Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Sindrom Kiamat ?

Sudah menonton film-film berikut?

apocalyptic movies
My Apocalyptic Movies

Sinopsis (beserta spoiler) bisa anda liat di sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, sini, dan sini.

.

Kesamaan dari film-film di atas adalah imajinasi pembuatnya tentang bagaimana situasi kiamat yang (akan) dihadapi manusia. Saya hanya memasukkan sebagian kecil saja, yaitu film-film yang sudah saya tonton dan cukup saya sukai. Ada beberapa film lain yang punya tema serupa, misal: Armageddon, Sign, Independence Day, War Of The World, The Day After Tomorrow, Children Of Men, 2012, Knowing, 9, Wall E, The City Of Ember, dan Skyline. Beberapa happy ending, beberapa punya premis yang menjanjikan tapi penutupnya sangat mengecewakan, beberapa bukan cangkir saya, dan sisanya cuma menjual tema, trailer dan/atau special effect yang sama sekali tidak spesial.

Setau saya film-film kiamat sudah lama ada, tapi belakangan makin banyak diproduksi entah itu remake, berdasarkan novel atau cerita baru (yang sebenarnya tidak terlalu baru). Nah, para favorit saya ini punya kesamaan; bagaimana manusia bertahan hidup dan zombie. Semuanya dikuasai adegan lari-sembunyi-bunuh zombie/kanibal/perampoknya. Hanya Cloverfield yang berhadapan dengan mutant, eh godzilla, eh apa ya itu?:mrgreen:

Kok tidak memasukkan kiamat karena tabrakan dengan meteor atau jilatan lidah api matahari? Ituuu kan ada The Road. Lagipula saya beranggapan kiamat karena virus lebih “masuk akal”. Lihat saja keadaan sekarang ini. Mutasi virus (persilangan flu burung-flu babi anyone?), kelahiran bayi laki-laki lebih tinggi akibat radiasi. Oh bumi sudah tua, oh manusia makhluk egois mau menang sendiri jahat jahat sekali di muka bumi ini, oh diamlah jangan lanjutkan nantinya malah salah tembak malu lho malu lho😉

.

Kesembilan film favorit di atas, meski mirip satu sama lain, meninggalkan kesan berbeda pada saya. Cloverfield adalah film pertama yang saya tonton yang menggunakan teknik seolah dokumenter. “Wow, keren nih. Aduh, pegangan dulu. Mual liat gambarnya goyang-goyang”. Setidaknya tokohnya mati semua. Jangan ada sekuel di antara kalian😛

I Am Legend menggambarkan bagaimana rasanya tertinggal seorang diri. Saya terenyuh sewaktu Will Smith menirukan dialog Shrek secara sempurna. The Road dan The Book Of Eli salah dua yang membuat frustasi. Gambarnya kelam, daerah tandus, perilaku manusia yang tega memangsa sesama demi bertahan hidup, dan soal keyakinan itu sendiri.

Untung ada Zombieland yang dengan cerianya menerangkan cara menghadapi zombie. Ga ada serem-seremnya ini film. Teman saya malah menuduhnya sebagai film komedi. Carriers juga mirip Zombieland. Tentang sekelompok orang yang bepergian bersama, bergantung pada harapan tempat yang mereka tuju cukup aman untuk bersembunyi sampai kegilaan ini berakhir. Bumbu persaudaraan dan Chris Pine (nyam!) ikut melengkapi.

Mau yang lebih komplit? Ada The Crazies, remake dari film berjudul sama buatan tahun 1973. Ada unsur kesialan yang melanda kota kecil, skeptisme cenderung masa bodoh, arogansi pemerintah untuk mencegah penyebaran virus, dan tentu saja robekan daging, darah berceceran, tusukan, dar der dor, kanibalisme. Yummy!

Segitu saja? Belum. Favorit saya adalah seri 28 Days Later-28 Weeks Later. Terbangun sendiri di suatu tempat tanpa ada yang menjawab teriakan panggilanmu? Ada. Diserang orang yang tidak kamu duga (misal: pendeta & tetangga lansiamu)? Check. Bacok-bacokan? Uh-huh. Teman seperjalananmu terserang infeksi? So pasti dong. Syarat utama ini. Antusiasme penjarahan, ketawa gila-gilaan, mulai kecanduan adrenalin akibat pelarian? Silahkan dipilih kakaaaakkkk.

Semua unsur wajib tsb bila berada di tangan sutradara dan kru yang tepat akan menjadi tontonan yang menghibur. 28 Days Later adalah gabungan yang cantik. Sedang 28 Weeks Later sebagai lanjutan dengan biaya produksi lebih tinggi tidak mengecewakan. Oh ya tentu ada bias fangirling di sini tapi tanpa Jeremy pun film ini tetap jadi favorit. Adegan-adegan zombie yang berlarian di awal menyergap konsentrasi, memaksa saya serius menontonnya tanpa disambi kegiatan lain. Kosongnya kota London membuat takjub. Ini cara pengambilan gambarnya bagaimana ya? London yang ramai kok bisa dibikin seolah kosong melompong begitu… Berapa panjang dan lama kemacetan terjadi? Bagaimana perijinannya?❓

Lalu saat adegan pelarian Andy dan Pam menggunakan sepeda motor kok masih ingat pakai helm ya? Kalau film sini mah.. ah, lupakan:mrgreen: Beralih ke adegan tusuk mata yang legendaris itu, penggambaran penularan virus yang begitu cepat di subway, dan adegan pembantaian warga sipil oleh para tentara yang membuat saya sesak napas dan terpaksa jalan-jalan dulu keluar sebelum lanjut beberapa hari kemudian. Lebay ih. Ga lebay kok. Memang sesak napas gegara liat mas Jeremy putus asa *plaakkk*😆

.

Itulah kilasan film-film bertema kiamat favorit saya. Punya rekomendasi lain? Yang pasti, kalau benar-benar nantinya zombie menguasai bumi ini, saya lebih memilih jadi gelombang pertama yang meninggalkan dunia, bukan survivors. Orang lamban dan sok tau macam saya cenderung membahayakan orang lain. Memangnya enak hidup tanpa buku yang bisa dibaca, film yang bisa ditonton, dan orang lain yang bisa dikuntit *eh*:mrgreen:

.

.

Catatan:

		

24 comments on “Sindrom Kiamat ?

  1. tambahin: Resident Evil.. apalagi yang Apocalypse & Afterlife..

    anyway,, gue juga favorit tuh sama 28 days later & 28 weeks later..

    FYI: gegara suka nonton film zombie begitu, kadang kalo sebelum tidur malem suka parno sendiri. cek jendela & pintu udah kekunci & aman semua. jaga2 pas bangun tidur jangan sampe lagi dikunyah sama zombie..

    hiiii….

  2. TamaGO
    June 8, 2011

    zombieland itu lebih cocok disebut komedi hahaha, sayang rule2nya ga keluar semua
    klo di wall-E ga jelek2 amat suasana pasca kiamatnya :p

  3. warm
    June 8, 2011

    sungguh kesembilan film itu belum saya tonton semua
    kecuali I am Legend, sempet ketonton sekitar sepuluh menit:mrgreen:

  4. Penulis Cemen
    June 8, 2011

    Kaaaaak Desty. Ada AWARD lho buat kakak.
    Silahkan di cek di : http://penuliscemen.com/horeee-dapet-award/

  5. yoriyuliandra
    June 9, 2011

    Sebagian besarnya sudah saya tonton. Sepertinya yang cukup menarik adalah 28 days later, atau 28 weeks later. Tapi pada dasarnya, film ini merupakan visualisasi tentang hari kiamat itu sendiri berdasarkan kabar yang ada pada kitab suci. Kreativitas dan imaginasi saja yang menyebabkan para pembuat filem untuk menafsirkan kiamat menjadi beberapa bentuk dan penyebab

  6. Kimi
    June 9, 2011

    Film yang sudah aku tonton I am Legend dan Wall-E. Yang lainnya belum.😀

    BTW, kesanku setelah membaca postinganmu ini adalah… Desti lagi seneng nonton film ya? Hihihi…

  7. Farijs van Java
    June 9, 2011

    Baru pernah nonton I Am Legend doang. Iya, aku juga terenyuh sewaktu Will Smith hapal dialog-dialog Shrek. Kesepian sekali dia.

    Film Indonesia sepertinya belum pernah ada yang bertemakan kiamat semacam ini, ya? Kapan nih sineas kita bikin?

  8. opathebat
    June 9, 2011

    cuman nonton I Am Legend. itu juga di tipi,, film soal hancurnya bumi yang cukup menjedigkan *bahasa apa itu?* adalah filmnya, mmm.. sapa itu yak yang main Nicholas Cage itu. Ceritanya dia bisa tau kalo mau bumi hancur tanggal sekian sekian trus anaknya dikirim ke luar angkasa!! (bagian endingnya bikin saya mau nyekek yang bikin skenario).

  9. Asop
    June 10, 2011

    Sebagian besar udah saya tonton.😀
    “The Road” itu saya udah lihat trailer-nya, tampaknya bagus, bikin saya penasaran. Belom dapet DVD-nya.😦 *sebenernya saya yakin itu bagus karena yang main Viggo Mortensen*
    Film “The Crazies” juga di luar dugaan bagus.:mrgreen: Adik saya yang beli, melihat embel2 pemainnya yang main di film “Hitman” dan ada Zack Snyder di bangku produser (apa sutradara ya?), dia pikir bagus. Ternyata tidak salah.😆

    Denzel Washington dalam “ELI” juga bagus banget. Saya jadi teringat setting waktu dan tempat dalam game PC “Fallout 3”.🙂

  10. Takodok!
    June 10, 2011

    @ Billy Koesoemadinata
    Semenjak baca buku parodi 15 film gokil-nya Isman H Suryaman, kayaknya kans untuk nonton Resident Evil merosot tajam. Pasti sibuk merhatiin yang aneh dan nyari celah nyela:mrgreen:
    Saya belum sampe segitunya sih Bil, masih lebih takut sama maling. Eh, zombie kan maling kehidupan juga ya?

    @ TamaGO
    yang mana yang belum keluar? *berpikir keras*
    Ga enak tam. Liat aja manusianya pada jadi bulet dan menggelinding ke sana ke mari *liat badan sendiri* *nangis*

    @ warm
    hehe sekarang kalo lagi iseng pengen nonton genre ini jadi punya patokan kan ya? *halah pede*

    @ Penulis Cemen
    Aduh, makasih ya🙂

    @ yoriyuliandra
    ya itu juga salah satu landasan pengembangan imajinasi mereka.

    @ Kimi
    ini nontonnya ada yang susah bertahun lalu kok kim. Tapi memang suka nonton😀

    @ Farijs van Java
    mahal. Baru Korea yah yang bikin film tentang tsunami? Eh sama ada film China yang cerita tentang bencana gempa besar (Aftershock).
    Film Indonesia masih fokus sama horror geje. Untung ada alternatif film Indonesia yang kadang terlalu mumet:mrgreen:

    @ opathebat
    oh itu Knowing. Memang nyebelin filmnya. Salah satu yang premisnya menjanjikan tapi endingnya bikin kecewa.
    Mending cerita CS Lewis lah ya. “Dunia”nya kan kecil. Jadi begitu Narnia kiamat masih bisa diterima mereka pindah ke dunia yang lain😀

    @ Asop
    bagus itu The Road sop. Tapi menurutku ga semua filmnya Viggo Mortensen bagus. Ada yg agak geje macam yang dia main sama Vincent Cassel (lupa judulnya).
    Nah yang The Crazies ini memang ga disangka. Motivasiku juga gegara Timothy Olyphant. Walaupun ceritanya familiar tapi masih betah lah nontonnya.

