Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Ransel

How much does your life weigh? Imagine for a second that you’re carrying a backpack. I want you to feel the straps on your shoulders. Feel them?

I want you to pack it with all the stuff that you have in your life. You start with the little things. Things on shelves, in the drawers, the knickknacks, collectibles. Feel the weight it all adds up.

Then you start adding larger stuff. Clothes, tabletop appliances, lamps, linens, your TV. The backpack should be getting pretty heavy now.
You go bigger. Your couch, your bed, your kitchen table, stuff it all in there.
Your car, get it in there. Your home, whether it’s a studio apartment or a two-bedroom house. I want you to stuff it all into that backpack.

Now try to walk.

It’s kinda hard, isn’t it?

This is what we do to ourselves on a daily basis, we weigh ourselves down til we can’t even move and make no mistake; moving is living.

Now, I’m gonna set that backpack on fire. What do you wanna take out of it?
Photos? Photos are for people who can’t remember. Drink some ginkgo and let the photos burn.
In fact let everything burn and imagine waking up tomorrow with nothing. It’s kinda exhilarating, isn’t it?

-What’s In Your Backpack by Ryan Bingham

.

.

Buku bertumpuk dimana-mana. Di sudut kamar, di meja, di samping tempat tidur, bersusun dua tingkat di atas lemari, di dalam kardus. Sepertinya sudah waktunya saya mencari rak buku baru demi kesedapan mata dan keamanan para buku sendiri. Lalu suatu malam saya mendengar petuah Ryan Bingham di atas. Dia memang agak “menyedihkan” dengan segala ketidakpercayaannya pada hubungan dan prinsip hidup menetap (yes, I’m on Natalie’s side. By the way, we’re on the same age:mrgreen: ), tapi dipikir-pikir lagi beberapa kalimatnya ada benarnya juga.

Bila ransel yang berisi semua barang di kamar ini (termasuk buku-buku tercinta tadi, hadiah-hadiah, surat-surat dari jaman SMA, kalender gratisan, bantal kesayangan) dibakar, apa yang akan saya selamatkan? Ijazah? Ya, itu pikiran pertama. Sebenarnya sewaktu isu gempa sedang gencar-gencarnya dulu saya sempat menyiapkan satu tas kecil berisi dokumen penting yang bisa segera dibawa lari jikalau sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Meski kenyataannya pada gempa 30 September lalu malah tidak terpikir untuk menyambar apapun, kecuali kaleng minuman yang kebetulan sedang dipegang.

Bagaimana kalau semua barang yang ada di kamar terbakar? Oh, kos-kosan beberapa puluh meter dari tempat saya terbakar beberapa minggu lalu. Bayangkan apa perasaan para penghuni kos tsb. Bukan melegakan pastinya, karena ini adalah musibah. Bagaimana kalau seseorang memutuskan untuk melepaskan semua miliknya dan memilih untuk hidup nomaden nan bersahaja? Bukan tidak pernah terjadi, tapi saya belum pernah kenal langsung orang seperti itu (ya, saya tidak kenal langsung dengan Darren Shan:mrgreen: ). Beberapa kenalan hanya pergi saat lalu kembali. Tetap saja mereka terikat pada benda-benda duniawi miliknya.

Pada akhirnya saya hanya bisa berandai-andai, membayangkan apa rasanya putus hubungan sama sekali dengan kehidupan saat ini. Mulai dari nol, bukan cuma maaf-maafan sewaktu lebaran lalu sesaat setelah itu mulai melemparkan kata-kata sengit lagi🙄

Mungkin melegakan. Mungkin juga tidak. Jika awal hadirnya seseorang di dunia melalui perantara seorang ibu, itu terjadi di luar kehendaknya. Ada orangtua (pada umumnya) yang menemani fase awal hidupnya. Tapi jika seseorang ingin memuali hidup baru, dengan meninggalkan semua benda duniawi yang pernah dia punya (dan hubungan tentunya), ia akan benar-benar sendirian sambil membawa kebiasaan dan ciri masa lalu.

Ah, terlalu panjang melantur gegara sebuah rak buku yang belum bisa saya miliki *pffft* Pardon me🙂

.

.

This is how I start everyday of my life. Now this is gonna be a little difficult, so stay with me…

You have a new backpack. Now this time, I want you to fill it with people. Start with casual acquaintances, friends of friends, folks around the office. And then you move into the people you trust with your most intimate secrets. Your cousins, your aunts, your uncles. Your brothers, your sisters, your parents. And finally your husband, your wife, your boyfriend, your girlfriend.
Get them into that backpack. Don’t worry I’m gonna ask you to light it on fire.

