Mari Bergunjing

Ada yang tidak tau apa itu bergunjing? Mari saya kutipkan dari KBBI daring;

gun·jing n umpat; fitnah;
gujirak berbagai umpatan dan fitnah; — gujirat gunjing gujirak;
ber·gun·jing v berbicara (beromong-omong) tt kejelekan (kekurangan) seseorang dsb;
meng·gun·jing v 1 membicarakan kekurangan orang lain; 2 mengumpat; memfitnah;
meng·gun·jing·kan v memperkatakan (kejahatan orang dsb): banyak orang yg ~ peristiwa perampokan bank itu;
gun·jing·an n yg dipergunjingkan; umpatan; pembicaraan: ia tidak ingin menjadi ~ orang, ia terpaksa menceraikan istrinya;
mem·per·gun·jing·kan v menggunjingkan;
per·gun·jing·an n perihal bergunjing: jangan dihiraukan ~ orang tt keluarga kita

Wow, konotasinya negatif semua ya? Idealnya memang tidak usah bergunjing. Tapi.. ayo akuilah siapa yang tidak pernah bergunjing?

Apa? Kamu tidak pernah? Baiklah. Saya percaya. Percaya-percaya saja. 🙂

Bergunjing

Ibu saya dulu pernah bilang, ” Hati-hati dengan apa yang kamu katakan. Kamu bilang A bisa jadi yang tersebar  Z-B-C-D. Orang itu bermacam-macam perangainya.” Prinsip beliau memang bicara yang penting-penting saja, mulutmu harimaumu. Berbeda dengan saya yang masih suka kongkow-kongkow dengan teman-teman sealiran dan bicara ngalor-ngidul, yang ujung-ujungnya ya… bergunjing :mrgreen:

Tapi dalam bergunjing  sepetinya saya punya aturan tersendiri. Yang paling utama adalah peserta pergunjingan yang “sealiran”. Bukan berarti harus selalu sependapat, tapi punya selera pergunjingan yang sama. Saraf tersinggungnya juga sebaiknya memiliki kelenturan yang sama. Tidak lucu rasanya bila sedang heboh-hebohnya bergunjing tiba-tiba seorang peserta melontarkan komentar bernada ofensif sekaligus membuat tak enak hati dan suasana.

Kedua, pemilihan tempat yang kondusif. Bergunjing di muka publik? Siap-siap saja terdengar oleh kuping beda aliran. Twitter dan status facebook juga termasuk tempat umum lho, mestinya kita semua sudah paham tentang itu 😉 Milis dan plurk yang bersetting pribadi juga bukan tidak mungkin bocor ke lingkaran luar. Yang membawa kita ke aturan ketiga, less is more. Jangan kebablasan berkomentar. Mulut bilang A, yang ditangkap kepala lain bisa jadi A-B C, Z, XX atau GKNBIUUGJBHJG. Belum perulangan kepada pihak lain nantinya. Awalnya menggunjing, akhirnya malah dipergunjingkan. Lagi-lagi tidak lucu.

Mirip dengan omongan ibu saya di atas ya? Kalau begitu sama saja jangan bergunjing dong?

Situ tahan? Selamat! Saya sih tidak, hanya menambah dosis kehati-hatian dengan aturan di atas. Bila terperosok juga, misal omongan saya diputar balik padahal cuma angguk-angguk dan “hmm.. oya? Gitu ya?”, well.. shit happen lah. Berarti saya tidak cocok dengan komunitas pergunjingan tsb. Pindah channel! Gitu aja kok repot ya 😉

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in D Private and tagged , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to Mari Bergunjing

  1. warm says:

    pokoknya mah bergunjing itu:
    kalau faktanya benar –> ghibah
    kalau faktanya salah —> fitnah

    ngeri
    😦

  2. Chic says:

    jadi ber-ghibah apa kita hari ini dok? :mrgreen:
    *nyalain YM*

  3. Takodok! says:

    @warm
    semoga om warm terhindar dari kengerian ya :mrgreen:

    @Chic
    YM? Apa itu? *invis*
    😆

  4. hendri says:

    daripada bergunjing, lebih baik makan makan… hahahha

  5. oelpha says:

    kalo mau nge-gosip konferens dong..

    *bisik-bisik ke deschiy dan mak chic*

  6. TamaGO says:

    ngegosip ye? 😀

  7. Saya setuju ama om warm. Mau bener/salah tetep salah. 😦

  8. Ina says:

    Kodok….dah lama kita nga bergunjing. 🙂
    Kangen…!

  9. farid says:

    YM kamu kok engga nyala sih??

    *ngajakin bergunjing 😆

  10. lilysjournal says:

    bergunjing itu nikmat sekali, terlepas itu gunjingan yang berfakta atau gunjingan asal buat cerita.
    bergunjing itu sarapan buat pikiran

  11. Takodok! says:

    @hendri
    kalau gitu ada makan-makan susulan ya? :mrgreen:

    @oelpha
    ah, mphaaaa.. 😳
    😆

    @TamaGO
    bahasa halusnya, bertukar info, neng Tama :mrgeen:

    @wahyuseptiarki
    kalau begitu semoga dirimu juga trhindar dari kesalahan tsb 😉

    @Ina
    hayuk lah!
    buzz aja kapan lo pengen ngegosip 😉

    @farid
    aku kan invis, farid.. *buka rahasia* 😳

    @lilysjournal
    is it really you? 😯

  12. Juminten says:

    *lirik komen2 di atas*
    wahahaha… kok malah jd kepengen bergunjing semua, ya? 😀
    btw, bener banget! ah, speechless deh…
    intinya suka banget dgn postingan ini. ^^

  13. mas stein says:

    bergunjing itu menyenangkan, obrolan yang semula ndak asik pun bisa jadi anget kalo topiknya ngomongin orang :mrgreen:

    pantes kalo Kanjeng Nabi mengibaratkan bergunjing itu ibarat sedang makan daging sodara sendiri

  14. mauritia says:

    “ngobrol” selama kadarnya cukup sih.. yaah.. hahaha.
    tapi bener, kalo udah ngga sreg mendingan mundur pelan2.. :mrgreen:

  15. Ceritaeka says:

    Hahahha
    suka deh kesimpulannya: pindah channel!

    anw, disini gue nemu kata2 yg udh lawas digunakan ya…
    bising, bergunjing 🙂
    more pleaseeee hehehe

  16. ardee says:

    yuppp…. tanpa kita sadari ternyata terkadang kita telah bergunjing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s