Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Resolusi Dari Balik Konter

2014 beibeeehhh! Dan saya mengawali tahun ini dengan letupan emosi. Sebagian besar karena interaksi dengan pelanggan. Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, pekerjaan saya memang menuntut keramahan luar biasa sementara saya tak sabar banyak hal; pertanyaan bodoh berulangkali, sifat sok tau dicampur kesombongan, kecendrungan menyepelekan kami pekerja di balik konter. Bukan sekali dua saya sampai berdebat dengan pelanggan dari neraka, suatu hal yang tidak patut dibanggakan. Salah satu kejadian terbaru adalah peristiwa kemarin. Personel terbatas dikarenakan libur tahun baru, pelanggan yang datang cukup banyak karena tempat lain tutup, maka makin banyaklah jenis manusia yang harus saya hadapi.

.

Ada ibu-ibu muda yang bolak-balik bertanya obat pilek batuk untuk anaknya yang baru berumur dua bulan. Wajar, orangtua mana sih yang mau memberikan sembarangan obat kepada anaknya.

Ada ibu-ibu yang cereweeettt sekali minta dijelaskan langkah per langkah penggunaan alat tes kadar gula darah. Wajar, harganya memang mahal dan kepuasan pelanggan adalah segalanya.

Ada bapak-bapak yang ngotot minta diberi jaminan obat herbal mana yang lebih bagus, A atau B (“Orang apotek ga pernah mau ngasih tau yang mana lebih bagus, bisa langsung sembuh.”) yang serta merta saya jawab; “Memangnya kami Tuhan ya pak, bisa jamin kesembuhan bapak? “. Tolong Baim Ya Allah….

And then there’s this one stupidest questionof all time.. “Mbak, beli obat [batuk-pilek-kaligato-tensi-you name it] yang warnanya ijo!”

LU KATE PERMEN KOJAK?!!

Yang begini biasanya membawa kesengsaraan dan pemancing emosi nomor satu bagi saya. Dan benar saja, pertanyaan di atas bergayung sambut dengan ucapan pelanggan lain “Pelayananannya jangan setengah-setengah dong.”

Lalu si mas ini celingak-celinguk seperti ingin mencari nomor telpon customer service. Mau komplain ke bos saya, mas? Oh, silahkaaaaannnn.. saya mah bekerja ga pake takut dipecat. Toh semua hal di dunia ini tergantikan, bahkan terlupakan kok😀

.

Cukuplah keluh kesah saya mengenai onak duri pekerjaan. Intinya, dek Seungri, tante letihhh..

Iya tante, mik aisgrim dulu yaa ^^

Iya tante, mik aisgrim dulu yaa ^^

Udah gitu aja, Des? Judulnya kan pake resolusi, ceu!

Oh iya, iya. Resolusi saya tahun ini ya cuma bisa lebih cepat beradaptasi dengan segala macam tuntutan yang melekat di pundak. Deskripsinya kabur banget sih, kayak mbak-mbak minta obat warna ijo aja!

Oh, oke. Spesifik ya? Begini,

  • Lebih luwes mengatur emosi di depan pelanggan dari neraka, lebih baik lagi bila bisa menghina intelegensia mereka tanpa mereka sadari. Oh guilty pleasure!
  • Baca lebih banyak buku, berkaitan dengan profesi maupun tidak.

Ahem. Amin.

8 comments on “Resolusi Dari Balik Konter

  1. putricisompet
    January 2, 2014

    hehe… begitulah kalo jadi pelayan apotek atau apalah itu namanya…
    harus penuh kesabaran, n keep smile apapun itu keadaannya…

  2. TamaGO
    January 2, 2014

    minta obat yang warnanya ijo? kasih aja obat nyamuk bakar =))

    menghina intelegensia tanpa mereka sadari memang bisa mengurangi stress, oh how i love sarcasm👿

  3. Takodok!
    January 2, 2014

    @ putricisompet
    Memang sedang belajar sabar untuk jauh, jauhhhhh ke depan😀

    @ TamaGO
    Brilliant Tama!😆
    Pernah sih sarkas ke pelanggan, tapi abis itu nyesel. Aku kan pada dasarnya lembut hati, tam😛

  4. Farijs van Java
    January 2, 2014

    Cup cup cup, sabar atuh, Bu. Haha.

    Memang, amarah itu susah dikendalikan.

    BTW, ada obat jomblo gak?😀

  5. Ranger Kimi
    January 5, 2014

    Reading challenge gimana, Des? Target baca berapa buku? Ihihihi..

  6. TamaGO
    January 16, 2014

    eit, sarcasm ke orang yang nggak paham itu win-win solution lho.
    stress kita terlampiaskan dan merekanya seneng merasa dipuji/diperhatikan gitu :p

  7. xrismantos
    January 17, 2014

    emmm….cari obat yang warnanya pink, rasanya manis, bikin hati adem, dan konturnya halus, ada ngga?😀

  8. Rise
    February 2, 2014

    Mbak Takoooo, I feel you. Yang sabar yaaa. Pelanggan itu raja, tapi kalau rajanya bego banget ya pingin ngeplak juga ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 2, 2014 by in D Private and tagged .
%d bloggers like this: