Di Catatan Takodok

Sekerat Cerita Penanda

Masa Lalu Memalukan (?)

Saya pernah berjanji kepada diri sendiri untuk rutin melakukan decluttering. Hampir setahun kemudian, janji itu terpenuhi. Setahun sekali? Lumayan lah.

Kali ini yang menjadi sasaran adalah meja rias tua yang beralih fungsi jadi meja serbaguna di dalam kamar yang (pernah) saya tempati bersama adik. Berhubung semua barang adalah kepunyaan si adik, saya agak clueless saat mulai menyortir. Belum lagi tumpukan debu yang ada. Maunya sih dibuang semua saja yaaa.. Tapi ancaman adik membuat keinginan saya surut. Anaknya sih jauuuuhhhh di kota lain, tapi teror via bbm/pesan singkat/telpon nyata adanya.

.

Berhubung barang yang ada bukan milik saya, waktu penyortiran jauh lebih cepat karena tidak tuh yang namanya nostalgia. Paling hanya senyum-senyum simpul saat menemukan beberapa Donal Bebek dan majalah film edisi Harry Potter. Oh you Potter’s freak! ID email aja pake embel-embel Potter. Generik.😛

Senyum simpul berubah jadi cengiran usil saat saya menemukan sebentuk buku kecil, bertema Mickey Mouse yang saat SD-SMP lazim kita pergunakan untuk bertukar biodata pribadi dengan teman-teman sekelas. Ada pula yang menjadikan buku sejenis sebagai diary pribadi, berisikan curhat ala remaja yang jatuh cinta, menyumpahi PR, atau sekedar “oh-em-ji that new guy is so cute and .. oh wait wait wait.. he’ll sit beside me! Thank you teacher!”:mrgreen:

Nah, si adik rupanya menjadikan buku tsb sebagai catatan perasaan khas remajanya. Sebagai kakak yang ingin mengenal adiknya lebih baik, tentu saya buka itu buku. Tak lama, semenit saja. Toh saya tak mau membaca keseluruhan isi buku karena eh karena adik saya bukanlah pujangga yang pandai merangkai kata. Tapi itu lebih dari cukup. Cuma butuh waktu 5 detik untuk menyadari bahwa buku tsb adalah diary si adik, salah satu rahasianya yang berharga. 55 detik sisanya adalah untuk mengecek apakah adik saya seorang berandalan pentolan geng motor yang kemudian beralih profesi jadi guru yang kemudian jatuh cinta pada anak didiknya baik-baik saja. Bagaimanapun dia adalah adik kecil yang akan selalu saya khawatirkan, berapapun umurnya.

.

.

.

.

.

.

Dan 65% adalah rasa ingin tau😆

There, there.. i think i can sense some of you cringe and disapprove my action. Nosy. Snooper! NSA! *halah*

I didn’t proud of it, but i did what i did. And i told her i read her journal. Her reaction was predictable; “!@#$%^&*()%!!! Oh well. Ya udahlah.”

.

Sekarang, bagaimana jika posisinya dibalik? Diary masa remaja saya dibaca orang lain. Oh, saya kok yakin ibu dan adik sudah pernah membacanya. Terus? Ya gpp. Toh isinya (seingat saya) cuma tentang cinta monyet jaman SMP. Bisa ngomong begini ya karena sudah melewati berbagai pengalaman yang lebih memalukan. Perasaan berdegup-degup saat melihat pujaan hati, curi-curi pandang, grogi saat ngobrol, ataupun melonjak girang setelah telponan masalah PR mah bukan hal yang memalukan. Cute malah. I’ve been that innocent, full of hope and easy to love a nice guy.

Kalau yang dibaca adalah jurnal harian saat ini? Gpp juga. Toh isinya adalah pengalaman keseharian menghadapi pasien dari neraka, daftar obat yang mesti dipelajari lebih lanjut, daftar buku yang mau dibeli, dan daftar rekening para online shop.

Kalau jurnal yang satunya? I don’t mind. This fragile human has learned to manage humiliation. Bukan berarti saya tidak punya rahasia, tapi pada prinsipnya, apa yang saya beberkan pada dunia lewat tulisan maupun perkataan telah melewati serangkaian editing, however lousy it was. Pardon my campur-campur language.🙂

.

Jika saja isi diary si adik menurut saya berbahaya nan mengkhawatirkan, tentu pendekatan yang saya ambil akan berbeda. Lihat kan dek, masalah yang saat itu serasa membuat dunia kita runtuh nantinya akan bisa kita tertawakan. Tertawa lepas atau getir, itu persepsi masing-masing saja. Dan oh ya, saya tidak menganjurkan anda membaca buku harian orang lain tanpa seijin yang bersangkutan. Yes, i’ve been nosy towards my sister but that’s what family do kan?😉

10 comments on “Masa Lalu Memalukan (?)

  1. TamaGO
    May 2, 2014

    waaah diary, dulu sempet pengen bikin juga tapi ga pernah terwujud karena saya orangnya males nulis (nulis cuma waktu ujian sama bikin tugas aja, selebihnya fotokopi catatan temen haha).

    dengan kehadiran friendster, yang namanya diary ini mulai terwujud dengan adanya friendster blog dan hal2 memalukan macam kesetrum water heater atau muka kesolder bisa diketahui oleh sebagian teman.

    dan pada akhirnya sekarang diarynya berupa wordpress blog. malah publikasi ke umum ya diarynya, nggak personal =))

    • Takodok!
      May 2, 2014

      “..kesetrum water heater..”
      comical TamaGO, since 1980-an:mrgreen:

      Aduh Friendster! Dulu nulis berpanjangria di sana. kalo dibaca lagi mungkin pusing sendiri karena bahasanya😆

  2. warm
    May 4, 2014

    halo desti, apakabarnya ?😀

  3. evillya
    May 8, 2014

    Semua yang dulunya terasa begitu menjengkelkan dan menyedihkan buat ditulis pada akhirnya akan terasa menggelikan, kalau dibaca sekarang :)) *tutup muka tiap ada yang ungkit-ungkit postingan lama*

  4. fhiaft
    May 9, 2014

    kan aku jadi malu kaaak..kalo diari aku dibacaa.. :))

  5. Takodok!
    May 10, 2014

    @ warm
    Haloooo oomnya😀

    @ evillya
    ahahahahaha.. yang sempet dikomenin mas kuro kemaren itu ya?
    Semua post di friendster dulu memalukan. Untung udah dihapus😀

    @ fhiaft
    Makanya disimpen baek-baek, deeeekkk:mrgreen:

  6. hp nokia terbaru
    February 8, 2016

    visiting and leaving link, thanks

  7. harga notebook asus
    February 8, 2016

    bener bener memalukan itu mh gan…

  8. laptop asus terbaru
    February 8, 2016

    blogwalking di malam hari sambil tengok artikel baru

  9. harga sony xperia
    February 8, 2016

    bener2 super mantapp artikelnya gan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 2, 2014 by in D Plus, D Private and tagged , .
%d bloggers like this: