Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Cerita Awal Februari

Sudah bertahun-tahun tinggal di kota ini tapi belum sekali pun saya menyaksikan bagaimana perayaan imlek di sini. Kemudian saya melontarkan ajakan kepada teman-teman Palanta untuk berburu barongsai. Akhirnya kami menyepakati untuk berkumpul tanggal 3 Februari jam 3 sore di Taman Budaya Padang.

Idealnya sih begitu… kenyataannya ya kami tak bertemu barongsai. Cuma sekedar jepret sana jepret sini di klenteng. Susah punya teman sadar kamera, tidak bisa melihat patung nganggur pasti bawaannya langsung berpose. Sayang barang bukti bukan di tangan saya *colek Ferdict*:mrgreen:

Berikut berbagai jepretan minim model yang sempat saya ambil;

ornamen

Ornamen

Klentengnya tidak besar, kurang terawat tapi tetap ramai dikunjungi. Sangking ramainya, sampai ngantri lho berpose di tempat-tempat tertentu.

Terimakasih Amy, Kak Ai, Hendri, Ferdi, Rian dan Ryan. Oya, kebetulan hari itu Ferdi ulangtahun. Sayang, rencana menceburkan Ferdi ke laut tidak jadi dilaksanakan karena dia ga bawa baju ganti. Tenang Fer, laut selalu menanti kok😉

.

Selain perayaan imlek, bulan ini kental dengan nuansa pink. Ehem. Saya bukan ingin membahas Valentine dan “hukum-hukum” yang menyertainya. Cuma ingin pamer bahwa saya punya kertas surat warna pink yang lutuh. Kenapa pink? Karena ia satu-satunya dari jenisnya yang ada di toko buku saat itu. Oh tentu saya suka dia yang tidak ada pesaingnya *eh*


Kagok juga menulis surat lagi. Pikiran lebih mudah mengalir saat mengetik ketimbang menulis. Hmm.. faktor kebiasaan saja mungkin. Tapi saya mendapat kepuasaan saat mengirimnya di kantor pos. Kecil saja tempatnya, menempati salah satu bilik di PKM Kampus. Si Bapak penjaga sempat tersenyum melihat amplop pink ini. Duh pak, saya tidak mengirim macam-macam kok.

Nah, ada yang sedang surat-suratan secara konvensional juga? Bagaimana? Menyenangkan tidak?

11 comments on “Cerita Awal Februari

  1. Ms. Plaida
    February 11, 2011

    woaahh.. klentengnya cakeeup. seger banget deh itu kolam teratainya😀

    saya tahun lalu surat-suratan pake pos, rasanya romantis gimanaa gitu nulis surat.
    ngga bisa undo atau copy paste, di akhir surat fontnya membesar, terus diamplopin dan dianter ke kantor pos..😆

    • Takodok!
      February 11, 2011

      kolam teratainya agak kotor dan kurang besar tapi di atasnya ad jembatan mini. Serasa di film-film gitu deh:mrgreen:
      Yang paling berkesan dari kirim-kiriman surat ini ya pas nempelin prangko dan pas pak posnya nganterin surat ke rumah. Bahagiaaaaa😀

  2. itikkecil
    February 11, 2011

    imlek saya nonton barongsai di hotel! *penting ya hihihi*
    sayang saya masih kurang mahir memakai kamera akibatnya gambar yang didapat hancur semua *sigh*
    saya kalo lagi berantem sama pacar biasanya nulis surat. soalnya kalo sambil ngomong biasanya kalo gak malah jadi emosi atau malah sambil nangis-nangis. kalau melalui surat biasanya apa yang disampaikan jadi terstruktur dan malah lebih jelas.
    ah, pasti tulisan saya sekarang hancur banget mengingat saya tidak pernah lagi menulis surat.

  3. evillya
    February 11, 2011

    imlek… saya pergi ke mall dan melihat barongsai :))

    saya masih suka surat-suratan lho dengan teman, apalagi isinya curhat colongan smua :))
    menulis surat terasa lebih menyenangkan daripada menulis e-mail yang panjang

  4. Kimi
    February 12, 2011

    Aku sedang surat-suratan sekarang! *wink*

    Dan hari Jumat kemarin aku dapat surat yang pertama setelah sekian tahun! Senangnyaaaa…😀

  5. Pingback: Stylish Blogger Award | Strawberry Avalanche

  6. Shinra
    February 12, 2011

    Imlek kemarin party sampe kekenyangan dan beberapa teman sampe mabok😆

    Aku nggak lagi surat-suratan, bingung mau surat-suratan sama siapa soalnya🙄

  7. zulhaq
    February 13, 2011

    imlek yang menyenangkan.

    gak kek saya, kerja *curcol*😀

  8. Takodok!
    February 13, 2011

    @itikkecil
    mana fotonya? mana fotonya? mana fotonya? Masa hancur semua mbak? *maksa*😆
    tulisan saya juga makin kacau. kecil-kecil, ga jelas, banyak coretannya. Tapi kalo ngirim surat yang diketik kesannya kok terlalu resmi atau malah kayak psycho di film-film ya *eh*

    @evillya
    whoaaa.. saya telat keluarnya sih jadi ga ketemu barongsai deh😦
    kalo nulis jurnal harian? Nah yang satu itu kahir-akhir ini malah berkurang frekuensinya di saya😀

    @Kimi
    selamaatt! Smoga langgeng hobi lama bersemi kembalinya ya😀

    @Shinra
    surat-suratan sama yang sedang mabok cinta *uhuk*:mrgreen:

    @zulhaq
    demi ya om, demi pundi-pundi emas ‘tuk calon buah hati:mrgreen:

  9. sibair
    February 16, 2011

    hihiii saya duah lama sekali gak mainan surat-menyurat😀 terahir SD..

  10. warm
    February 16, 2011

    surat-suratan itu menyenangkan, sangat:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 11, 2011 by in D Private and tagged , , .
%d bloggers like this: