April n00b : Lapor SPT

Contrary to the belief of many, a noob/n00b and a newbie/newb are not the same thing. Newbs are those who are new to some tasks and are very beginner at it, possibly a little overconfident about it, but they are willing to learn and fix their errors to move out of that stage.n00bs, on the other hand, know little and have no will to learn any more. They expect people to do the work for them and then expect to get praised about it, and make up a unique species of their own..[Source]

 

Gimana, sudah merasa mirip n00b ga? Hehehe.

.

Baru tahun 2016 ini saya berurusan dengan SPT. Biasanya tahu beres. Sifat tahu beres ini berbahaya karena begitu yang membereskan ini tidak bisa beberes, jadinya berabe.

Singkat cerita, tanggal 30 Maret lalu saya ditugasi bapak untuk mengisi SPT beliau via online. Waduh, bingung dong. SPT saya aja masih diurusi kantor. Tapi titah yang mulia harus dilaksanakan. Lagipula semua hal bisa dipelajari. Laporan SIPNAP dan Prekursor aja bisa dikerjakan kok, tiap bulan pula *mulai nyombong*

Maka meluncurlah saya ke situs http://djponline.pajak.go.id/registrasi karena bapak saya baru berbekal kode EFIN, belum aktivasi akun.

Situsnya error bro. System busy.

Refresh. Try again.

Refresh. System busy.

Refresh. Try again.

Try again.

Try again.

Begituuuu aja terus sampe Belanda pindah ke Sebrang.

Bosen dong princess. Saya bilang ke Bapak,”Tahun sebelumnya gimana? Diurus bendahara kantor kan? Lapor langsung ajalah mumpung belum tenggat.”

Ndak bisa kata bapak saya. PNS harus via efilling katanya.

Mbeekkk~

Gimana mau lapor? Pagarnya aja ditutup bro!

.

31 Maret. Malam sebelumnya saya dapat kabar bahwa pelaporan SPT 2016 via efilling diperpanjang sampai 30 April 2016. Hore dong asik dong. Tapi saya masih waswas, gimana kalo server situsnya down terus selama sebulan? Kalo iya.. ya kebangetan. Rasanya tak mungkin. Dan memang, tanggal 31 maret pagi saja situs tsb sudah bisa diakses dengan lancar.

Harusnya saya lebih khawatir bisa tidak mengikuti alur pengisian SPT online ini. Memang banyak tips bertebaran, langkah per langkah. Videonya pun ada. Tapi sebagian besar sulit dimengerti oleh orang awam. Contoh pribadi: Bapak saya pengguna formulir 1770S. Menurut petunjuk di salah satu blog, lebih gampang mengisi “dengan formulir”. Setelah dicoba, saya sungguh hilang arah. Bagian A ini apa maksudnya? Hitungan harta ini apa? Dimana harus mengisi kolom DPP/Penghasilan Bruto? Maksudnya apa? Yang berpenghasilan siapa, yang ngelaporin siapa.. Eh, curhat :mrgreen:

.

Bagi yang pernah mengisi sendiri SPT-nya, salut lah. Lagi-lagi saya diingatkan, tidak boleh menyepelekan ketidaktahuan. “Yang begini aja kok ga tau gimana sih? Kamu ngapain aja di kampus?”. Jangan sering menyudutkan ketidaktahuan anak magang *eh*

Jadi, untuk bapak-bapak ibu-ibu PNS yang baru kali ini mengisi sendiri SPT. Pasti bisa, bu, pak! e-pupns saja terlewati kan? Hehe..

Beberapa poin yang perlu dilakukan:

  1. Siapkan dokumen yang dibutuhkan: kartu NPWP/nomor NPWP bapak-ibu, KK (kartu keluarga), form pemotongan pajak PPh21 A1/A2 tahun yang akan dilaporkan (minta saja ke bendahara kantor), yang paling penting nomor EFIN (yang ini minta juga ke bendahara kantor. Seharusnya sudah diurus olehnya), dan email pribadi yang aktif.
  2. Minta tolong ke anak bapak/ibu untuk mengisikan SPT online. Hahahaha.. percayalah, masih banyak PNS yang belum lancar mengoperasikan komputer. Ini harus diakui. Tapi kalo anaknya, sedikit banyak ya pasti bisa. Jangan durhaka, dek. Yang ngasih duit jajanmu siapa? Dibantu dong bapak/ibunya.

:mrgreen:

Yaaa mbak, kalo sekedar aktivasi akun sih bisa, mengisi SPT-nya bingung dong. Ga ngerti.

Ikuti saja form potongan pajak A1/A2 dari bendahara kantor bapak ibumu. Jangan malas browsing tutorial. Atau saat mengisi, conteng pilihan mengisi “dengan panduan”. Kalo ndak ya tanya temenmu yang anak STAN atau orang pajak atau konsultan pajak. Jangan males! Browsing gadget trus minta duit ke ortu aja bisa kok. Woooo~

.

Intinya: Jangan males. Boleh mepet menyelesaikan urusan asal yakin selesai.

Advertisements

About Takodok!

sleep tight, play hard, read carefully.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

6 Responses to April n00b : Lapor SPT

  1. opat says:

    cih samaan sama tama gitu postingannya soal SPT hahaha

  2. opat says:

    eh nambahin, tahun ini efinnya beda sama tahun lalu jadi ya mbingungin sih padahal ya sakjane ngono thok (tetep wae sih rak mudeng)

  3. Takodok! says:

    Tama minionku ๐Ÿ˜†

    Trus jadinya gimana pat? Batal lapor? *eh*

  4. Daaaarttthhh says:

    trial #1: kurang bayar xxjt, gagal —> ngisi sendiri
    trial #2: kurang bayar xxjt, gagal —-> ngisi sendiri
    trial #3: kurang bayar xxxrb —-> diisiin temen
    trial #4: nihil, ga bisa dikirim karena hang —> diisin temen
    trial #5: nihil, sukses kirim + notifikasi —> dibantu temen, dan baru nyadar ternyata salah isi data

    sepertinya saya memang noob

  5. fhiaft says:

    (((Boleh mepet menyelesaikan urusan asal yakin selesai)))

  6. TamaGO says:

    selama ini saya selalu ngisi SPT sendiri lho hohoho (big head mode on), ngirimnya aja yang numpang soalnya males jauh2 ke kantor pajak (dan buta arah juga :p), klo e-filling masih blm pernah nyoba soalnya baru kemarin daftar buat EFIN dan pas registrasi online gagal mulu.

    PNS harus lapor online gitu? kayanya klo mau lapor ngisi manual juga boleh2 aja ah harusnya. Sengaja buat beta tester kali ya biar ada yg make efilling hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s