Baru beberapa langkah, ia langsung duduk di kursi tadi ๐Ÿ˜ˆ

Huh.

.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah, โ€œkenapa cowok itu tidak mau duduk di sebelah saya?โ€ Apakah;

(a)ย ย ย  karena saya bukan muhrimnya. *beuh! Padahal kursi itu panjaaaaanggggg. Gak bakal batal deh wudhu-nya*
(b)ย ย  muka saya begitu lecek. Dia takut kepada saya.
(c)ย ย ย  tampang saya jutek dan seram blas. Dia takut kepada saya.
(d)ย ย  dia khawatir kursinya bisa patah. Plus, dia takut kepada saya.
(e)ย ย ย  โ€ฆ silahkan isi sesuka hati [*]

Dan inilah dia si cowok suka mondar-mandir itu.

Cowok Suka Mondar-Mandir

Mudah-mudahan yang bersangkutan tidak marah fotonya saya pajang di sini. Maaf ya, toh muka kamu gak keliatan kan ๐Ÿ˜†

.

.

.

[*] Saya lagi iseng. Silahkan isi pilihan (e) sesuka anda di bagian komentar. Respon paling menggemaskan akan saya kirimi hadiah berupa buku. Serius.

Buku apa? Salah satu seri Drunken-nya Pidi Baiq.

Peraturan? Bebas. Tapi cuma boleh jawab satu kali, dan ditunggu selama 5 hari terhitung tulisan ini diterbitkan (sampai 8 Februari jam 21.00 ya).

Kriteria? Yang penting menggemaskan, saya butuh senam wajah iniiii >.<

Apa ini? Kuis? Mbuh. Iya kali ya.

Kalo saya ogah ikut? Yaudin. Bukunya saya simpen lagi aja *pundung*

๐Ÿ˜†

Ya pokoknya gitu deh. Iseng aja ini ah. Yuk mari.

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in D Private and tagged , , . Bookmark the permalink.

31 Responses to Biasanya…

  1. Mbaksis kan biasanya minum sambil jalan, tapi kali ini duduk. Mungkin si cowok itu ga mau duduk gara-gara kebiasannya mbaksis sukses tertransfer ke ybs. Jadi, ketika situ berdiri, dia duduk. :mrgreen:

  2. christin says:

    karena dia belon mandi… jadi ga pede duduk di samping deschiy yang mempesona. *muntah sendiri*

    btw itu si mas tuktuk bayar gak sih makan jajanannya? ๐Ÿ‘ฟ

  3. Eh iya, jadi kepikiran, itu kenapa kok SFX-nya `tuktuk`? Cowok itu masih satu spesies sama tukul?

  4. ManusiaSuper says:

    Kalau dari sisi cowo ya, pendapat pribadi dari pengalaman, cowo ndak mau duduk deket cewe karena ndak pede, ngerasa itu cewe kelewat cantik buat dia.. *serius*

  5. deeedeee says:

    dy naksir sama dirimu des… makanya mondar mandir aja, nervous sang pujaan hati datang… hihihihihihi…

    nah pas km pergi, langsung deh dy atur napas n duduk di kursi ๐Ÿ˜€

  6. Marimo-head says:

    mungkin tu co’ gk suka ce’?? ๐Ÿ˜€

  7. hendri says:

    karena takut melihat sosok desti utami.. dia takut bukannya karena desti seram, muka lecek atau dan sebagainya, tapi dia takut kalo seorang desti bakalan minta chitato yang dia makan… ga liat kalo dia udah ngabisin 3 bungkus??? itu tandanya kelaparan… tapi kok ga milih makan nasi ya?? hmm…hmmm…hmmmm

  8. almascatie says:

    takut di jepret dari samping ๐Ÿ˜€

  9. Herianto says:

    Karena dia lelaki yg setia. ya kayak saya gitu, :mrgreen: takut kecantol ma Desi.

  10. Oelpha says:

    Dia pasti grogi kalo harus duduk bersandingkan bidadari jelita macem deschiy. Sebetulnya dia sudah lama mengamatimu, tapi tak pernah ada kesempatan untuk kenalan karena biasanya kamu cepat berlalu. Waktu itu, tak seperti biasa, maka dia melihat pertanda. Dicobalah datang menghampiri. Apa daya dia grogi. Grogi setengah mati hingga menghabiskan tiga bungkus chitato tanpa disadari. Baru ketika kamu pergi.. berlanjut ke jawaban deeedeee ๐Ÿ˜€

  11. qzink666 says:

    Sebenarnya tuh cowok pengen duduk di sebelah kamu, cuma dia gak berani. Mungkin karena nervous, mungkin juga takut karena tatoo tengkorak kamu kelihatan. Nah, untuk itu dia mondar-mandir yang sebenarnya lagi berperang dengan dirinya sendiri antara duduk di sebelah kamu dan ngajak kenalan atau tidak. Orang bingung atau lagi berusaha ngilangin nervous kan emang biasanya mondar-mandir gitu.. ๐Ÿ˜€

  12. TamaGO says:

    wah harusnya dites lebih lanjut, abis dia duduk coba balik trus duduk lagi dan liat apakah dia tetep duduk, berdiri trus mondar mandir lagi, terlonjak kaget abis gitu lari, pingsan di tempat, atau malah berteriak histeris dan baca doa sambil melempar chitato :p

  13. Mizzy says:

    *ngakak baca komen-komen di atas*

    ๐Ÿ˜†

    *ngemil Chitato*

  14. dnial says:

    Karena meski kursinya panjang, desty malah berbaring dengan pose menggoda. ๐Ÿ˜€

  15. itikkecil says:

    jangan-jangan takut harus membagi makanannya dengan desty.

  16. Benjamin Barker says:

    settingannya jaman modern sih ya… kalo jaman dulu, mah. pendekar2 datang ke warung, berselisih, saling ber-syak wasangka, lalu adu pedang, dan adu jurus sambil bilang: “dunia ini terlalu sempit buat kita berdua!”

    kalo jaman sekarang mah, orang datang ke warung, diam2an, sambil membatin “kursi ini terlalu kecil buat kita berdua!”

    *kaga nyambung blassss*
    *bangga*

    ๐Ÿ˜†

    btw, sudahkah kalian berdua mengukur diameter masing-masing? ๐Ÿ˜† :mrgreen:

    piss mbaksis :mrgreen:

  17. Chic says:

    kayaknya dia takur kalo duduk di kursi panjang itu juga, dia jadi punya kewajiban menawari kamu makanan yang dia makan karena selain kehausan tampaknya dirimu juga terlihat kelaparan. Dia tidak rela berbagi makanan dengan mu makanya dia cuma mondar-mandir di depan mu Des ๐Ÿ˜†

  18. Ina says:

    itu pasti karena
    (d) dia khawatir kursinya bisa patah. Plus, dia takut kepada lo,dok. ๐Ÿ˜›

    Hehehe….

  19. nahdhi says:

    Kalau saya liat sih dari bodystructure-nya memang tuh cowok hiperaktif yang gak bisa duduk tenang, dan selalu punya keinginan gerak.

  20. Fenty says:

    apa ya … gak tertarik sama hadiahnya *loh* jadi jawabannya seadanya aja deh, kok saya sering ya digituin juga … padahal saya nggak jelek-jelek amat *err* cowok itu punya kecenderungan nggak pede gitu ya deket2 cewek cantik macam saya ? *dilempar chitato*
    tapi kalo mereka bergerombol malah kadang bikin bete, sukanya ngegodain, dan merasa ada temennya untuk ngerjain orang lain. bener nggak sih ? *lah kok saya yang nanya* xD

  21. itikkecil says:

    *perasaan sudah komen kok ilang ya*
    *komen ulang*
    takut mengganggu dirimu kali….

  22. bearnuts says:

    mungkin hanya menurut @takodok saja bangku itu masih muat diduduki se/beberapa orang lagi, padahal… (ninja)

  23. Takodok! says:

    @ all
    terimakasih. Gemes deh eikeh :*
    ๐Ÿ˜†

  24. Gileeeeeeeeeeee ampe dipoto tuh cowok!
    Salut deh ah! ๐Ÿ˜‰ hal begini bisa jadi posting menarik.

    ah ya ini msh terbuka gak pertanyaannya? Kalo masih gue jawab deh:
    e. mungkin cowok itu teringat mantannya waktu TK ๐Ÿ˜€ drpd nanti grogi krn pendar2 cinta monyet itu muncul lagi.. jadi mending dia berdiri ajah ๐Ÿ˜‰

    hihihi (jawaban nyawur nih)
    AH.. ketawa mulu di blog ini….
    nice day yah buat empunya blog.. nona takodok ๐Ÿ˜‰ eh Desti yah ๐Ÿ™‚

  25. warm says:

    buku Pidi Baiq ?? ๐Ÿ˜ฎ
    Beneran ?
    mauuuuuuuuuuuu!! yg drunken molen yaaa
    eh harus jawab ya. ? baiklah…

    itu cowok punya ego kekuasaan yang tinggi
    jadi apa2 harus dikuasainya sendiri, lebih afdol kayaknya :mrgreen:

    atau bisa jadi,
    minder dan ga PD duduk bersebelahan dengan dikau nan menggemparkan hatinya ๐Ÿ˜€

  26. warm says:

    dannn

    saya gak ngebaca kalo terakhir ngasih komen itu
    udah seminggu yang lalu ๐Ÿ˜ฅ

    *banting kursi sampai patah*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s