Laba-Laba

Matsumura : Kau lihat apa?
Komiya : Ada kupu-kupu terperangkap di sarang laba-laba.
Matsumura : Kau takut laba-laba?
Komiya : Nggak.
Matsumura : Kalau begitu tolong saja.
Komiya : Kenapa?
Matsumura : Kasihan kan?
Komiya : Oh ya? Bisa jadi laba-laba itu belum makan berhari-hari dan akhirnya sekarang dia dapat makanan.
Matsumura : Biasanya cewek lebih berpihak kepada kupu-kupu.
Komiya : Oh ya? Kalau begitu bagaimana seandainya yang tertangkap itu ulat yang belum jadi kupu-kupu?
Matsumura :ย  Ngg.. Hm.. sepertinya sulit menolongnya.
Komiya : Padahal keduanya sama, tapi ternyata harus cantik supaya ditolong…
.. tampang bagus memang mempermudah beberapa hal kok. ๐Ÿ˜‰
.
Tapi itu bukan fokus utama saya. Peran predator laba-laba lah yang menarik. Kalau tidak memakan ya dimakan. Kalau tidak cukup kuat ya mati. Namun, apa ada keluarga “korban” yang sudi memikirkan terbatasnya pilihan pemangsa?
.
Yailah des! Hewan mana bisa mikir!
Ups.
.
ps. Sudah cukup sarkas belum? Belum sepertinya. Saya tidak berbakat yang beginian ๐Ÿ™„

.

Sumber percakapan: Short Program Volume 2, Pemberhentian oleh Adachi Mitsuru

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in D Commento, D Fauna and tagged , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Laba-Laba

  1. Sebuah dialog yang bagus. Jangan lewatkan obrolan pekan ini pada blog saya. Hwehe, promosi…

    Kisah selanjutnya bagaimana? Apakah kupu-kupu tersebut dimakan oleh sang laba-laba? Ataukah malah kupu-kupu tersebut dilepaskan karena terlalu cantik dan sayang untuk dimakan? Lantas, kalaulah yang tersangkut jaring laba-laba tersebut adalah seekor ulat, apakah laba-laba tersebut mau memakannya? Ataukah ulat tersebut tidak dimakannya karena terlampau menjijikan?

    \puyeng\

    ๐Ÿ˜€

  2. evillya says:

    “Komiya : Padahal keduanya sama, tapi ternyata harus cantik supaya ditolongโ€ฆ”

    JLEB!!

    sarkas, tapi kenyataannya sering begitu ๐Ÿ˜€

  3. Chic says:

    sangat sarkas Des! ๐Ÿ˜
    cantik itu “kemudahannya” banyak kok emang
    *pernah nulis soal ini sekitar tahun 2005*
    ๐Ÿ˜†

  4. Akiko says:

    Komiya : Padahal keduanya sama, tapi ternyata harus cantik supaya ditolongโ€ฆ

    *menampilkan senyum separuh andalan*
    Sepertinya sudah sifat alamaiah opposite gender kayaknya. ๐Ÿ˜†

  5. Kurology says:

    Komiya : Padahal keduanya sama, tapi ternyata harus cantik supaya ditolongโ€ฆ

    kalo pengen hidup lebih gampang, karir lancar, dan mendapat banyak kemudahan + pertolongan, kita memang kudu berparas menawan ๐Ÿ˜Ž

    rasanya saya sekarang ngerti kenapa hidup susah ๐Ÿ˜†

  6. sez says:

    OK.. karena cantik kau kumaafkan, des..

  7. bearnuts says:

    yang jadi pertanyaanku kalau seandainya yang tertangkap itu ulat yang belum jadi kupu-kupu…

    gimana ulat itu bisa sampai terjebak di sarang laba-laba yang biasanya terbentang di udara–di antara ranting2. sedangkan ulat kerjaannya hanya merayapi dan melahap dedaunan. apakah dia sengaja lumpat ke sarang laba-laba untuk bunuh diri?

  8. itikkecil says:

    *curhat dari yang gak cantik*
    jadi, saya gimana???

  9. Asop says:

    Eeeeeh kok Mitsuru-sensei disebut-sebut? ๐Ÿ˜›

    Saya takut laba-labaaaa!!!

  10. Ceritanya masuk banget… really makes sense…
    Itu buktinya bahwa subjektivitas kadang memainkan perannya…

  11. warm says:

    belum sarkas, masih berbentuk ironi
    *halagh* :mrgreen:

  12. warm says:

    belum sarkas, masih berbentuk ironi *halagh*
    dan komen saya tadi manna ?
    *nangis*

  13. warm says:

    ebusett jadi dobel komennya,
    sekalian deh hetrik ^^

  14. Juminten says:

    Dialog yg bagus! ๐Ÿ˜€
    Hummm… pantas jd renungan. ๐Ÿ˜‰

  15. devieriana says:

    pahit tapi ya begitulah kenyataan yang sesuangguhnya.. *sedih*

    pernah lihat sendiri juga tentang “ketidakadilan” perlakuan hanya ketika secara fisik si A jauh lebih “bagus” ketimbang si B yang biasa-biasa saja.. ๐Ÿ˜

  16. fatma mu'az says:

    kalo kata tipi, kamu tidak akan siap bertemu si dia,kalau kulitmu masih kusam :p

  17. tantie says:

    kenapa harus cantik yang diutamakan? hemmm …
    *senyum*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s