Feel the weight of that bag. Make no mistake, your relationships are the heaviest components in your life. Feel the straps cutting into your shoulders. All those negotiations and arguments and secrets, the compromises. You don’t need to carry all that weight. Then you set that bag down.

Some animals were meant to carry each other to live symbiotically for a lifetime. Star-crossed lovers, monogamous swans.
We are not those animals. The slower we move, the faster we die.
We are not swans, We’re sharks.

-Ryan Bingham-

13 comments on “Ransel

  1. Oelpha
    June 27, 2010

    Dan kau mengingatkanku betapa akan repotnya pindahan itu (–‘)

    • Takodok!
      June 27, 2010

      Aku juga repot baget ini kalo nanti pindah kota *doh*

  2. omith
    June 27, 2010

    saat pindahan rumah sering ilang jg barang2 nya meski dah diangkut smua..:(

    barang bakal bisa dibeli lagi.. bawa badan aja ama brg paling penting ala bekpeker😀

  3. christin
    June 28, 2010

    Aku kepikiran banyak hal pas adegan Ryan Bingham dan ranselnya itu. Sedikit banyak ikut berpikir kayak gitu juga, tapi aku terus menyangkal dan gak pernah mau menghadapi kenyataan😦

  4. Juminten
    June 28, 2010

    *lirik komen mbak oelpha*
    hihihi… iya, yah? susahnya jd anak kos yg seneng baca dan beli buku ya gitu.
    hal yg paling bikin panik adalah… bagaimana mengemasi buku2 itu kalo pindahan?
    secara jumlahnya lebih banyak dr pd jumlah baju di lemari. =))

    btw, aku jg gak punya kenalan yg berani “keluar dr zona aman” dan memulai hal yg benar2 baru.
    hmmm… aku sendiri jg kayaknya blm berani utk melakukan hal semacam itu.😐

  5. TamaGO
    June 28, 2010

    itu ransel apa kantong ajaib, sampe TV bisa masuk juga

  6. Chic
    June 28, 2010

    your relationships are the heaviest components in your life.

    so true! saking beratnya kadang-kadang kepikiran alangkah enaknya kalo sendirian. pikiran bodoh.😐

  7. Ceritaeka
    June 28, 2010

    So.. the point is juz move on?
    without any burden?
    Juz live the life to the fullest?

    Btw, pas gempa di Jkt kapan hari.. aku malah sempet pake lipstick dulu sebelum turun lewat tangga darurat. satu yg dikepala.. dont let those people see me as pale as the moon =))

  8. Takodok!
    June 28, 2010

    @omith
    rencananya paling yg barang ga bisa kebawa dijual lagi aja. Kalau laku:mrgreen:

    @christin
    gimana ya tin, kadang aku anggap membicarakan soal macam begini seperti olahraga otak lah. Kalo lagi fit ya hayuk, kalo algi ga stabil memang ga usah dipikirin. Berat. capek. Nambah stress nantinya🙂

    @Juminten
    pake jasa kurir atauuu.. jasa pindah barang kayak di serial2 korea/Jepang:mrgreen:
    nah, itu sia. Sebenrnya gpp juga kan bertahan di zona nyaman. Kecuali pribadi yg memang suka tantangan, atau belum masanya keluar dari zona itu saja sih🙂

    @TamaGO
    ransel ajaib!😛

    @Chic
    begitulah…😐
    kalo lagi senewen terasa banget ya😐

    @Ceritaeka
    ya ampun ya ampun😆
    refleksnya mencengangkan juga:mrgreen:

    Intinya… apa ya? Kalau di saya sih lagi kena di agian moving is living, minus left our beloved one sih🙂

  9. ai
    June 30, 2010

    emg desti mo pindah lagi ia…???

  10. orange float
    June 30, 2010

    datang tanpa membawa apa-apa dan pulang tanpa membawa apa-apa pula, hanya ada amalan

  11. Pingback: Kisah Dilema Pagi Ini « Di Catatan Takodok

  12. dhedhecuit
    July 1, 2010

    jadi pengen punya banyak buku dan bikin perpus pribadi, hmmm liku-likunya anak kost, pengen juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 27, 2010 by in D Private and tagged , , .
%d bloggers like this: