Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Distraksi Minggu Ini

Choose your future. Choose your life. But why would I want to do a thing like that?

I chose not to choose life. I chose something else. And the reasons?

There are no reasons. Who needs reasons when you’ve got heroin? (Renton, Trainspotting)

Sepupu saya pernah merekomendasikan film ini. Dan ternyata seleranya memang bagus. Berkisah tentang Mark Renton, “a bad person” dan pemadat yang bermain yoyo dengan nasibnya. Sebentar menantang sistem kenormalan, besoknya berusaha keras ikut arus.

Rasanya ini juga film anak muda, tidak melulu Dead Poet Society. Ada benang merahnya kok; young and reckless. Tapi tentu tonton lah dengan jernih.😀

.

Kebiasaan menumpuk buku ternyata jadi distraksi ampuh. Saat membongkar tumpukan yang belum terbaca, atau hanya sempat dibaca sekilas, saya menemukan Mademoiselle Fifi-Kumpulan Cerpen Guy de Maupassant yang diterbitkan oleh Yayasan Obor Indonesia. Seperti biasa, terjemahannya bagus sekali dan membuat saya makin salut kepada pekerjaan ini karena tidak mudah mentransfer satu bahasa ke bahasa lain.

Dari 25 cerita pendek, baru 11 cerita yang saya lahap. Yang paling menarik adalah cerita yang berjudul Kumis. Seorang istri mengeluh panjang lebar kepada teman korespondensinya tentang sang suami yang mencukur kumisnya dan bahwa kumis adalah gaya khas pria Prancis. Hahaha.

.
Cukup dua ditraksi saja yang saya bocorkan. Ah, tak apa. Kan akhir minggu. Selamat bersenang-senang!

9 comments on “Distraksi Minggu Ini

  1. warm
    February 26, 2012

    bacaan yg berat tampaknya *nuduh*
    dan soal kumis, saya malah sering dminta utk nyukur
    geli katanya *eh hloh😆

  2. Takodok!
    February 28, 2012

    @ warm
    berat? Memangnya saya ngangkat beton?:mrgreen:
    Asik kok om. Enak dibaca dan beberapa cerpennya sangat lucu. Menceritakan kisah tragis secara “datar”, tanpa keharusan adanya penyelesaian nasib para tokoh. 😀

  3. Alex©
    March 1, 2012

    Ah, Guy de Maupassant… Salah satu penulis favorit dari negeri bonaparte.😀

    ada versi digitalnya tidak?:mrgreen:

    • Takodok!
      March 1, 2012

      ndak ada bang, saya belum nemu😆

      • Alex©
        March 7, 2012

        Ah… kecewa…🙄

        Kredibilitasmu turun laksana pamor Partai Bemokrat karena ini…

        *kontak LSI*

  4. Arm Kai
    March 5, 2012

    aih, Trainspotting itu bener2 anak muda yang sembrono sesembrono-sembrononya😛

    sialnya file yang saya punya rusak jadi ga sampe akhir = =’

  5. Asop
    March 6, 2012

    Mbak Des, Mbak harus baca tiga buku “Millenium Trilogy” karangan Stieg Larsson.😀

  6. Takodok!
    March 6, 2012

    @ Arm Kai
    akhir ceritanya oke.
    Makin ke belakang makin “membaik”. Di tengah mah ngawur banget.

    @ Asop
    Saya baru baca buku pertama dan separuh buku kedua. Keren. Film maupun bukunya saling mensubtitusi.
    Mudah-mudahan versi Hollywood-nya juga bagus🙂

  7. rian
    March 17, 2012

    itu kisahnya tentang pemadat yah.. pemadat apaan sih? *dirajam*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 25, 2012 by in D Private and tagged .
%d bloggers like this: