[Film] Aftershock

An aftershock is a smaller earthquake that occurs after a previous large earthquake in the same area (the main shock). If an aftershock is larger than the main shock, the aftershock is redesignated as the main shock and the original main shock is redesignated as a foreshock. Aftershocks are smaller earthquakes formed as the crust around the displaced fault plane adjusts to the effects of the main shock. [sumber]

Yak, inilah film pertama di tahun 2011 yang saya tonton dan sukses membuat mewek. Ah memang dasar cengeng saja kau! Eh iya sih ya, mungkin. Tapi kisahnya juga gampang memancing airmata, apalagi bagi yang sudah terbiasa disuguhi termewek-mewek :mrgreen:

Pada tahun 1976 gempa besar melanda Tangshan dan menimbulkan banyak korban. Seorang ibu (Yuan Ni) “terpaksa” memilih salah satu dari kedua anak kembarnya untuk diselamatkan dari bawah reruntuhan rumah susun tempat mereka tinggal. Ia tidak bisa memilih keduanya karena bila yang satu diselamatkan yang lain akan mati. Pilihan lainnya adalah kehilangan keduanya karena waktu, alat dan tenaga penyelamat sangat terbatas. Dengan berat hati si ibu memilih putranya, Fang Da. Tanpa disangka hal tsb terdengar oleh putrinya, Fang Deng dan dengan keajaiban pula ia ternyata selamat sedangkan adiknya Fang Da kehilangan satu tangannya.

Fang Deng kemudian diadopsi oleh pasangan tentara rakyat pembebasan, keluarga Wang. Karena trauma ia jadi irit bicara. Cerita bergulir pasca kejadian, bagaimana ibu-anak berusaha bertahan hidup, Fang Deng–yang berganti nama menjadi Wang Deng tumbuh sebagai orang yang keras kepala dan keras hati, sampai mereka dewasa lalu dipertemukan kembali karena gempa besar di Sichuan pada tahun 2008.

Setiap fragmen kehidupan ibu-Fang Da-Fang Deng/Wang Deng-keluarga angkatnya diceritakan secara apik dan padat. Terlalu padat malahan. Ada beberapa masalah yang ditampilkan hanya sekilas lalu menguap begitu saja dan menimbulkan efek “loh cuma segitu? Yakin?”. Entah ini film dengan tokoh nyata atau rekaan berdasarakan kisah nyata sehingga masalah personal yang ditampilkan jadi agak timpang. Hubungan si ibu-Fang Deng memang tersaji cukup dalam. Ya jelas dong, sakit hati seorang anak karena merasa selalu dinomorduakan sehingga tidak cukup baik untuk diselmatkan pasti berkesan bagi penonton. Sayangnya, hubungan Fang Deng dengan ibu angkatnya hanya ditampilkan sekilas. Padahal masalah antara keduanya berpotensi cukup rumit. Halah, selera pribadi sih ini.

Secara keseluruhan, 4/5 untuk film ini. Silahkan tonton di kala senggang dan jangan lupa siapkan sekotak tisu bila anda termasuk penonton yang mudah terenyuh. Oya, kalau sudah nonton ada yang bisa menjelaskan propaganda politik dalam film ini? Hehehe…

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in D Reviews and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to [Film] Aftershock

  1. Chic says:

    eh aku perasaan pernah nonton ini, di mana ya? lupa, nontonya sekilas-sekilas soalnya…
    *berpikir keras*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s