Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

[Film] The Switch

Look at us, running around. Always rushed, always late. I guess that’s why they call it the human race. What we crave most in this world is connection. For some people it happens at first site. It’s when you know you know. It’s fate working its magic. And that’s great for them. They get to live in a pop song. Ride the express train. But that’s not the way it really works. For the rest of us, it’s a bit less romantic. It’s complicated, it’s messy. It’s about horrible timing, and fumbled opportunities. And not being able to say what you need to say when you need to say it. At least, that’s the way it was for me.

Narasi pembuka tsb  mengantarkan kita pada cerita tentang Wally yang digambarkan neurotik, tertutup, murung, pesimis tapi mengaku realis. Wally berteman dekat dengan Kassie yang menginginkan anak, melalui inseminasi buatan, sebelum masa produktifnya berlalu. Wally awalnya menentang rencana ini, dengan alasan logis;

What if you meet someone tomorrow? Or 6 months from now. You guys fall in love and at the time you realize it, it’s too late.

Tapi Kassie terus maju dengan rencananya. Kassie pun akhirnya hamil dengan “bantuan” pria donor bernama Roland, pindah kota, dan mereka melanjutkan hidup masing-masing. Masalah timbul sewaktu Kassie kembali ke kehidupan Wally bersama Sebastian (anak Kassie) tanpa tahu tentang “kecelakaan” yang terjadi pada malam pesta inseminasi.

.

Sinopsis yang jelek ya? Tapi bisa anda tebak lah garis besar ceritanya. Saya berusaha tidak mengeluarkan banyak spoiler, tapi sepertinya tidak bisa karena percakapan di film ini begitu memikat. Dan umm.. saya suka mengutip!:mrgreen:

Sebastian : Do you ever get scared that you have Parkinson disease?
Wally : Not spesifically Parkinson, but I’m not gonna lie that i have hypochondria.
Sebastian: What’s that?
Wally: That’s thinking that you have disease you don’t really have.
Sebastian : Oh my god. I have that.

Oohhhh… *gemas*

Adegan-adegan favorit saya memang sebagian besar antara Wally (Jason Bateman) dan Sebastian (diperankan dengan imutnya oleh Thomas Robinson). Menyaksikan kebingungan Wally menghadapi versi kecil dirinya menimbulkan reaksi “Oohhhh.. (so sweet)”😥 Jennifer Aniston tampil pas, sewarna dengan film-film sebelumnya yang pernah saya tonton. Singkat kata, silahkan nikmati saja film ringan bermuatan tidak ringan ini. Ga rugi kok🙂

.

Everyonce in a while in all the randomness, something unexpected happens and it pushes all of us forward. And the truth is, i’m starting to think, i’m starting to feel.. maybe the human race isn’t a race at all. (Wally)

Gambar dari sini.

15 comments on “[Film] The Switch

  1. Kimi
    May 28, 2011

    Huh. Pengen nonton tapi dvd laptop masih rusak. Mau nonton tapi masih harus belajar buat sidang. Huh.

  2. Nona Shinra
    May 28, 2011

    Aduh suka sama quotasi dari Wally di bagian akhir. Pengen nonton tapi akhir-akhir ini males minjem dvd. Kayaknya aku bener-bener ketinggalan banyak film deh😐

  3. bunga
    May 28, 2011

    Salam Kenal, jadi pengen deeh menonton Film nya

  4. Akiko
    May 28, 2011

    Penasaran sama endingnya, anak “ketuker” nya jadi lahir kah?:mrgreen:

  5. Farijs van Java
    May 30, 2011

    Ah… Film ini. Dulu waktu nonton film apa gitu di bioskop, ditayangkan trailer film ini. Sepertinya kocak sekali. Jadi pengen nonton…

  6. Chic
    May 30, 2011

    kalo dari spoiler di atas itu mirip Back Up Plan ya ceritanya:mrgreen:

  7. Takodok!
    May 30, 2011

    @ Kimi
    nanti aja nontonnya selepas sidang. Sukses ya kim.🙂

    @ Nona Shinra
    i bet you’ll love this neurotic-middle age guy:mrgreen:
    Film hollywood masih gampang dicari ini, santai aja. Nanti-nanti bisa nontonnya🙂

    @ bunga
    halo, salam kenal juga bunga🙂

    @ Akiko
    ya itu, Sebastian itu…

    @ Farijs van Java
    selamat berburu filmnya🙂

    @ Chic
    baca di wikipedia memang mirip ceritanya. Tahun rilis & pembuatannya juga sama. Tapi saya belum nonton Back Up Plan, ga terlalu ngefans J-Lo. Ini juga nonton The Switch gara-gara celotehsaya bilang bagus😀

  8. farandyryan
    May 30, 2011

    jalan jalan jalan .. *siul ..😛

  9. Nona Shinra
    May 30, 2011

    i bet you’ll love this neurotic-middle age guy

    Why? Is there any particular reason? Misalnya dia seunyu Sevensins gitu?😕

  10. Takodok!
    May 30, 2011

    @ farandyryan
    *sepak*

    @ Nona Shinra
    no, he’s not as cute as sevensins. You know Jason bateman kan? I just think you’ll love this smart-mouth character😀

  11. evillya
    May 30, 2011

    quotenya bagus. ahh jadi pengen nonton. btw nona shinra keingetnya sama mas unyu sevensins terus tuh *cieee

  12. opat.hebat
    May 30, 2011

    aah.. ini film comedy romantic hollywood pertama yang akhirnya saya mau tonton lagi setelah ngambek nggak mau nonton yang beginian lagi. Untung nggak kecewa sama ceritanya.

  13. Akiko
    May 30, 2011

    Oooo… jadi yang sebastian itu dia ya… *baru ngeh sama sinopsisnya* ^^

  14. i-one
    June 2, 2011

    wah,jadi pegen nonton*siap2 beli vcd bajakan..tegok kanan kiri sapa tau ada polisi lewat,hehe

  15. Arief Rakhman
    June 15, 2011

    hahah, nice perspective on

    “human race”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 27, 2011 by in D Commento.
%d bloggers like this: