Tag Archives: buku

Rasisme Rasional

Memasuki pertengahan bulan kedua 2017, saya baru meyelesaikan tiga buku bacaan dan menyisakan sekita 6-7 buku yang masuk status sedang dibaca. Salah satunya adalah Logika Hidup yang ditulis oleh Tim Harford. Kisah kebersamaan saya dengan buku ini cukup menyedihkan, karena … Continue reading

Posted in D Fauna, D Plus, D Reviews, Uncategorized | Tagged | 4 Comments

Petunjuk Hidup Tentram dan Bahagia

Hiduplah dalam “jangka waktu terbatas”. Jangan merisaukan soal masa depan. Nikmatilah hidup tiap hari hingga saat tidur. (Sir William Osler) Jika mengalami kesulitan yang membuat terpojok/tidak bisa berkutik, maka: Bertanyalah pada diri sendiri, “Apa keadaan paling jelek yang akan terjadi … Continue reading

Posted in D Commento | Tagged , , | 17 Comments

[Kutipan] Oh, Film!

“Siapa bilang penonton Indonesia tidak inginkan film Indonesia yang bermutu? Mereka teriak-teriak minta film bagus, film bermutu!” “You maksud tentunya penonton golongan intelek. I agree! Tapi golongn ini, young man, cuma sepuluh persen daripada golongan publik film kita. Mereka yang … Continue reading

Posted in D Commento | Tagged , , | 5 Comments

One Day, Hangover Sherlock became Real Steel then kicked Ra-One but beaten by Green Lantern. It’s a Win-Win Solution for all of them!

Hari Selasa kemarin saya berceloteh tentang blog. Lalu jadi malu sendiri karena frekuensi menulis di sini makin menurun dari hari ke hari. Apa daya, babak baru menyita perhatian dan adaptasi di sana agak kurang mulus. Mudah-mudahan satu tahun lagi saya … Continue reading

Posted in D Commento, D Private | Tagged , , | 10 Comments

Akhir Minggu Ini

I had a productive weekend. Yay! Aish. Siapa juga yang ingin saya kibuli? Produktif dalam bersenang-senang maksudnya. Sudah cukup lama tidak melakukan kegiatan yang membuat saya tetap waras; nonton & baca buku. Yep, prioritas sudah bergeser. Kasian ya? Hibah kulkas … Continue reading

Posted in D Private | Tagged , , | 16 Comments

Akihiro dan Nenek

“Nenek, aku sama sekali tidak mengerti Bahasa Inggris.” “Kalau begitu, di kertas jawabanmu kautulis saja ‘Saya orang Jepang.’” “Benar juga. Selama aku ada di Jepang, tidak masalah kalau tidak bisa berbahasa Inggris.” “Betul, betul.” “Tapi, Nek, aku juga tidak suka … Continue reading

Posted in D Commento | Tagged , | 9 Comments

Kutipan

Cinta. Tidak ada argumen, walau seberapa pun kuatnya, yang bisa melebihi kata itu. Aku iri pada Bisma karena membangkitkan pemujaan seperti itu dalam diri suami-suamiku— tetapi dia sudah membantuku memahami sesuatu tentang para Pandawa, sesuatu yang sangat penting. Kelaparan masa … Continue reading

Posted in D Private | Tagged , | 8 Comments