  11. rian
    June 10, 2011

    rian paling suka i am legend.. diajakin nonton sekali lagi juga rian mau😀

  12. Gusti 'ajo' Ramli
    June 10, 2011

    cuma nonton satu donk, itu tuh pilem zombieland

  13. ehfazella
    June 10, 2011

    Belum pernah semuanya😦

  14. Takodok!
    June 11, 2011

    @ rian
    yuk! Rian bawa bakwan sebakul yo😆

    @ Gusti ‘ajo’ Ramli & ehfazella
    kalo ada kesempatan silakan ditonton🙂

  15. Kurology
    June 11, 2011

    dari kesemua yang kamu sebut, well, yang berkesan buat saya, entah kenapa, justru “The Day After Tomorrow”. itu membikin saya sempat berimajinasi a la What If

    Zombieland, cukup menyenangkan buat ditonton😛

  16. Ahmad Alkadri
    June 11, 2011

    Tambahan satu, buat cerita “Bumi terbakar lidah matahari” : KNOWING

    Genre Zombieland itu memang Humor/Horror, kak. Genre yang unik+jarang ditemui, dan saya senang sekalinya saya nonton langsung bagus begitu:mrgreen:

    Sisanya sudah saya tonton semua, kak. Kalau menurut saya, yang paling berkesan di hati itu 28 Days Later sama Zombieland. 28 Days Later karena alasan yang sama dengan yang Mbak bilang di atas:mrgreen: sedangkan Zombieland karena filmnya kocak, namun di saat bersamaan juga dalem banget.

    Oh iya, The Road itu sebenarnya berdasarkan novel. Saya sudah baca novelnya sebelum nonton filmnya

  17. evillya
    June 11, 2011

    belum pernah nonton semua😐 zombieland apanya plants vs zombie sih? *plaks*

    Yang pasti, kalau benar-benar nantinya zombie menguasai bumi ini, saya lebih memilih jadi gelombang pertama yang meninggalkan dunia, bukan survivors. Orang lamban dan sok tau macam saya cenderung membahayakan orang lain. Memangnya enak hidup tanpa buku yang bisa dibaca, film yang bisa ditonton, dan orang lain yang bisa dikuntit *eh*:mrgreen:

    sepertinya saya juga akan seperti itu. hidup tanpa buku, film, atau orang lain yg bisa dikuntit pasti akan sangat menjemukan😐

  18. Juminten
    June 12, 2011

    Diantara semua film itu, aku baru nonton Coverfield, I Am Legend, dan Zombieland doank.
    Yg paling suka tuh Coverfield. Meskipun agak pusing yah nontonnya? Hehe…
    Tp Zombieland jg kocak dan bikin terpingkal-pingkal.😄
    Ummm… Kok film-film yg lain keliatannya serem, ya?😐

  19. alinaun
    June 12, 2011

    yang 9-9 itu belum ditonton. tapi yang gak masuk 9 list itu, sisanya sudah pernah semuanya, yey😀

  20. Zippy
    June 12, 2011

    Nah…dari kesemua film itu sayangnya gak ada satu pun yang pernah saya tonton, hahahah….
    Maklum, emang gak hobi nonton sih😀
    Paling suka nonton film yang berbau komedi atau sport gitu😀
    Sisanya ya males😆
    *bukan penonton yang bijak😀

  21. Takodok!
    June 14, 2011

    @ Kurology
    The day After Tomorrow lebih mending daripada si bombastis 2012 sih:mrgreen:
    Berarti mas kuro golongan bencana alam ya? *eh*

    @ Ahmad Alkadri
    saya belum baca the Road. Untung saja.😀

    @ evillya
    dikejar-kejar zombie memangnya menjemukan ya el? 😛

    @ Juminten
    ga serem sih nil.. tapi dirimu ending nonton The Switch aja deh. Ga bikin stress🙂

    @ alinaun
    Saya sudah pernah nonton semua yang saya tulis di atas. yay! *apasih*

    @ Zippy
    selera kan emang beda-beda, zippy. Bukan masalah bijak/ tidak🙂

  22. morishige
    June 17, 2011

    yang belum saya tonton the crazies sama carrier.

    tapi tetep yang paling keren The Day After Tomorrow. belum ada yang ngalahin. :p

    • Takodok!
      June 18, 2011

      ah, Fuji! Kamu apa kabar nak?
      TDAT itu memang keren dan ga selebay om Bay😛

  23. Film Zombie tuh , banyak yang sudah saya tonton

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 8, 2011 by in D Commento and tagged , .
%d bloggers like this: