Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Film-Film Liburan

Selama “liburan” 2 minggu ini, ada beberapa film yang sempat saya tonton. Sebuah rekor tersendiri, mengingat ritme kehidupan di rumah tentu berbeda dengan ritme anak kos yang bisa menghabiskan waktu semau gue. Tidak mungkin menonton film berating remaja atau dewasa bersama adik bocah, dan ia hampir selalu nempel layaknya kutu yang mengganggu *jahad*.

hansel gretel

Film pertama adalah Hansel & Gretel: Witch Hunters (akhirnyaaa). Meski jalan cerita tidak luar biasa tapi paduan rentetan adegan aksi, aktor pujaan, aktris cantik, teknologi 3D dan kondisi bioskop yang (saat itu) bersahabat sungguh memuaskan hati dan memanjakan mata.

.

Cloud_Atlas_Poster

Film kedua, Cloud Atlas. Saya tertarik setelah diulas Rise. Ternyata…  bukan cangkir teh saya. Tema utama film ini, Everything is connected, mengingatkan kepada salah satu serial favorit; Touch. Bedanya, Touch menampilkan benang merah pada satu sosok utama; Jake, sedangkan Cloud Atlas menebar jaring pada berbagai tokoh yang hidup pada rentang masa berbeda. Beberapa bagian cukup menarik. Yang paling berkesan adalah konfigurasi cerita Rufus Sixsmith-Luisa Rey-Timothy Cavendish. Sedangkan cerita masa depan (Neo Seoul & post-appocalyptic) terlalu absurd untuk selera saya.

Pilihan peran para aktor untuk setiap cerita kadang juga absurd. Saya malah sibuk menebak itu siapa yang jadi apa. Salah satu penyebab cerita Cavendish menjadi favorit karena pemeran Nurse Noakes adalah… Hugo Weaving. Duh, Elrond…😆

.

the hobbit

Film ketiga yaitu The Hobbit: An Unexpected Journey. Akhirnyaaaa (lagi!). Dulu saya sempat sebal melihat timeline twitter yang bertebar pujian atau celaan jahat terhadap film ini. Apalagi saat itu sedang dalam masa persiapan ujian. Film ini adalah jenis yang sebelum ditonton pun saya sudah merasa akan jatuh cinta padanya *tsaahhh*. Benar saja, walau komen ga penting tetap keluar saat menontonnya.

“Bilbo Watson, eh?”

“Dwarf kok ganteng?” *tunjuk Thorin*

“DWARF KOK GANTENG?!” *tunjuk-tunjuk Fili & Kili*

Untung ga sampe bilang, “Orc-nya kok ga ganteng?”:mrgreen:

“Formula” film ini terasa  mengulang film LOTR. Aragorn-Thorin. Elang-elang penyelamat. From a reluctant hobbit to a hero. Tapi berhasil, kan?

.

hotel transylvania

Film keempat saya tonton bersama si bocah; Hotel Transylvania. Saya cukup kesulitan menjelaskan konsep vampir kepadanya.

“Itu jaman dulu ya mbak?”

“Orang jaman dulu bisa terbang, jadi kelelawar. Hebaaattt!”

“Mbak besok beliin robot ya..” *sambil tunjuk Frankenstein*

Euh..😐

Berkisah tentang seorang Papa Dracula yang anak perempuannya, Mavis, sudah beranjak remaja (118 tahun!). Papa Dracula ingin yang terbaik untuk anaknya walau tindakannya justru membuat si anak remaja berang. Kisah “standar” keluarga. Yang menarik tentu gambarnya, humornya, aksen Papa Dracula, tingkah makhluk-makhluk malam yang aneh-aneh (saya baru tau Frankeinstein punya pasangan😆 ).

.

upside down

Untuk film kelima, Upside Down, menyajikan kisah percintaan klasik ala Romeo-Juliet berbalut science fiction. Diceritakan ada sebuah galaksi dengan planet kembar dimana gravitasi keduanya berlawanan. Planet atas, Upper, dihuni oleh golongan kaya dan planet bawah, Down, dihuni oleh mereka yang lebih tak beruntung. Lalu ada perusahaan raksasa yang terlibat; mengeruk sumber daya alam di Down sekaligus menjadi “jembatan” bagi Romeo kita yang bernama Adam untuk menemui Julietnya, Eden.

Film ini dinarasikan oleh Adam dan para penonton dianjurkan mengingat 3 ketentuan tentang planet kembar tsb di awal film:

  • All matter is pulled by the gravity of the world that it comes from, and not the other.
  • An object’s weight can be offset by matter from the opposite world (inverse matter).
  • After some time in contact, matter in contact with inverse matter burns.

Film ini kadang membuat kening saya berkerut untuk beberapa detil yang rasanya kurang sinkron. Contoh: pada butir ketiga dinyatakan “Setelah beberapa saat melakukan kontak, objek dari planet berlawanan akan terbakar.” Lah itu mas Adam sama mbak Eden pacaran bertahun-tahun kok ga punya luka bakar yang berarti? Atau hukum ini hanya berlaku pada benda mati saja?

Sebenarnya tak terlalu mengganggu, malah memancing tawa di beberapa bagian. Misalnya saat mas Adam kepergok menyelusup ke Upper Transworld karena.. pipis terbang. Errr…😆

Atau pernyataan Adam yang kurang lebih begini; “You couldn’t fight gravity. But there’s greater force than it. Love, love conquered gravity.” Saya langsung terbayang setelah menonton film ini akan ada cewek yang bilang ke pasangannya, “Kamu ga bisa ngapelin aku gara-gara hujan? Itu Adam tantangannya gravitasi! Love conquered gravity, Yank!”

Ngik.😆

.

Film terakhir adalah Amelie, yang sudah berkali-kali ditonton tapi masih belum membuat bosan. Secara keseluruhan, film-film yang menyenangkan dan membuat liburan makin menyenangkan.

15 comments on “Film-Film Liburan

  1. warm
    February 18, 2013

    hotel transylvania yg pernah saya tonton dari deretan film di atas, sangat menghibur dan endingnya itu keren yg pas nge-rap:mrgreen:

    saya beneran nonton terakhir ya Die HArd,😀

    • Takodok!
      February 18, 2013

      Hahahaha.. iya, jadi keren gitu pestanya. Yang adegan Papa Dracula marah-marah ke penumpang di pesawat juga lucu:mrgreen:

      Sebelum pulang sebenarnya pengen nonton A Good Day To Die Hard, Silent Hill, sama Rectoverso. Apa daya, ga sempet. Ya-sud-lah…

  2. Petz
    February 18, 2013

    adegan pipis terbang itu emang epic banget ya.. mancurnya mala ke atas!:mrgreen:
    btw yang dimaksud “liburan” itu apa yak? *udah mati rasa gara-gara kejar2an sama kerjaan yang bikin suntuk😥

    • Takodok!
      February 18, 2013

      Liburan alias pulang ke rumah😀

      Pas adegan pipis terbang itu saya sampai bengong sekian detik baru ngakak.😆
      Kayaknya tiga aturan tsb dibuat penulisnya untuk mengakomodasi adegan pipis terbang ini, hahahaha

  3. Ahmad Alkadri
    February 19, 2013

    Eh, mbak, punten nanya, itu film Upside Down itu nontonnya di mana? Di bioskop sini sudah ada kah? Atau di DVD? Soalnya terakhir saya cek Cineplex kok belum ada, saya nunggu-nunggu film itu…😦

  4. TamaGO
    February 19, 2013

    wow, 6 film dalam 2 minggu. banyaknyo😮

  5. Solochanger
    February 20, 2013

    kebanyakan udah nonton yang ada diatas.
    emang bagus2 ^^

  6. Ms. Plaida
    February 20, 2013

    Hahaha, Hansel dan Gretel popcorn movie banget ya, aku pun pas nonton rada, “Heh?” dan banyak twist2 yang basi.
    Tapi tak apa karena ada mas Jeremy Renner semuanya dimaafkaaan… (hidup memang lebih mudah jika kau tampan atau cantik)

    Kalo The Hobbit udah deh, enggak ada komple, aku suka banget! Berminggu2 mendengungkan Misty Mountain mulu di rumah pake suara berat ala Thorin Oakenshield (tentu saja gagal total)
    Saking sukanya, aku sampe jereng melototin credit title dan ternyataaa, Smaug si Naga itu suaranya diisi sama Benedict Cumberbatch😆😆
    Kebayang dah cuma “Graao.. Graaoo” aja make mas Cucumber.
    Sungguh ya, cintanya Watson dan Holmes itu lintas alam. lintas genre, lintas dunia xD

  7. Takodok!
    February 28, 2013

    @ Ahmad Alkadri
    DVD.

    @ TamaGO
    itu belum termasuk marathon The Big Bang Theory lho tam ^^

    @ Solochanger
    betul.

    @ Ms. Plaida
    Sempet kebaca RT-an di timeline ada yang ngomong, “Mana Benedict Cumberbatch-nya? Booo!” and i was like.. “Booo yourself, douche!”.
    mungkin maksudnya bercanda, tapi ya.. ya ampun! *mbak-mbak sensian*😆

  8. Edwards
    March 2, 2013

    Ah belum nonton satupun😦

    *lamaaaa banget ga blogjogging ke sini:mrgreen:

  9. jensen99
    March 4, 2013

    Bingung mo nonton film gimana. Semua koleksi film ada di harddisk yang rusak di Jogja kemaren. Semoga bisa diperbaiki mansup..😦

    Upside Down doang yang dah nonton (selain Amelie). Cuma pengen liat Kirsten Dunst. Sakit kepala nonton orang2 terbalik gitu, dan jalan ceritanya bertele2..🙂

  10. cK
    March 5, 2013

    wah cloud atlas sama upside down belum ditonton. penasaran sama upside down xD

  11. iwan tidung
    March 14, 2013

    Liburan kok nonton Flm.

  12. opathebat
    March 16, 2013

    mbak yg upside down pusing gak nontonnya? aku waktu itu nonton trailernya kepalaku miring2 terus😐

  13. Pingback: Adieu Google Reader | Strawberry Avalanche

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 18, 2013 by in D Commento, D Reviews.
%d bloggers like this: