Dear Pria Hujan

10:32 am Jan 7th 2011

Dear Takeshi Kaneshiro,

Mampir ke sini dong. Panas banget nih. Butuh hujan. Sekarang. Ok? Tks.

.

14:29 WIB 10 Januari 2011

Dear pria hujan,

Terimakasih sudah mau mampir. Hujan dari hari Minggu sore kemarin lho. Sampai sekarang, Senin siang. Lebat. Banget. Tapi pakaianku jadi lembab, susah kering. Jemuran rusak pula. Gimana dong?

None of your business sih ya. I called, you came. End of story.

.

20:29 WIB 10 Januari 2011

Dear pria hujan,

Terimakasih atas hujan lebatnya. Sesudah hujan bau tanah terasa menyegarkan. Aku suka. Kombinasi genangan air dan pengendara kendaraan bermotor yang tidak berhati-hati, itu aku tidak suka. Ga sopan ya terhadap pejalan kaki yang kebasahan masih ditambah cipratan air mereka yang terlindung dari hujan. Terburu-buru? Yeah. Semoga cepat sampai. Ke alam sana.

Amin, yes?

.

07:20 am Jan 12th 2011

Dear pria hujan,

Tampaknya kau tidak datang hari ini. Pagi yang berawan, tapi sebagian langit terlihat biru cerah. Pemandangan bagus. Sayang aku tak pandai melukis. Menggambar juga asal saja. Objek paling sempurna yang bisa ku gambar hanya Sponge Bob. Itu pun masih ditertawakan adikku. Ga sopan ya?

Pria hujan, semalam aku melihat satu tayangan di tv swasta yang membahas 7 hewan paling menggemaskan versi mereka. Ada hamster, anjing, kucing persia, kelinci angora, monyet filipina, dan landak susu (ah satu lagi aku lupa apa) Otomatis aku teringat dilema landak. Tau gak pria hujan, landak susu (hedgehog) ini memang lucu loh. Durinya juga tidak tajam seperti landak biasa (porcupine). Cenderung mirip sikat. Enak disentuh nampaknya. Sayang, mereka biasanya hanya berumur pendek. Yang (punya sifat) lebih baik lebih cepat pergi memang ya?

Aku kembali tersesat di belantara google. Sewaktu mencari landak aku bertemu complexity and preferences: a hedgehog theory. Link ini menjelaskan kenapa manusia selalu butuh tantangan baru, trik apa yang mereka gunakan ketika bertemu tantangan sulit; jadi landak. Landak berbeda dari musang. Bila musang cerdik dan punya banyak trik (inget Mr. Fox?) maka landak hanya punya satu trik; curling up into spiny ball whenever they’re vulnerable. Dan cara ini efektif. Rupanya otak manusia juga menyimpan cetak biru cara efektif menghadapi tantangan. Jadi, sebenarnya tidak perlu takut lah ya?

Hmm… masuk akal juga.

.

Baiklah. Karena sepertinya masa kunjunganmu di sini sudah berakhir, ku sudahi saja suratku untukmu. Selamat melanjutkan perjalanan hai pria hujan. Semoga di setiap tempat yang kau kunjungi ada satu atau lebih orang yang menantimu, seperti aku. 🙂

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in D Private and tagged . Bookmark the permalink.

15 Responses to Dear Pria Hujan

  1. Ms. Plaida says:

    ini mau nulis ke pria hujan yang alamatnya ilang itu?
    ah, gadis muda.. kamu manis sekali.

    jadi kayak masukin surat ke dalam botol trus dilemparin ke laut.. pasti sampai juga di kaki sang tertuju. tunggu aja.. :mrgreen:
    #teoriasal #janganpercaya

    curling up into spiny ball whenever they’re vulnerable

    kalo saya yang begini, saya suka.
    tapi giliran orang2 yang saya peduliin yang begini.. umm.. gimana ya.. gemes. abis jadi susah dideketin soalnya.. curang banget. 😆

  2. oelpha says:

    tiba-tiba jadi berasa duduk di samping jendela memandang hujan di baliknya..

  3. jadi keingetan sebuah film, yang soal perempuan yang dateng pas hujan doang..

  4. Snowie says:

    Dear Takeshi Kaneshiro,

    Mampir ke sini dong. Panas banget nih. Butuh hujan. Sekarang.

    Saya malah ter-attach di scene yang dia terpesona dengan langit biru yang akhirnya bisa dia lihat. ^^
    The best phrase “Ternyata langit biru itu indah ya.”
    Oh, pria hujan ku. :blushing:

  5. ai says:

    emgnya apa istimewanya pria hujan ini..??
    dan gimana dg pria-pria yg lainnya…??

  6. TamaGO says:

    lho kok udah mau pergi, baru juga 2 bulan datangnya

  7. Chic says:

    dari kemaren pria hujan selalu mampir di Jakarta, tapi dia memilih waktu tengah malam sampai pagi menjelang subuh, saat semua orang sedang terlelap. Jadi saya tidak sempat menemuinya, hanya sisanya saja yang terlihat. Macet di mana-mana…

    ah, haruskah saya juga menulis surat kepada pria hujan?

    masalahnya, pria hujan sering kali memilih saat yang salah untuk jatuh, seperti halnya cinta.

    #eaaaaaaa

    *teringat status sendiri di twitter jaman kapan tau itu*
    :mrgreen:

  8. yud1 says:

    pria hujan

    landak

    none of your business

    *senyum-senyum* :mrgreen:

  9. Ina says:

    teringat sebuah cerita lama…yang untungnya tidak jadi di publish. 😛

    tentang hujan dan seorang pria. Hahahaha…!!

  10. grace says:

    Mr.Fox atau Dilema Landak ya (thinking)
    me prefer to be cunning and sly :mrgreen:

  11. itikkecil says:

    saya suka setelah hujan sih…
    jadi teringat bau rumput basah, bau tanah tersiram hujan dan cuaca yang dingin setelah hujan…
    *maafkanlah kalau OOT*

  12. Robby says:

    BAru sekali ini sy dngar cerita ttg Pria hujan? 🙂

  13. farandyryan says:

    siapa itu pria hujan ????
    *masih menjadi MISSSTEEERRRRIIII .. (gaya spongebob)

    salam kenal ,, 😀

  14. Kurology says:

    setahu saya, Pria Hujan itu pemain film Ninja Asassin asal Korya, atau Michael Schumacher yang biarpun aksi comeback-nya menyedihkan, namun tetap piawai memainkan kemudi ketika hujan mendera… 😐

    dilema landak… orang yang nggak bilang2 kalo ada masalah sepertinya juga potensial banget sama dilematis berbulu jegrik ini 😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s