Category Archives: D Private

Tahun Kesebelas

Menurut WordPress, hari ini sudah 11 tahun saya menumpang di sini. Yaaayyy tahun depan lulus SD! 11 tahun lalu saya mungkin akan melompat kegirangan bila diberi tau cuma butuh waktu satu dekade lebih sedikit untuk bisa menulis blog di kamar … Continue reading

Posted in D Private | Tagged , | 26 Comments

Tentang Pindah [4] : Gamang Beradaptasi, Lagi

Terhitung 4 tahun 24 hari sejak tulisan penuh nostalgia diterbitkan di blog ini, saya kembali pindah ke kota lain. Bisa dibilang proses kali ini lebih lancar. Saya banyak ditolong oleh keluarga dan teman-teman bahkan orang yang tidak pernah saya temui … Continue reading

Posted in D Private | Tagged , | 17 Comments

Lingkaran

Saya suka membaca. Buku apa saja boleh. Komik, genre fiksi fantasi, biografi. itu awalnya. Lalu ketika tumpukan buku yang menanti untuk dibaca meninggi, saya mulai mencari alasan untuk menunda. Sibuk kerja. Pulang kerja sudah terlalu letih dan hanya ingin tidur-tiduran. … Continue reading

Posted in D Private | Tagged | 19 Comments

Makan Sendiri

Saya selalu berpikir bahwa saya ini introvert. Tapi saya tak punya masalah bergaul dengan rekan kerja. Sangat bawel malah. Tapi introvert pun bisa berlaku demikian. Lalu saya malas menggali lebih jauh definisi introvert-ekstrovert. Yang jelas saya masih suka melakukan apa-apa … Continue reading

Posted in D Private, Uncategorized | Tagged , | 14 Comments

A Day Well Spent

I’ve survived 29. I turn to almighty 30 just yesterday. My sister asked how did I feel. To be truth I’ve planned a trip just by myself but it fell through. Work related. And ticket was too pricey. You know, … Continue reading

Posted in D Private | Tagged , | 7 Comments

Desember-nya Saya

..dimulai dengan biasa sebagaimana hari-hari, bulan-bulan sebelumnya. Apa yang membuat saya tergerak untuk kembali meninggalkan jejak di sini adalah nostalgia. Keinginan untuk mempermudah saya mengingat apa yang terjadi pada sepertiga akhir 2016. Banyak. September 2016 diwarnai onak-duri masalah pekerjaan. Terlewati. … Continue reading

Posted in D Private, Uncategorized | Tagged , | 8 Comments

Suvenir Cuma-Cuma

Yang namanya suvenir biasanya cuma-cuma alias gratis. Dan manusia bumi biasanya cinta gratisan, walau sekian persen biasanya curiga dengan kemungkinan timbal balik di masa mendatang. Beberapa malah lebih ekstrim, merasa terhina diberi gratisan. “Tidak ada yang gratis di muka bumi … Continue reading

Posted in D Commento, D Private | Tagged | 10 Comments